Connect with us

Indira Yusuf Ismail Bakar Semangat Peserta Nipah 3×3 Basketball South Sulawesi Series

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Ketua Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Makassar Indira Yusuf Ismail membakar semangat para peserta lomba Nipah 3×3 Basketball South Sulawesi Series di Arena Basket Second Floor Nipah Mall, Jumat (17/3/2023).

Sebanyak 144 atlet putra dan putri yang terbagi atas 36 tim, terdiri atas 24 tim putra dan 12 tim putri, berlaga secara sportif hingga 19 Maret 2023 mendatang untuk memperebutkan gelar juara.

Indira menyampaikan, pertandingan yang sudah empat kali digelar ini menandai eksistensi olahraga basket di Kota Makassar.

“Pertandingan ini akan terus ada dan sudah dijadwalkan, mudah-mudahan semakin baik ke depannya. Doakan Perbasi Makassar bisa mempersembahkan yang terbaik untuk Makassar, Sulawesi Selatan dan Indonesia,” ucap Indira.

Dia berharap, melalui pertandingan ini akan lahir bibit-bibit atlet basket baru yang mampu mengharumkan Kota Makassar di kancah nasional hingga internasional.

“Semangat kita harus diperlihatkan dengan sungguh-sungguh. Saya berdoa dan berharap atlet semangat, terus berlatih untuk dapat sehatnya dan dapat prestasinya, sehingga bisa bertanding sampai di mancanegara,” bebernya.

Tak lupa, Ketua TP PKK Kota Makassar ini juga menyampaikan rencana pembangunan sarana dan prasarana olahraga basket. Hal itu guna menunjang pengembangan atlet basket di Kota Makassar agar semakin berprestasi.

“Sekarang sudah memasuki tahap akhir perencanaan. Semoga nanti kalau sudah ada, kita bisa lebih semangat untuk memajukan prestasi olahraga basket Kota Makassar,” tegasnya.

Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar, Muh. Taufik menambahkan, pertandingan ini juga menjadi ajang untuk mencari perwakilan atlet basket 3×3 Sulawesi Selatan. Selain itu, juga menjadi langkah awal untuk menembus target 5 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

“Kami harap pada kegiatan ini perwakilan Kota Makassar bisa mendominasi 3×3 putri putra, karena target sekarang adalah 5 besar untuk PON. Sehingga kami harap bisa mewakili Sulsel untuk lolos dalam pra-PON,” jelas Taufik.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Patroli URC Resmob Polda Sulsel Amankan 11 Remaja, Busur Panah dan Miras Disita

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Unit Reaksi Cepat (URC) Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Selatan menggelar patroli gabungan di sejumlah titik rawan di Kota Makassar pada Sabtu (18/7/2026) malam hingga Minggu (19/7/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 11 remaja serta menyita sejumlah barang bukti berupa busur panah, anak panah, ketapel, dan minuman beralkohol.

Patroli berlangsung mulai pukul 22.00 Wita hingga sekitar pukul 03.00 Wita dengan melibatkan 30 personel. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Wawan Suryadinata, S.I.K., M.H.

Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Posko Resmob Polda Sulsel. Setelah itu, tim bergerak menyisir sejumlah ruas jalan yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Rute patroli meliputi kawasan Hertasning, Tamalate, Emmy Saelan, Alauddin, Manuruki, Daeng Tata, Abdul Kadir, Metro Tanjung Bunga, Balang Baru, Nuri, Cenderawasih, Ratulangi, Onta Lama, Veteran, Masjid Raya, Gunung Bawakaraeng, Veteran Selatan, Rappocini, A.P. Pettarani, hingga kembali ke Hertasning.

Saat melintas di Jalan Anuang, petugas mendapati sekelompok remaja yang sedang berkumpul di pinggir jalan. Menyadari kehadiran polisi, kelompok tersebut langsung membubarkan diri dan berusaha melarikan diri.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan sejumlah botol minuman beralkohol serta senjata berbahaya berupa busur panah dan ketapel. Delapan remaja berhasil diamankan dan dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan serta pendataan.

Patroli kemudian berlanjut ke Jalan Rappocini. Di lokasi tersebut, personel menemukan sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm. Saat akan dihentikan, beberapa pengendara justru berusaha melarikan diri sehingga dilakukan pengejaran.

Hasilnya, tiga remaja berhasil diamankan. Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan tiga anak panah busur dan satu ketapel yang diduga akan digunakan untuk aksi yang berpotensi mengganggu keamanan.

Dengan penindakan tersebut, total 11 remaja berhasil diamankan selama patroli berlangsung. Seluruhnya bersama barang bukti dibawa ke Posko Resmob Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan, pendataan, dan pembinaan sebelum nantinya diserahkan kepada pihak keluarga.

Polda Sulsel menegaskan patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah aksi tawuran, balap liar, aktivitas geng motor, kepemilikan senjata berbahaya, serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen Ditreskrimum Polda Sulsel dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Makassar.

Continue Reading

Trending