Connect with us

Bappeda Makassar Gelar Konsultasi Publik Terkait RKPD 2024

Published

on

Kitasulsel-Makassar-Bappeda bersama Pemerintah Kota Makassar Laksanakan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal membahas terkait Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar tahun 2024.

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Perangkat Daerah, SKPD, dan perwakilan elemen masyarakat ini dilaksanakan di Karebosi Premier Hotel, Selasa (21/02/2023).

Dalan Sambutannya, mewakili Wali Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, M.Si selaku Asisten I Bidang Pemerintahan mengatakan bahwa para Kepala Perangkat Daerah Kota Makassar diharapkan bisa berperan penting dalam diskusi kali ini.

“Peran aktif kepala daerah kota makassar dalam RKPD ini diharapkan bisa berperan penting. Saran serta masukan menjadi hal penting dalam kegiatan ini,” tuturnya.

Dia juga menyebut, Makassar Recover yang digalakkan oleh Pemkot Makassar telah menumbuhkan ekonomi yang ada di Kota Makassar pada saat terjadi pandemi pada tahun sebelumnya.

“Kita patut bersyukur program yang dilakukan melalui Makassar Recover telah menumbuhkan angka pertumbuhan ekonomi yang ada di Kota Makassar yang mencapai 5,5 persen pada 2022 kemarin,” tuturnya.

Tak lupa, Yasir juga mengingatkan kepada para perangkat daerah agar bisa menyelesaikan proses administrasi untuk proyek strategis.

“Saya ingin mengingatkan sejumlah perangkat daerah yang mengerjakan beberapa proyek strategis daerah agar bisa segera mempercepat proses administrasinya,” jelas Yasir.

Dia juga mengajak agar bersama-sama menghadapi tahun ini dengan optimis, tetapi tetap waspada terkait kondisi yang saat ini banyak dilanda inflasi.

“Mari kita bersama-sama menghadapi 2023 dengan optimis dan harus terus waspada terhadap kondisi dunia saat ini yang banyak dilanda inflasi,” ungkapnya.

Setelah dibuka oleh Wali Kota Makassar yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan. Terdapat juga penandatanganan berita acara Bappeda dan Kepala Perangkat Daerah serta perwakilan dari masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Dorong Percepatan Pembangunan Irigasi Amparita–Wettee untuk Layani 890 Hektare Sawah

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meminta percepatan kelanjutan pembangunan Irigasi Amparita–Wettee yang akan melayani kebutuhan pengairan sekitar 890 hektare lahan pertanian di Kecamatan Tellu Limpoe dan Kecamatan Panca Lautang.

Permintaan tersebut disampaikan Syaharuddin saat menerima audiensi jajaran Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Jalan Daeng Lanto Pasewang, Rabu (24/6/2026).

Audiensi tersebut dipimpin Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi IV BBWS Pompengan Jeneberang, Datu Karaeng Raja, dengan agenda membahas kelanjutan pembangunan serta rencana rehabilitasi jaringan irigasi guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan penguatan program swasembada pangan.

“Irigasi Amparita–Wettee ini vital untuk petani Sidrap. Kerja sama tim diperkuat supaya pengerjaan ini tidak lambat, cepat prosesnya. Kalau ada kendala di lapangan langsung dilaporkan, langsung diselesaikan di tempat. Jangan sampai pekerjaan mangkrak karena miskomunikasi,” tegas Syaharuddin.

Menurutnya, proyek irigasi tersebut memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Sidrap. Karena itu, ia menekankan pentingnya koordinasi yang intensif antara pemerintah daerah dan pihak pelaksana proyek agar pekerjaan dapat berjalan sesuai target.

Syaharuddin juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendukung penuh pelaksanaan pembangunan irigasi tersebut, termasuk dalam penyelesaian berbagai kendala yang mungkin muncul selama proses pekerjaan berlangsung.

Sementara itu, PPK Irigasi IV BBWS Pompengan Jeneberang, Datu Karaeng Raja, menjelaskan bahwa kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi Amparita–Wettee ditujukan untuk meningkatkan layanan pengairan bagi lahan pertanian seluas 890 hektare yang berada di Kecamatan Tellu Limpoe dan Kecamatan Panca Lautang.

Ia menilai dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap menjadi faktor penting dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan yang sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Sinergi antara pemerintah pusat melalui BBWS dan Pemerintah Kabupaten Sidrap sangat diperlukan agar manfaat irigasi ini dapat segera dirasakan petani,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sidrap didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sidrap, Andi Safari Renata, serta Kepala Bidang Bina Manfaat Dinas PSDA, Abdul Rahman.

Dengan percepatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan Irigasi Amparita–Wettee, diharapkan pasokan air untuk lahan pertanian di wilayah Tellu Limpoe dan Panca Lautang semakin optimal, sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung target swasembada pangan di Kabupaten Sidrap.

Continue Reading

Trending