Connect with us

Camat Biringkanaya terus genjot Pembenahan Taman median tengah yang ada di Kecamatan Biringkanaya

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Camat Biringkanaya Benyamin B Tarupadang ingin agar semua taman median tengah jalan yang ada diwilayah Kecamatan Biringkanaya terus diperhatikan , karna ini akan menjaga estetika Kota Makassar , untuk mengetahui penataan itu Camat memantau langsung Pembenahan Median Tengah di Kelurahan Daya lalu dilanjutkan pengecekan diKelurahan lain .

Camat turun langsung mengawasi pembenahan bunga yang berada di median tengah jalan Perintis Kemerdekaan dengan didampingi lurah .

Ia mengatakan, dirinya turun langsung untuk menata dengan baik tata kelola kebersihan dan keindahan.

Lanjut Benyamin, Ia menilai Patung Ayam yang berada di Kelurahan Daya merupakan Ikon Kecamatan Biringkanaya.

“Kita turun mengawasi pembenahan median tengah ini, supaya tertata baik dan indah dilihat oleh pengguna jalan. Apalagi saya lihat median tengah yang pas depan Patung Ayam Daya adalah Icon di Kecamatan Biringkanaya,” katanya.

Terlihat, Camat Biringkanaya dalam memantau median tengah didampingi Lurah Daya, sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat hingga pihak kebersihan.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Ribuan Dai dan Asatidzah Padati Masjid Agung Sidrap, Daurah Nasional Perkuat Pendidikan Diniyah

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Masjid Agung Kabupaten Sidenreng Rappang dipadati ribuan dai, asatidzah, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh agama dari berbagai daerah di Indonesia dalam kegiatan Tabligh Akbar Daurah Asatidzah Nasional Sidrap 2026, Ahad (21/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Melalui Daurah Asatidzah Nasional Kita Perkuat Pendidikan Diniyah Menuju Sidrap Lumbung Penghafal Al-Qur’an” tersebut menjadi wadah pembinaan keilmuan sekaligus konsolidasi ulama untuk memperkuat dakwah dan kontribusi sosial di tengah masyarakat.

Hadir sebagai pemateri utama, Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Wathari, dai dan pembimbing agama dari Kementerian Wakaf dan Irsyad Republik Yaman bidang Bimbingan dan Penyuluhan. Kehadiran ulama internasional tersebut menambah semarak dan nilai keilmuan dalam pelaksanaan daurah yang dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang.

Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kehadiran para ulama dan asatidzah nasional di Bumi Nene Mallomo.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang, saya mengucapkan Ahlan wa Sahlan kepada Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Wathari dan seluruh Asatidzah Nasional di Bumi Nene Mallomo yang kita cintai. Kehadiran para guru kita ini adalah kehormatan yang luar biasa bagi daerah kami,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sektor fisik dan ekonomi, tetapi juga membutuhkan fondasi yang kuat berupa akidah, akhlak, dan ilmu syar’i dalam kehidupan masyarakat.

“Melalui Daurah Asatidzah Nasional dan Tabligh Akbar hari ini, kita bersama-sama memperkuat pilar-pilar tersebut. Tema yang diusung sangat tepat, melalui Daurah Asatidzah Nasional kita perkuat pendidikan diniyah menuju Sidrap lumbung penghafal Al-Qur’an,” katanya.

Syaharuddin menegaskan, tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan cita-cita bersama yang dibangun melalui sinergi pemerintah daerah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat.

Ia berharap tausiyah yang disampaikan para asatidzah mengenai akhlak mulia, tauhid, persatuan umat, kepemimpinan yang adil, serta penguatan ilmu syar’i dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui forum yang mulia ini, saya mengajak seluruh masyarakat Sidrap untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Daurah Asatidzah Nasional Sidrap 2026, Rahmat Hidayat, menyampaikan penghargaan kepada Forum Asatidzah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.

Menurut Rahmat, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan berharga untuk menghadirkan majelis ilmu yang memberikan manfaat luas bagi para dai, guru, pendidik, dan masyarakat.

“Kami memandang bahwa kepercayaan ini bukan hanya sebuah kegiatan seremonial, tetapi merupakan kesempatan berharga untuk menghadirkan majelis ilmu yang akan memberikan manfaat besar bagi para dai, guru, pendidik, dan masyarakat secara luas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang, Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta unsur keamanan yang turut mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan.

Rahmat menilai Daurah Asatidzah Nasional memiliki nilai strategis dalam memperkuat pendidikan diniyah, meningkatkan kualitas pendidik Islam, sekaligus membina generasi muda yang berakhlak dan berilmu.

“Melalui kegiatan ini, para asatidz dan pendidik mendapatkan kesempatan untuk memperdalam ilmu syar’i secara langsung dari para ulama, memperkuat manhaj pendidikan Islam yang benar, serta membangun jaringan dakwah dan pendidikan yang lebih luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, penguatan pendidikan Al-Qur’an dan pendidikan diniyah merupakan investasi jangka panjang yang akan melahirkan generasi unggul serta memperkuat visi Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai lumbung penghafal Al-Qur’an.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Asisten Setda Sidrap, kepala organisasi perangkat daerah, kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah, ASN dan non-ASN Pemkab Sidrap, alim ulama, pimpinan pondok pesantren, serta tamu undangan lainnya.

Antusiasme ribuan peserta yang memadati Masjid Agung Sidrap menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam memperkuat pendidikan Islam dan membangun sinergi dakwah untuk kemajuan daerah.

Continue Reading

Trending