Connect with us

66 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Gubernur Andi Sudirman Instruksikan Pemenuhan Bantuan

Published

on

Kitasulsel—Pinrang—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bergerak cepat menginstruksikan pemenuhan bantuan logistik untuk korban terdampak angin kencang di Barru.

Dalam laporan BPBD Provinsi Sulsel, hujan dengan intensitas sedang yang disertai dengan angin kencang terjadi di Desa Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sabtu pagi, 25 Februari 2023.

Akibatnya sejumlah rumah warga rusak, serta kantor fasilitas pelayanan kesehatan rusak. Sebanyak 66 rumah rusak, diantaranya 33 rumah rusak ringan, 17 rumah rusak sedang, dan 16 rumah rusak berat. 1 orang juga mengalami luka ringan.

“Bantuan buffer logistik BPBD Provinsi Sulsel telah disalurkan kepada korban terdampak musibah angin kencang di Kabupaten Pinrang,” ujar Andi Sudirman, Sabtu (25/2/2023).

Buffer stok logistik itu disalurkan langsung oleh Bupati Pinrang, Irwan Hamid.

“Bantuan logistik disalurkan langsung oleh Bupati Pinrang, Bapak Irwan Hamid kepada masyarakat terdampak,” imbuhnya.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat terdampak musibah,” tuturnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur dan Enam Lainnya Terluka

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Ledakan terjadi di gudang amunisi milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit gugur, sementara enam personel lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan, ledakan terjadi saat personel sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan gudang amunisi sesuai prosedur yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan pemeliharaan dan perawatan, dan memang sudah melalui prosedur yang berlaku serta protap yang telah dijalankan,” ujar Donny dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (16/7).

Akibat insiden tersebut, satu personel TNI AD dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, empat prajurit mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Untuk mengungkap penyebab pasti ledakan, TNI AD telah membentuk tim investigasi dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD). Tim akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk menelusuri kronologi kejadian dan faktor-faktor yang memicu ledakan.

“Membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman menyeluruh guna mengetahui peristiwa secara kronologis penyebab insiden tersebut,” kata Donny.

Ia menegaskan, investigasi dilakukan secara profesional tanpa menetapkan batas waktu tertentu, namun diupayakan selesai secepat mungkin agar penyebab insiden dapat diketahui secara pasti.

Sementara itu, lokasi gudang amunisi yang menjadi pusat ledakan telah disterilkan. Akses menuju area tersebut ditutup dan hanya diperbolehkan bagi personel tim investigasi yang bertugas.

“Hanya tim investigasi yang boleh mendekati lokasi ledakan,” tegas Donny.

TNI AD juga memastikan akan terus memberikan informasi kepada publik sesuai perkembangan hasil investigasi, sekaligus melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending