Connect with us

13 Tahun Unhas Konsisten Raih Predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Kantor Akuntan Publik

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Universitas Hasanuddin kembali berhasil meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) tahun ini dari Kantor Akuntan Publik (KAP). Hal ini sesuai laporan audit yang dilakukan oleh KAP selama satu bulan lamanya. Sejak 2009, Unhas secara konsisten meraih predikat tersebut, yang menunjukkan bahwa Unhas mempunyai tata kelola manajemen keuangan yang baik.

Predikat WTP tersebut secara langsung disampaikan oleh perwakilan KAP (Yazid Muh. Aleq Bawafi) setelah pemaparan hasil audit yang dilakukan oleh tim KAP yang berlangsung pukul 09.00 Wita di Gedung Ipteks, Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (16/03).

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Keuangan, Prof. Subehan, S.Si., M.Pharm., Sc., Ph.D., Apt. menyampaikan proses peningkatan kualitas tata Kelola keuangan Unhas terus dimaksimalkan. Berbagai upaya strategis terus dilakukan salah satunya dengan membentuk tim yang secara khusus membuat format laporan keuangan yang akuntabilitas.

Lebih lanjut, Prof. Subehan mengatakan sebagai PTN-BH dengan otonomi yang ada, Unhas tentu memerlukan pencatatan keuangan yang jelas dan transparan. Proses pemeriksaan keuangan yang dilakukan oleh KAP secara umum merupakan bagian dari upaya transparansi dan menerima saran serta masukan yang dapat dikembangkan Unhas ke depan.

“Proses pengelolaan keuangan Unhas berbasis peraturan, memiliki peta jalan yang jelas dan sistematis serta melibatkan seluruh unit kerja. Kami berterima kasih atas dukungan dan kolaborasi KAP atas kerja samanya selama satu bulan di Unhas,” jelas Prof. Subehan.

Pada kesempatan yang sama, Yazid Muh. Aleq Bawafi mewakili KAP terlebih dahulu memberikan gambaran hasil audit yang dilakukan di Unhas. Proses audit tersebut mencakup tiga hal yakni Laporan Auditor Independen, Laporan Kepatuhan dan Manajemen Letter. Dalam kesempatan tersebut, diberikan beberapa catatan tambahan sebagai saran dan masukan yang dapat dibenahi kembali oleh Unhas seperti diperlukannya perbaikan pengelolaan dan penatausahaan barang milik universitas.

KAP menjelaskan laporan keuangan yang dilampirkan Unhas menyajikan secara wajar dalam semua hal material, posisi keuangan PTN-BH Unhas Makassar serta kinerja keuangan dan arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal sesuai standar akuntansi keuangan di Indonesia.

Proses audit berdasarkan standar Institut Akuntan Publik Indonesia. Standar tersebut mengharuskan KAP mematuhi ketentuan etika serta merencanakan dan melaksanakan audit guna memperoleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari kesalahan penyajian material.

Yazid Muh. Aleq Bawafi mengatakan, berdasarkan laporan pemeriksaan keuangan yang dilakukan oleh tim KAP, laporan penghasilan komprehensif mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Olehnya itu, sesuai hasil audit, Unhas kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk yang keempat belas kalinya.

Penyerahan laporan audit dilakukan secara langsung oleh Yazid Muh. Aleq Bawafi kepada Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Keuangan (Prof. Subehan, S.Si., M.Pharm., Sc., Ph.D., Apt). (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Fun Run Juara Semarakkan Hari Jadi ke-23 Luwu Timur, Kisah Pepina dan Dua Pelari Cilik Curi Perhatian

Published

on

Kitasulsel–MALILI – Kemeriahan dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Fun Run Juara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Ribuan peserta memadati kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, Ahad (21/6/2026).

Kegiatan olahraga rekreasi tersebut tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga menghadirkan berbagai cerita inspiratif. Peserta tampil dengan beragam kostum unik dan kreatif, menjadikan suasana semakin meriah.

Salah satu kisah yang mencuri perhatian datang dari Pepina, peserta asal Sorowako yang berhasil meraih penghargaan Best Kostum. Dengan keterbatasan sebagai penyandang tunarungu dan tunawicara, Pepina tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk ikut merayakan momen spesial Hari Jadi Luwu Timur ke-23.

Pepina datang seorang diri ke Malili dengan mengenakan kostum kreasi bernuansa etnik. Baginya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menikmati kebersamaan bersama masyarakat.

“Saya datang sendiri ke sini untuk bersenang-senang bersama di hari ulang tahun Lutim ke-23. Saya senang bisa ikut kegiatan ini,” ungkap Pepina melalui tulisan saat diwawancarai.

Selain Pepina, peserta lain yang juga mendapatkan perhatian adalah Khamrul yang tampil menggunakan kostum Badut Halloween. Ia menilai Fun Run Juara menjadi wadah positif untuk berkumpul dan menikmati suasana perayaan bersama masyarakat.

“Ini temanya fun run, jadi kita datang untuk bersenang-senang dengan pakaian kostum yang membahagiakan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dari tahun ke tahun,” ujar Khamrul.

Keseruan kegiatan juga semakin terasa dengan hadirnya dua pelari cilik bersaudara asal Morowali Utara, yakni Agra (7) dan Adna (6). Keduanya datang bersama orang tua mereka secara khusus untuk mengikuti Fun Run Juara.

Meski masih berusia dini, kedua anak tersebut berhasil menyelesaikan rute lari sepanjang 7,5 kilometer dari garis start hingga garis finish. Dengan wajah penuh kegembiraan, Agra dan Adna tampak menikmati setiap perjalanan selama kegiatan berlangsung.

Fun Run Juara menjadi bukti bahwa perayaan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi dan berbagi kebahagiaan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memperkuat semangat hidup sehat, mempererat hubungan sosial, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah.

Momentum Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur pun semakin terasa istimewa dengan hadirnya ribuan peserta yang membawa semangat kebersamaan, kreativitas, dan energi positif bagi Bumi Batara Guru.

Continue Reading

Trending