Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Muslimin Bando – Asman Bawa Enrekang Raih Adipura

Published

on

Kitasulsel, Enrekang — Kabupaten Enrekang sukses meraih Adipura 2022. Bupati Enrekang dan jajaran terkait menerima undangan untuk menerima sertifikat Adipura, pada 28 Februari 2023 mendatang. Bupati dijadwalkan menerima langsung sertifikat Adipura di Gedung Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Alhamdulillah, setelah tahun lalu kita semua bekerja keras dalam aspek kebersihan dan pengelolaan lingkungan, Kabupaten Enrekang mendapat sertifikat Adipura,” kata bupati, saat ditemui disela-sela peninjauannya di Lapangan Abu Bakar Lambo, Kamis 22 Februari 2023.

Sertifikat Adipura diberikan kepada Kabupaten/Kota yang memiliki peningkatan nilai Adipura lebih dari 3 point dari nilai tahun sebelumnya, dengan kata lain Kab/kota tersebut memiliki peningkatan kinerja. Sebagai informasi, Pandemi Covid-19 membuat penilaian Adipura vakum selama 2 tahun. Bupati meyakini, jika selama itu ada penilaian ia optimis Enrekang sudah 3 kali berturut-turut mendapat penghargaan ini.

“Yang pasti kinerja kita mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Saya berharap, tahun ini semakin meningkat lagi,” harap Bupati dua periode ini.

Bupati mempersembahkan penghargaan ini kepada masyarakat, serta para petugas kebersihan. “Saya harus berterimakasih secara khusus kepada para petugas kebersihan kita, juga kepada masyarakat yang peduli pada kebersihan dan lingkungan,” ujar MB.

Penilaian Adipura sendiri meliputi 2 indikator pokok. Pertama, indikator kondisi lingkungan perkotaan (fisik) dalam hal ini mencakup kebersihan semua wilayah dalam kota dan keteduhan kota yaitu kelestarian lingkungan dalam kota dengan representasi ruang hijau dan lainnya serta yang kedua, yakni indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap.

Penghargaan Sertifikat Adipura 2022 akan dirangkai juga dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Dalam momentum ini, Bupati tidak henti mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Mengelola sampah dengan bijak. Memanfaatkan barang bekas, mengurangi pemakaian kantong plastik, dan membiasakan bawa air minum dengan tumbler.

“Saya sendiri, kalau makan permen atau harus minum air mineral, kemasannya biasa saya kantongi sampai dapat tempat sampah. Kebiasaan kecil semacam ini yang membantu kita menjaga lingkungan tetap lestari,” tandas MB.(*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Paparkan Strategi Percepatan Penuntasan TBC di Sulsel, Andalkan Inovasi hingga Desa Siaga

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, menjadi narasumber dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Percepatan Penuntasan Tuberkulosis (TBC) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar, Kamis (21/5/2026).

Syaharuddin mengikuti kegiatan tersebut secara daring dari Hotel Dalton Makassar. Di lokasi yang sama juga berlangsung Rapat Koordinasi Kegiatan Cetak Sawah dan Mitigasi Kekeringan Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.

Kegiatan monitoring dan evaluasi itu bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus melakukan evaluasi berkala terhadap upaya percepatan penanggulangan TBC di Sulawesi Selatan.

Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Quick Win Presiden Republik Indonesia, sekaligus bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam upaya eliminasi penyakit Tuberkulosis.

Dalam pemaparannya, Bupati Syaharuddin Alrif menjelaskan berbagai strategi dan kebijakan yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mempercepat penanganan TBC.

Menurutnya, langkah percepatan tersebut didukung regulasi yang jelas dan terstruktur mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

“Dukungan Pemerintah Daerah Sidrap dalam akselerasi program penanggulangan Tuberkulosis di kabupaten/kota, yang pertama yaitu mengeluarkan Peraturan Bupati Sidenreng Rappang Nomor 29 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2025–2029,” ujar Syaharuddin.

Selain itu, Pemkab Sidrap juga telah menerbitkan Keputusan Bupati Sidenreng Rappang Nomor 551/XI/2025 tentang Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2025–2029.

Sebagai langkah penguatan di tingkat masyarakat, pemerintah daerah turut mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.7.8.1/66/Dinkes mengenai pembentukan Kelurahan dan Desa Siaga TBC.

Hingga saat ini, sebanyak 14 desa dan kelurahan di Kabupaten Sidrap telah ditetapkan sebagai Desa dan Kelurahan Siaga TBC.

Syaharuddin juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung penanganan penyakit menular tersebut. Untuk itu, Pemkab Sidrap menghadirkan inovasi aplikasi digital guna mempermudah penemuan kasus, pemantauan pengobatan, hingga kontrol pasien TBC.

“Pemerintah Kabupaten Sidrap juga membuat inovasi aplikasi penemuan kasus, pengobatan serta kontrol TBC untuk memudahkan pemantauan pasien dan pelaksanaan program,” tambahnya.

Selain inovasi teknologi, penanganan TBC di Sidrap juga melibatkan berbagai pihak melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam pembangunan rumah layak huni bagi penderita TBC.

Tak hanya itu, sinergi juga dilakukan bersama Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis, Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, hingga dukungan penyediaan anggaran penanggulangan TBC oleh pemerintah daerah.

Keterlibatan Kabupaten Sidrap sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik bagi daerah lain dalam mendukung percepatan penanganan dan penuntasan TBC di Sulawesi Selatan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi itu secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Ishaq Iskandar, mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Ishaq menegaskan bahwa penyakit Tuberkulosis masih menjadi tantangan serius di bidang kesehatan masyarakat sehingga membutuhkan perhatian dan keterlibatan semua pihak.

“TBC masih menjadi persoalan kesehatan yang serius. Karena itu diperlukan sinergi dan komitmen bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk mempercepat penuntasan kasus,” tegasnya.

Continue Reading

Trending