Connect with us

Sukseskan HBP Ke 59, Rutan Sidrap Gelar Donor Darah

Published

on

Kitasulsel, Sidrap — Rutan Kelas IIB Sidrap Kanwil Kemenkunham Sulsel melaksanakan kegiatan Donor Darah dalam rangka Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-59 Tahun 2022 di Unit Tranfusi Darah Rumah Sakit Nene Mallomo, Kab. Sidrap, Jumat (17/03).

Karutan Sidrap, Iskandar Djamil Menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan para Petugas pemasyarakatan serta sebagai wujud rasa peduli kepada sesama.

Hal itu sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan wujud solidaritas sosial serta merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih diberikan kesehatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke 59 tahun 2023. Kegiatan donor darah ini terlaksana karena adanya kerjasama antara Rutan Sidrap dengan pihak Unit Transfusi Darah RSUD Nene Mallomo, Kab. Sidrap.

Turut hadir dalam kegiatan donor darah ini yakni Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Rutan Sidrap yang ikut mengikuti kegiatan donor darah.

Sebelum donor darah, terlebih dahulu dilakukan cek tensi dan HB yang memenuhi syarat, dan yang mengetahui apakah petugas bisa donor darah atau tidak adalah petugas dari Unit transfusi darah RSUD Nene Mallomo, Kab. Sidrap.

Dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan rasa kepedulian  terhadap sesama dan darah yang  disumbangkan dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi yang membutuhkan.

“Selain memberikan manfaat kepada penerima, donor darah juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor”, Harap Karutan.

Senada dengan Karutan, Kasubsi Pengelolaan, Yabu juga menyampaikan Kegiatan ini adalah sebagai wujud kepedulian dari seluruh insan pemasyarakatan di seluruh indonesia, terlebih kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HBP ke 59 pada tahun ini.

“Alhamdulillah Hasil donor darah pada hari ini PMI berhasil mengumpulkan sebanyak 20 kantong darah . Sekali lagi kami sampaikan bahwa Sebagai petugas pemasyarakatan diharapkan menjadi generasi yang sehat dengan menyumbangkan darahnya bagi orang lain serta meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama bagi masyarakat yang membutuhkan,” Tutup Karutan.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Tinjau Kebocoran Masjid Islamic Center Mahalona, Bupati Luwu Timur Tegaskan Tak Toleransi Pekerjaan Asal-asalan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menunjukkan respons cepat terhadap laporan masyarakat terkait kebocoran bangunan Masjid Islamic Center Mahalona di Desa Libukan Mandiri, Kecamatan Towuti, dengan turun langsung meninjau lokasi, Ahad (26/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan kualitas pembangunan fasilitas publik tetap sesuai standar, sekaligus menindaklanjuti keluhan warga.

Masjid Islamic Center Mahalona yang masih dalam tahap pembangunan itu menjadi perhatian setelah ditemukan adanya rembesan air pada sambungan plat beton. Kondisi tersebut menyebabkan air menetes hingga ke lantai masjid saat hujan turun.

Temuan di lapangan memperkuat langkah tegas yang sebelumnya telah diambil oleh Bupati Irwan, yakni menginstruksikan kontraktor untuk membongkar bagian atap yang dinilai tidak sesuai spesifikasi pekerjaan.

“Saya sudah mengingatkan kepada kontraktor agar bekerja dengan baik. Jika hasilnya tidak memuaskan, saya pasti akan memerintahkan untuk dibongkar kembali. Dan hari ini terbukti, memang harus dibongkar sehingga pekerjaan harus diulang dari awal,” tegas Irwan.

Ia menegaskan, tidak ada kompromi terhadap pekerjaan yang tidak memenuhi standar, siapa pun pelaksananya. Komitmen tersebut, menurutnya, penting untuk menjamin kualitas pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Selain itu, Irwan juga mengajak masyarakat di Kabupaten Luwu Timur untuk turut aktif melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan di daerahnya. Ia bahkan membuka ruang pelaporan seluas-luasnya bagi warga.

“Saya berpesan kepada masyarakat, jika melihat pekerjaan fisik yang tidak sesuai, silakan laporkan kepada saya. Ambil foto, rekam video, lalu kirimkan langsung,” ujarnya.

Bupati kembali menegaskan sikap tegasnya terhadap kualitas pekerjaan, termasuk jika pelaksana proyek memiliki kedekatan secara personal dengannya.

“Saya tegaskan, siapa pun yang melaksanakan pekerjaan, meskipun orang terdekat saya sekalipun, jika hasilnya tidak sesuai, pasti akan saya perintahkan untuk dibongkar kembali,” tambahnya.

Langkah ini diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh pelaksana proyek agar lebih mengedepankan kualitas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam setiap pekerjaan pembangunan.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati turut didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Kepala Bapperida Kamal Rasyid, Kepala Dinas PUPR Yusran, Camat Towuti Amri Mustari, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Hendro, Kepala Desa Libukan Mandiri Syahril, serta pengurus masjid setempat.

Continue Reading

Trending