Connect with us

Paparkan F8 Makassar, Danny Pomanto: Tahun Ini Ada Live Pembangunan Kapal Pinisi dan Rumah Adat

Published

on

Kitasulsel-Jakarta-Pascapenetapan kembali Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 Makassar masuk dalam kalender Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) 2023, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terus membuat inovasi dalam rencana penyelenggaraan F8 Makassar tahun ini.

Hal itu agar pagelaran event internasional ini makin diminati dan memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Rencananya, 2023 ini, pihaknya bakal mencoba hal baru dengan mendirikan Perahu Pinisi, Rumah Adat Bugis, Toraja dan Makassar di lokasi acara.

Bahkan, pembangunannya dari awal akan dibuat live atau secara langsung dapat disaksikan hingga puncaknya hari H pelaksanaan 23-27 Agustus, mendatang.

“Jadi akan terus mengalami perubahan dan peningkatan atraksi budayanya. Kedepannya kita buat lebih baik lagi. Insya Allah jauh lebih hebat karena kami buat kapal pinisi langsung di situ, live, juga rumah adat Toraja, Bugis dan Makassar. Jadi konten lokal diperbesar dengan standar internasional,” kata Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto yang didaulat jadi narasumber dalam acara The 1st Indonesian Event Management Summit (IVES) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa, (21/02/2023).

Danny Pomanto menjelaskan dampak yang diperoleh Makassar juga masyarakatnya terhadap kehadirannya F8 Makassar begitu terasa.

“Tahun lalu transaksi F8 Makassar tembus Rp 34 Miliar transaksi di sana, paling tinggi mobil, juga terhadap UMKM. Jadi seperti lebarannya UMKM. Mereka sampaikan dalam lima hari itu keuntungannya sama dengan setahun jualan,” ungkap Danny Pomanto.

Maka dengan begitu, ia menilai daya tarik seperti itu menjadi ekosistem ekonomi yang sudah jalan dengan sendirinya dan akan tumbuh sendiri.

F8 Makassar dalam Top KEN 2023, pula dinilai mampu menggabungkan semua unsur subsektor ekonomi kreatif dan selalu mengedepankan konsistensi dari tahun ke tahun.

Lalu memberikan dampak positif terhadap pelaku ekonomi kreatif dan industri pariwisata.

Upayanya me-rebranding Makassar yang dikenal ‘keras’ berhasil membuahkan hasil. Pasalnya, orang nomor satu di Makassar ini menyebut ada energi besar dari masyarakat juga budayanya yang perlu disalurkan melalui event.

Makanya, dia berinisiatif menyalurkan energi-energi besar itu di F8 Makassar.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan peluncuran event KEN itu bertujuan untuk memicu kebangkitan industri ekonomi dan pariwisata.

Sandi menyebut KEN 2022 telah mampu mendorong dan menggerakkan ekonomi daerah.

Adapun pada KEN 2022, terdapat 3.000.000 pergerakan wisatawan, 11.000 UMKM, 55.000 pelaku seni dan event, 11.000 pekerja dan 250 komunitas atau asosiasi yang telah diberdayakan.

Sebagaimana diketahui, Makassar International Eight Festival and Forum atau lebih populer dikenal dengan sebutan F8 Makassar diharapkan mampu memberi dampak positif bagi pelaku UMKM.

F8 Makassar adalah festival seni, budaya, dan hiburan yang terdiri dari 8 kegiatan yang dimulai dengan huruf F yaitu food, flora and fauna, fashion, film, fiction writer, fussion jazz, folk, dan fine art.

Setiap tahun tema acara ini berbeda-beda untuk memberikan keunikan penyelenggaraannya. Sejak tahun kedua, F8 Makassar telah masuk dalam 10 event Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan dihadiri oleh beberapa negara.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Duta Puteri Ekraf Luwu Timur Aura Malaeka Putri Curi Perhatian Juri Lewat Promosi UMKM Crispi Pangkilang

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – Duta Puteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kabupaten Luwu Timur, Aura Malaeka Putri, berhasil mencuri perhatian dewan juri dan para finalis dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dalam rangkaian Malam Gala Dinner Putera Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026 yang berlangsung di Makassar, Kamis (25/6/2026).

Pada malam penuh keakraban tersebut, Aura tampil percaya diri memperkenalkan salah satu produk unggulan UMKM Kabupaten Luwu Timur, Crispi Pangkilang, sebagai bagian dari advokasi ekonomi kreatif yang diusungnya selama mengikuti kompetisi.

Penampilan siswi kelas I SMP Negeri 1 Towuti itu mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari dewan juri maupun peserta lainnya. Di usia yang baru menginjak 13 tahun, Aura dinilai mampu menyampaikan pesan yang kuat tentang pentingnya mendukung produk lokal sebagai motor penggerak perekonomian daerah.

Dalam sesi presentasi, Aura menegaskan bahwa produk-produk UMKM Luwu Timur memiliki kualitas yang mampu bersaing dan layak dikenal lebih luas. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting sebagai duta promosi yang dapat memperkenalkan kekayaan daerah melalui kreativitas dan inovasi.

Keberanian Aura dalam mengangkat potensi lokal dinilai menjadi nilai lebih di hadapan dewan juri. Tidak hanya menampilkan produk, ia juga menjelaskan nilai ekonomi, peluang pasar, serta pentingnya memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang di tengah persaingan industri kreatif.

Kehadiran Aura sebagai perwakilan Luwu Timur menjadi bukti bahwa generasi muda mampu tampil sebagai agen perubahan. Semangatnya dalam membawa nama daerah sekaligus mempromosikan produk lokal menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi.

Partisipasi Aura dalam ajang Putera Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026 juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Bupati Luwu Timur, Ir. Irwan Bachri Syam, memberikan perhatian dan motivasi agar para generasi muda terus mengembangkan potensi diri sekaligus menjadi wajah promosi daerah di tingkat regional maupun nasional.

Dukungan pemerintah tersebut diharapkan dapat melahirkan lebih banyak duta-duta muda yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya, pariwisata, dan produk ekonomi kreatif Luwu Timur kepada masyarakat luas.

Ajang Putera Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar sendiri menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap pengembangan sektor ekonomi kreatif di daerah masing-masing.

Dengan penampilan yang memukau pada malam Gala Dinner, Aura Malaeka Putri tidak hanya membawa nama Luwu Timur, tetapi juga berhasil mengangkat citra UMKM daerah melalui produk Crispi Pangkilan. Penampilannya menjadi inspirasi bahwa generasi muda dapat menjadi ujung tombak dalam memperluas pasar produk lokal sekaligus memperkuat identitas ekonomi kreatif daerah.

Continue Reading

Trending