Connect with us

Komisi A DPRD Makassar Panggil SKPD Mitra Kerja Bahas Monev Triwulan 1 2023

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar, hari ini membuka tahapan Rapat Monitoring dan evaluasi (Monev) triwulan I tahun anggaran 2023 dengan menghadirkan Kepala Dinas PTSP Kota Makassar, Kepala Bagian Pertanahan Kota Makassar dan Satpol PP Kota Makassar, senin, (06/03/2023).

Ketua Komisi A DPRD Makassar, H. Rahmat Taqwa Qurais saat membuka rapat menyampaikan arahan terkait program kerja, kegiatan dan pelayanan selama triwulan I yang telah dijalankan oleh ketiga SKPD yang diundang pada sesi pertama rapat hari ini.

RTQ, sapaan akrab Ketua Komisi A DPRD Makassar, menekankan prinsip kehatia-hatian dalam mengambil sebuah kebijakan khususnya pelayanan kepada masyarakat, menurutnya setiap kendala wajib di komunikasikan dengan Pemerintah Kota dan DPRD Kota Makassar, imbuhnya

Rencananya Kegiatan rapat monitoring dan evaluasi oleh Komisi-komisi yang terjadwal oleh Badan Musyawarah ini berlangsung mulai 6 – 8 Maret 2023 dengan mengundang Mitra Kerja Komisi A DPRD Kota Makassar di Ruang Rapat Komisi.

Hadir dalam rapat monev hari ini, Wakil Ketua Komisi A, Hj. Fatma Wahyudin, Sekretaris Komisi A, Abdul Wahab Tahir serta Sejumlah Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar dan dihadiri oleh Kadis PTSP Kota Makassar, Zulkifli Nanda, Kadis Pertanahan Kota Makassar, Plt Kasatpol PP Kota Makassar, M. Ichsan beserta staf.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Antisipasi Lonjakan Industri Tambang, Siapkan Pemuda Lokal Jadi Tenaga Security Profesional

Published

on

KITASULSEL—LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai mengambil langkah strategis dalam menghadapi pesatnya ekspansi industri tambang di wilayahnya dengan menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing.

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sejumlah pemuda dari berbagai desa di Bumi Batara Guru dikirim mengikuti pelatihan tenaga pengamanan (security). Program ini dirancang sebagai bentuk antisipasi meningkatnya kebutuhan tenaga kerja profesional di sektor industri, khususnya pertambangan dan kawasan industri.

Kepala Dinas PMD Luwu Timur, Awaluddin, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia lokal menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah arus investasi yang masuk.

“Kami ingin memastikan pemuda kita memiliki kompetensi dan sertifikasi yang dibutuhkan. Dengan pelatihan ini, mereka siap kerja dan memiliki daya saing di dunia industri,” ujarnya, Selasa (31/3).

Pelatihan ini juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri yang mulai berkembang di Luwu Timur, termasuk dengan hadirnya investasi dari PT Indonesia Huali Industrial Park dan PT Huali Nickel Indonesia.

Para peserta dibekali sertifikasi Gada Pratama, yang merupakan standar dasar profesi keamanan. Namun lebih dari itu, pelatihan ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta etos kerja profesional.

“Ini bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan mental dan disiplin. Kita ingin mereka siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif,” tambah Awaluddin.

Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

Dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja lokal yang tersertifikasi, pemerintah daerah berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Luwu Timur dapat lebih memprioritaskan masyarakat setempat dalam proses rekrutmen.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembangunan industri di Luwu Timur tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Continue Reading

Trending