Connect with us

Panitia IWD Audiens Dengan Ketua DPRD Sulsel

Published

on

Kitasulsel—Makassar — Peringatan Internasional Women Day (IWD) akan diperingati pada tanggal 8 Maret 2023 mendatang. Beberapa aktivis dan NGO yang selama ini konsen terhadap kaum perempuan yang ada di sulsel memastikan akan menyambut IWD dengan berbagai kegiatan. Baik berupa kampanye,advokasi dan edukasi, seperti talk show di radio, podcast, roundtable dan acara puncak di lorong wisata.

Pihak panitia melakukan audiens dengan Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartisari di rujab Senin (27/2/2023).

Rombongan panitia, Husaima Husain, Fadiah Mahmud, Warida Syafei, Salma Tajanng dan beberapa panitia lainnya diterima langsung oleh Andi Ina Kartisari.

Dalam pertemuan tersebut panitia menyampaikan rencana peringatan IWD di Makassar dan meminta kehadiran Ketua DPRD Sulsel untuk hadir di acara tersebut.

“Pertemuan hari ini menyampaikan undangan kepada ibu ketua, terkait dengan peringatan IWD di makassar. Disamping itu juga menyampaikan rangkaian acara yang akan kita lakukan, dan alhamdulilah bu ketua menyambut baik,” ujar Warida safei.

Sementara itu Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartisari menyambut baik rencana kegiatan untuk memperingati hari IWD tersebut. Dia menegaskan sebagai ketua DPRD dan seorang perempuan sangat merespon baik kegiatan tersebut. Apalagi ini terkait dengan isu-isu tentang perempuan,yang wajib didukung dan support.

“ini merupakan kehormatan buat saya untuk dilibatkan dalam kegiatan ini, sebagai seorang perempuan saya pasti akan mendukung dan ikut berpartipasi didalamnya,” ujarnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan bahwa kampaye dan edukasi harus terus digalakkan sehingga kesetaraan biasa semakin meningkat. (*/rls)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Tudang Sipulung Digelar di Rijang Pittu, Petani dan Pemerintah Sepakati Strategi Musim Tanam

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Di bawah rindangnya pepohonan dan beralaskan terpal sederhana, sebuah musyawarah penting bagi masa depan pertanian digelar di Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (9/4/2026).

Pemerintah kecamatan setempat sengaja memilih suasana lesehan di wilayah Bampue untuk melaksanakan “Tudang Sipulung”, tradisi musyawarah khas Bugis yang menggabungkan nilai adat dan pembahasan teknis dalam menyambut musim tanam padi.

Kegiatan ini dipimpin oleh Camat Maritengngae, Firman, bersama Lurah Rijang Pittu, Hairuddin. Hadir pula tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), petugas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), serta tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).

Puluhan petani tampak duduk melingkar bersama para pemangku kebijakan, menciptakan suasana dialog terbuka guna menyelaraskan regulasi pemerintah dengan kondisi riil di lapangan.

Tekankan Disiplin Jadwal Tanam

Dalam arahannya, Camat Maritengngae menegaskan pentingnya kedisiplinan kolektif sebagai kunci keberhasilan produksi padi.

“Koordinasi antara penyedia air dan pelaksana tanam di lapangan adalah kunci untuk mencapai keberhasilan produksi padi,” tegas Firman.

Ia menambahkan, kepatuhan terhadap jadwal tanam serentak menjadi faktor utama dalam mencegah serangan hama dan meningkatkan hasil panen.

Pengaturan Air dan Antisipasi Hama

Petugas PSDA dalam kesempatan tersebut memaparkan secara rinci manajemen distribusi air irigasi. Hal ini dinilai krusial agar seluruh lahan persawahan di wilayah Bampue memperoleh suplai air yang merata, terutama pada fase awal pertumbuhan tanaman.

Sementara itu, tim POPT memberikan edukasi terkait deteksi dini Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Para petani diimbau melakukan pembersihan lahan secara serentak guna memutus siklus hidup hama yang kerap muncul di awal musim tanam.

Tudang Sipulung Jadi Forum Strategis

Lurah Rijang Pittu, Hairuddin, mengapresiasi antusiasme kelompok tani yang hadir. Ia menegaskan bahwa Tudang Sipulung bukan sekadar tradisi, melainkan forum strategis dalam pengambilan keputusan pertanian di tingkat kelurahan.

“Kita berharap musim tanam kali ini di Rijang Pittu dapat berjalan lancar dengan produktivitas yang meningkat dibandingkan musim sebelumnya,” ujarnya.

Hasil Kesepakatan

Sejumlah poin strategis yang disepakati dalam musyawarah tersebut antara lain:

Ketegasan jadwal tanam, melalui penentuan waktu semai dan tanam serentak

Efisiensi irigasi, dengan pengaturan teknis pintu air oleh PSDA

Penguatan peran PPL, melalui peningkatan intensitas pendampingan petani

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan petani, diharapkan musim tanam kali ini mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Sidrap.

Continue Reading

Trending