Connect with us

Mutasi Polda Sulsel, Satu Kapolsek dan Dua Kasat di Sidrap Bergeser

Published

on

Kitasulsel, Sidrap — Polda Sulsel kembali melakukan mutasi sebagai bentuk penyegaran institusi di tingkat jajaran Polres, termasuk di Polres Sidrap.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Sidrap, AKP Zakaria, Selasa, 28 Februari 2023, mengatakan, mutasi tersebut berdasarkan STR No. 101/II/2023 tgl 27 Februari 2023.

Untuk di Polres Sidrap, ada tiga perwira yang bergeser, yaitu Kasat Lantas AKP Mahrus Ibrahim digantikan oleh AKP Harianyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Wajo.

AKP Mahrus Ibrahim bergeser menjadi Kasat Lantas Polres Luwu. Kemudian AKP Saharuddin Kasat Reskrim Polres Sidrap bergeser menjadi Kapolsek Watang Sawitto Polres Pinrang.

Jabatan Kasat Reskrim Polres Sidrap akan diduduki oleh AKP Muhlis yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Pinrang.

Selanjutnya, Iptu Antonius Pasakke Kapolsek Pitu Riase bergeser menjadi Kasubag Kerma Polres Sidrap. Dia digantikan oleh Ipda Manopo Mansyur sebelumnya menjabat KBO Reskrim Polres Pinrang.

“Untuk Sertijab ketiga perwira tersebut akan dilaksanakan pada Minggu depan,” ucap Kasi Humas Polres Sidrap, AKP Zakariah. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DPRD Kota Makassar

Serap Aspirasi Warga Rappocini, Andi Suhada Siap Perjuangkan Penambahan Armada Sampah

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile mengawali reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di Lapangan Bumi Pesona Pelangi, Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Rabu (11/2/2026).

Andi Suhada menggelar reses yang merupakan agenda wajib dari DPRD Kota Makassar. Melalui kegiatan ini, ia menyerap aspirasi warga mengenai berbagai masalah di wilayahnya.

Di Kelurahan Minasa Upa, warga paling banyak mengeluhkan mengenai sampah. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 22 ribu, sampah yang dihasilkan begitu banyak sedangkan kendaraan pengangkut sampah minim.

“Ada 17 Fukuda di sini tapi yang hanya bisa digunakan itu hanya lima jadi susah mengakomodir semua sampai warga,” ungkap Lurah Minasa Upa, Rahim.

Selain itu, kata Rahim, drainase jadi masalah lantaran rawan terjadi genangan di musim hujan ini. Untuk itu, dia berharap ada pembenahan infrastruktur.

“Kami sudah paham dengan kegiatan ini, kita akan curhat. Tapi belum tentu terpenuhi cepat, ada proses yang harus dilewati, semoga kami menjadi prioritas,” harapnya.

Menanggapi aspirasi warga, Andi Suhada menyampaikan bahwa setiap kelurahan punya karakter masalahnya masing-masing. Namun sampah menjadi problem yang hampir ada di semua wilayah.

Masalah sampah, kata dia, sudah sejak lama menjadi prioritasnya. Apalagi musim hujan yang berlangsung di Makassar mendorong sampah harus terangkut semua sehingga tidak menjadi sarang penyakit.

“Ini masalah sampah memang tidak ada habis-habisnya. Tapi kami dari di DPRD Makassar selalu mendorong agar masalah ini berangsur selesai,” ucapnya.

Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Masyarakat itu sepakat jika ada perbaikan armada sampah agar mengakomodir sampah di kelurahan Minasa Upa.

Sebagi wakil rakyat, dia menegaskan bakal menindaklanjuti aspirasi warga. Sebab menurutnya, masalah sampah harus tuntas untuk mewujudkan Makassar bersih dan nyaman.

“Saya sebagai penyambung lidah ke Pemkot tentu apa yang disampaikan kami akan teruskan. Kita lihat nanti apa yang menjadi skala prioritas untuk dilaksanakan cepat,” katanya.

Adapun drainase, lanjut Andi Suhada, ada urgensi untuk pembenahan infrastruktur tersebut. Genangan air yang tinggi sering kali terjadi di Minasa Upa saat musim hujan lantaran drainase yang kecil dan banyak sedimentasi.

“Masalah dominan seperti sampah dan drainase itu kita akan tindaklanjuti segera. Kalau lebih cepat disampaikan, ada kemungkinan bisa diwujudkan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Sementara masalah lainnya seperti kesehatan, Andi Suhada mengajak warga untuk memanfaatkan aplikasi Lontara+. Di sana ada layanan pengaduan yang cepat dan tepat sasaran.

“Ada yang namanya aplikasi Lontara+ yang sudah dilaunching mungkin kita bisa pakai aplikasi tersebut di hape ta karena di sana kita bisa mengadu juga,” tutupnya. (*)

Continue Reading

Trending