Connect with us

Gubernur Andi Sudirman Bersama Masyarakat Jalan Sulsel Anti Mager di Enrekang

Published

on

Kitasulsel—ENREKANG-Masyarakat Kabupaten Enrekang begitu antusias mengikuti kegiatan jalan sehat Sulsel Anti Mager di Anjungan Sungai Mata Allo, Enrekang, Sabtu 25 Februari 2023.

Terlebih para peserta dilepas dan diikuti langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Turut hadir Bupati Enrekang, Muslimin Bando; Wakil Bupati Enrekang, Asman; jajaran Forkopimda Enrekang.

“Alhamdulillah, pagi ini kami bersama Bupati dan Wakil Bupati, serta masyarakat Enrekang jalan pagi Sulsel Anti Mager di Enrekang. Kami sangat senang dengan semangat para peserta di Bumi Massenrempulu,” kata Gubernur Andi Sudirman.

Dirinya berharap kegiatan Anti Mager ini terus digeliatkan dan menjadi kebiasaan masyarakat dalam menjaga pola hidup sehat.

“Pastikan 10 ribu langkah ta setiap hari, Mari ki’ wujudkan Sulsel Anti Mager,” pintanya.

Sementara itu, salah satu peserta Sulsel Anti Mager di Enrekang, Misna mengaku, senang dengan kegiatan yang digalakkan oleh orang nomor satu di Sulsel itu.

“Senang, semangat. Bagus gerakan Sulsel Anti Mager yang dicanangkan Pak Gubernur. Kita harus terus bergerak. Senang juga bisa ketemu dengan pak Gubernur,” ungkap perempuan berusia 32 tahun itu.

Dalam memeriahkan pelaksanaan Sulsel Anti Mager ini, disiapkan sejumlah hadiah. Dengan hadiah utama berupa motor. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

DPR Setujui 9 Anggota KPI Pusat Periode 2026–2029, Tinggal Menunggu Pelantikan Presiden

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui sembilan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026–2029 dalam Rapat Paripurna yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Persetujuan tersebut diberikan setelah Komisi I DPR menyelesaikan seluruh rangkaian uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap para calon anggota KPI Pusat.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka pada 13–15 Juli 2026. Dari 27 calon yang diusulkan masyarakat, satu orang, yakni Kabul Indrawan, mengundurkan diri sehingga hanya 26 peserta yang mengikuti tahapan seleksi.

“Pada tanggal 13, 14, dan 15 Juli 2026, Komisi I DPR RI telah melaksanakan uji kepatutan dan kelayakan secara terbuka. Dari 27 calon, satu orang yaitu saudara Kabul Indrawan menyatakan mengundurkan diri, sehingga 26 calon mengikuti uji melalui pemaparan rencana kerja yang dilanjutkan dengan sesi pendalaman,” kata Sukamta dalam rapat paripurna.

Ia menambahkan, setelah pelaksanaan uji kelayakan, Komisi I menggelar rapat internal tertutup pada 15 Juli 2026 untuk menentukan sembilan calon anggota KPI Pusat terpilih beserta tiga calon pengganti antarwaktu (PAW).

Komisi I juga meminta para anggota KPI terpilih berkomitmen menjalankan tugas secara profesional, menjaga moralitas, integritas, serta independensi lembaga, sekaligus menghindari penyalahgunaan wewenang dan bersedia bekerja penuh waktu.

Dalam rapat paripurna, Ketua DPR RI Puan Maharani kemudian meminta persetujuan seluruh anggota dewan terhadap hasil seleksi tersebut.

“Apakah dapat disetujui?” tanya Puan kepada peserta rapat.

Pertanyaan itu dijawab serempak dengan kata “Setuju” oleh para anggota DPR yang hadir. Puan kemudian mengetuk palu sebagai tanda pengesahan hasil keputusan DPR.

Selanjutnya, nama-nama anggota KPI Pusat periode 2026–2029 akan disampaikan kepada Presiden untuk proses pelantikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Daftar Anggota KPI Pusat Terpilih Periode 2026–2029

Tulus Santoso

Andi Sukmono

Fuji Samanta

Widi Kurniawan

Aliyah

Evri Rizqi Monarsih

Analisa

Amin Shabana

Muhammad Hasrul Hasan

Calon Pengganti Antarwaktu (PAW)

Ahmad Farikul Badi

Suciati Eka Chandrasari

Henry Sianipar

Dengan disetujuinya sembilan anggota KPI Pusat yang baru, DPR berharap lembaga tersebut mampu menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan penyiaran nasional secara profesional, independen, serta menjaga kualitas siaran yang sehat, edukatif, dan sesuai dengan kepentingan publik selama masa jabatan 2026–2029.

Continue Reading

Trending