Connect with us

Diskop dan UKM Kota Makassar Gelar 3 Event Pameran Bangkitkan UMKM

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar dalam waktu dekatnya akan menggelar tiga event pameran bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar.

Hal ini diungkapkan Kepala Diskop dan UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza saat memaparkan Program Event Pameran UMKM di hadapan panitia penyelenggara dan awak media, Rabu (08/03).

Menurutnya, event pameran yang akan dilaksanakan yaitu Financing Expo, Festival UMKM Lorong dan Gebyar Ramadhan. Semua event ini akan dilaksanakan pada bulan Maret dan April 2023.

“Ini akan menjadi peluang bagi pelaku UMKM dalam memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada masyarakat secara luas,” paparnya.

Gelaran pameran UMKM bersumber dari APBD. Diskop dan UKM menyiapkan tenant/both secara gratis kepada pelaku UMKM.

“Ini upaya Pemkot Makassar bangkitkan kembali UMKM. Ini juga sejalan dalam mendukung program Pemkot yakni “Makassar Kota Makan Enak”, katanya.

Dia berharap UMKM di Kota Makassar bisa naik kelas, berbagai program mulai pelatihan, pemasaran hingga pengemasan produk juga diberikan sehingga harus ada hasil yang menggembirakan

Sementara itu, Kabid Pembiayaan dan Simpan Pinjam, Diskop dan UKM Kota Makassar, Ade Ismar Gobel mengungkapkan gelaran event pameran ini diharapkan mampu bangkitkan perekonomian pelaku UMKM.

“Para pelaku UMKM akan memasarkan produknya mulai dari ragam kuliner, fashion hingga hasil kerajinan tangan. Selain itu, akan ada juga pameran dari perbankan dan nonperbankan kemudian diselingi dengan talkshow, lomba, games dan sharing session bagi pelaku UMKM,” ucapnya.

Perlu diketahui, gelaran event pameran dimulai pada Financing Expo (11-12 Maret) dan Festival UMKM Lorong (17-19 Maret) bertempat di Phinisi Point Mall Makassar, kemudian Gebyar Ramadhan (30 Maret-18 April) bertempat di Anjungan Pantai Losari.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Luwu Timur Masuk Tiga Besar Kinerja Jasa Konstruksi Terbaik di Sulawesi

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sektor jasa konstruksi kembali mendapat apresiasi. Kabupaten Luwu Timur kini tercatat sebagai salah satu daerah dengan kinerja jasa konstruksi terbaik yang masuk dalam tiga besar di Sulawesi.

Pengakuan tersebut disampaikan Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Afandi Andi Basri, saat menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Uji Sertifikasi Petugas K3 Konstruksi, Supervisor K3 Konstruksi, dan Ahli Muda K3 Konstruksi yang digelar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu Timur di Wisma Trans, Malili, Selasa (23/6/2026).

Menurut Afandi, capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi serta membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada setiap proyek pembangunan.

“Luwu Timur membuktikan diri sebagai salah satu daerah dengan kinerja jasa konstruksi terbaik yang masuk dalam tiga besar di Sulawesi. K3 merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam sebuah kegiatan konstruksi, dan Luwu Timur sudah membuktikan komitmennya karena hampir setiap kegiatan selalu disertai pelatihan K3 konstruksi,” ujar Afandi.

Sebagai bentuk keberlanjutan komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menggelar Bimtek dan Uji Sertifikasi K3 Konstruksi yang diikuti sebanyak 115 peserta dari berbagai unsur tenaga kerja konstruksi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi serta Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).

Pelaksanaan bimtek dan uji kompetensi berlangsung selama enam hari dengan metode pembelajaran kombinasi, yakni empat hari secara luring dan dua hari secara daring. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat pemahaman peserta mengenai penerapan standar keselamatan kerja di sektor konstruksi.

Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Setdakab Luwu Timur, Indra Fawzi, yang mewakili pemerintah daerah saat membuka kegiatan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang berkualitas harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap keselamatan pekerja maupun masyarakat.

“Konstruksi bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga kesejahteraan pekerja dan masyarakat umum. Dengan adanya kesadaran keselamatan yang tinggi, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan,” kata Indra.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi melalui pelatihan dan sertifikasi merupakan investasi strategis dalam menciptakan tenaga kerja konstruksi yang profesional, produktif, dan memiliki kemampuan menerapkan budaya keselamatan kerja dalam setiap tahapan pembangunan.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pembangunan infrastruktur, sehingga upaya peningkatan kapasitas tenaga konstruksi harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, H. Nihaya, Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Luwu Timur, Tri Askari Yulianto, para asesor, pengawas, serta panitia dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR.

Melalui pelaksanaan Bimtek dan Uji Sertifikasi K3 Konstruksi ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap dapat terus meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi yang kompeten, bersertifikat, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan kerja.

Capaian masuk tiga besar kinerja jasa konstruksi terbaik di Sulawesi menjadi bukti nyata keseriusan Luwu Timur dalam membangun sektor konstruksi yang profesional, aman, dan berkelanjutan guna mendukung percepatan pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending