TPAKD Makassar Gelar Literasi Keuangan di Lorong Wisata
Kitasulsel, Makassar–-Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Makassar menggelar literasi keuangan di Lorong Wisata “Den Helder”, Kelurahan Maricayya , Kecamatan Makassar,Rabu (15/3/2023).
Puluhan pelaku usaha kecil mikro yang ada di lorong wisata tampak menyemut dibawah tenda lorong mengikuti berbagai materi terkait produk keuangan pemerintah, termasuk tata cara mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun pembiayaan Ultra Mikro.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Makassar, Nur Kamarul Zaman saat membawakan sambutan mengatakan bahwa gerakan literasi keuangan untuk pelaku usaha mikro kecil merupakan langkah kongkrit membantu para pelaku usaha kecil yang ada di lorong wisata, khususnya dalam hal pembiayaan maupun peningkatan kualitas produksi.
“Literasi keuangan yang langsung di laksanakan di lorong wisata merupakan amanah yang diberikan oleh Bapak Walikota (Danny Pomanto) kepada kami di Bagian Perekonomian. Kami mengajak seluruh lembaga keuangan untuk bersama-sama ke lorong, mengajak berdiskusi para penghuni lorong tentang pengembangan usaha mereka, termasuk cara mengakses kredit usaha berbunga rendah yang di keluarkan oleh pemerintah” ujar Nur Kamarul Zaman saat berbicara pada acara TPAKD Corner Meeting dengan tema literasi dan inklusi keuangan bagi UMKM lorong wisata.
Dalam kegiatan tersebut, para pelaku UMKM lorong wisata memamerkan berbagai macam jenis produk mereka, baik itu kerajinan, kue tradisional, termasuk aneka jenis kuliner.
Sementara ditempat yang sama, Plt camat Makassar, Harun Rani mengapresiasi terobosan yang dilakukan Bagian Perekonomian melalui TPAKD Kota Makassar yang bergerak turun ke lorong wisata dan melakukan intervensi secara langsung.
“Corner Meeting TPAKD merupakan langkah cerdas dalam memberdayakan UMKM kita di lorong wisata. Lihat saja mereka begitu antusias, apalagi bantuan pembiayaan merupakan hal yang sangat mereka butuhkan. Pada even ini, mereka juga bisa datang berjualan langsung dan mendapatkan keuntungan” ujar Harun Rani yang juga merupakan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota Makassar.
Sementara itu, SPV Marketing Officer PT Pegadaian Wilayah 1 Makassar, Tamrin Muttakin tampil menyampaikan berbagai macam produk keuangan termasuk mekanisme penyaluran Kredit Usaha Rakyat di PT. Pegadaian.
Selama acara berlangsung, hampir seluruh produk UMKM yang di pajang berhasil terjual oleh pengunjung yang datang mengikuti kegiatan tersebut.
Kementrian Agama RI
Tim Kemenag: Secara Hisab, 1 Ramadhan Jatuh pada Kamis, Keputusan Tunggu Sidang Isbat
KITASULSEL—JAKARTA—Kementerian Agama RI(Kemenag) melalui Tim Hisab dan Rukyat memaparkan hasil perhitungan astronomis terkait awal Ramadhan 1447 Hijriah. Berdasarkan metode hisab, 1 Ramadhan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwedaya menjelaskan bahwa secara perhitungan astronomi dengan kriteria imkanur rukyat yang digunakan Indonesia bersama negara-negara anggota MABIMS, posisi hilal pada saat matahari terbenam belum memenuhi kriteria visibilitas pada hari terakhir bulan Sya’ban. Dengan demikian, secara matematis awal Ramadhan diproyeksikan jatuh pada Kamis.
Meski demikian, Cecep menegaskan bahwa hasil hisab bersifat informatif dan belum menjadi keputusan resmi pemerintah. Penetapan awal Ramadhan tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar Kemenag dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, ahli falak, serta instansi terkait.
Sidang Isbat akan mempertimbangkan dua pendekatan, yakni hasil hisab (perhitungan astronomi) dan laporan rukyatul hilal (pengamatan langsung) dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia. Keputusan akhir yang diumumkan pemerintah nantinya akan menjadi acuan resmi penetapan 1 Ramadhan secara nasional.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, potensi perbedaan awal puasa tetap terbuka apabila terdapat metode penetapan yang berbeda dari sejumlah organisasi Islam. Namun demikian, pemerintah berharap masyarakat tetap menjaga persatuan dan saling menghormati dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Dengan menunggu hasil Sidang Isbat, umat Islam di Indonesia kini tinggal menghitung hari menyambut bulan penuh berkah, sembari menantikan pengumuman resmi pemerintah terkait awal ibadah puasa tahun ini.
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login