Connect with us

Bapenda Makassar Inisiasi Rakorsus Pendapatan,Firman Pagarra:Butuh Kalaborasi Dan Sinergitas Menuju PAD 2 Triliun

Published

on

Kitasulsel-Bali-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menekankan pentingnya komitmen bersama untuk mencapai penerimaan asli daerah Rp. 2 triliun.

Untuk itu Bapenda Makassar menginisiasi Rapat Koordinasi Khusus Pendapatan 2023 yang dihadiri seluruh perwakilan OPD dan BUMD lingkup Pemkot Makassar di Mercure Hotel Bali Seminyak, Kamis (23/2/23).

Melalui Rakor ini kami ingin sinergitas dan kolaborasi OPD dan BUMD menggali potensi ntuk optimalisasi menuju PAD 2 triliun,” kata Firman Hamid.

Dia menilai pendapatan asli daerah sama pentingnya dengan belanja anggaran, yang perlu perencanaan serta dievaluasi progresnya.

“Baik itu penerimaan pajak maupun retribusi daerah, semuanya kita akan eksplorasi potensinya bersama-sama dan kolaborasikan di forum ini,” paparnya.

Dalam kegiatan yang dibuka langsung, Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto ini menghadirkan Putu Arief Wijaksana selaku dari Bapenda Kabupaten Badung, Andri Hikmat dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri dan Wandi Ridho dari Bank Indonesia sebagai narasumber.

Dalam forum tersebut masing-masing jajaran direksi setiap BUMD untuk menaparkan strategi dan road map untuk mengoptimalisasi penerimaan retribusi layanan.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Irwan Fokus Pastikan Ketersediaan Air Bersih di Luwu Timur, Antisipasi Dampak El Nino

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di seluruh wilayah Luwu Timur. Langkah ini menjadi fokus utama pemerintah daerah seiring mulai dirasakannya dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Niño.

Menurut Bupati Irwan, kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi, terlebih di tengah kondisi cuaca yang semakin kering dan berpotensi memicu krisis air di sejumlah wilayah.

“Pemerintah daerah akan fokus memastikan distribusi dan ketersediaan air bersih, terutama di titik-titik yang selama ini mengalami kekurangan. Ini menjadi prioritas kami agar masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Kebijakan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga di sejumlah kecamatan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih berharap program ini segera direalisasikan secara konkret di lapangan.

“Semoga segera terealisasi, terutama di daerah kami yang memang sering mengalami kesulitan air bersih saat kemarau,” ungkap salah seorang warga.

Dukungan juga datang dari kalangan legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Timur menyatakan kesiapan untuk mengawal penuh program pemerintah daerah tersebut, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Pimpinan DPRD menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan isu strategis yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dan pengawasan bersama.

Program ini juga menjadi bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menghadapi potensi krisis air akibat El Niño yang diprediksi akan meningkatkan intensitas musim kemarau tahun ini.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di Luwu Timur dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending