Naoemi Octarina Lantik Ketua Dekranasda Kabupaten Sidrap
Kitasulsel-Sidrap—Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina, melantik Suhara Dollah Mando sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Sidrap dengan sisa masa bakti tahun 2022-2023, yang dilaksanakan di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rujab Gubernur Sulsel, Kamis, 16 Februari 2023.
Naoemi berharap agar Ketua Dekranasda Sidrap bisa bertanggung jawab dan memberikan inovasi terkait pemasaran, dan bagaimana perkembangan UMKM kerajinan dan kualitas di Kabupaten Sidrap.
“Jangan kalah bersaing dengan kabupaten kota yang lain, dan bagaimana pemberdayaan masyarakat terus digalakkan dalam hal tunjangan ekonomi, serta bagaimana memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Kabupaten Sidrap yang bisa sangat bermanfaat,” pesan Naoemi.
Naoemi mengatakan, usai dilantik Ketua Dekranasda Sidrap akan melantik pengurus Dekranasda Kabupaten Sidrap. Dalam pelantikan pengurus, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.
“Tolong diperhatikan kompetensi-kompetensi yang tepat untuk menduduki posisi di pengurusan Dekranasda Sidrap,” pintanya.
Sehingga, lanjut dia, bukan hanya sekedar nama, tapi bisa memberikan kontribusi dalam bidangnya masing-masing.
“Saya berharap kepada Dekranasda Sidrap yang baru (sekarang ini) bisa memaksimalkan potensi-potensi yang bisa menjadi kerajinan unggulan di Kabupaten Sidrap,” harapnya.
Ia mengajak pengurus Dekranasda Provinsi Sulsel dan Dekranasda Sidrap untuk bekerjasama dalam menjalankan tugas dengan rasa penuh tanggungjawab.
Sementara, Ketua Dekranasda Sidrap, Suhara Dollah Mando, mengatakan, pelantikan ini adalah pelantikan Dekranasda Kabupaten Sidrap yang sisa masa jabatan 2022-2023, yang dikarenakan ada pergantian ketua.
Ia juga menambahkan jika usai pelantikan ini, sesuai arahan dari Ketua Dekranasda Sulsel agar selanjutnya melantik pengurus Dekranasda Kabupaten Sidrap, dan sekaligus perumusan program kerja.
“Kita terlebih dahulu konsolidasi pastinya sehingga Dekranasda Sidrap ini bisa lebih fokus untuk membuka UMKM kerajinan,” ujarnya.
Tentu dengan harapan, akan mendorong kerajinan-kerajinan UMKM di kabupaten Sidrap bisa bersaing di daerah-daerah maupun di tingkat nasional.
“Kita juga berharap agar Dekranasda Sidrap ini bisa menumbuhkan wirausaha baru di sebagai lapangan kerja untuk pengrajin-pengrajin yang ada,” terangnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Sulsel Ahmadi Akil, Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Sidrap, serta para pengurus Dekranasda Provinsi Sulsel dan Kabupaten Sidrap. (*)
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Pemkab Sidrap dan Pemkot Kendari Tindaklanjuti MoU, Teken PKS Pemenuhan Pangan Asal Hewan untuk Stabilitas Pasokan Telur
Kitasulsel–KENDARI — Menindaklanjuti Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Pemerintah Kota Kendari terkait kerja sama antardaerah (KAD), jajaran teknis dari kedua daerah resmi melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai pemenuhan kebutuhan Pangan Asal Hewan (PAH), khususnya komoditas telur.
Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Kendari, Jumat (29/5/2026), dan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sidrap, Ahmad Dollah, bersama Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran.
Kerja sama teknis ini merupakan tindak lanjut konkret dari komitmen kedua kepala daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, menjaga stabilitas pasokan bahan pokok, serta mendukung program pengendalian inflasi di wilayah masing-masing.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sidrap, Ahmad Dollah, menjelaskan bahwa penandatanganan PKS ini menjadi bagian penting dalam implementasi kerja sama strategis antardaerah yang sebelumnya telah disepakati oleh Bupati Sidrap dan Wali Kota Kendari.
Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek perdagangan komoditas, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi daerah.
“PKS ini adalah bagian dari program Kerja Sama Antar Daerah (KAD) yang menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya penanggulangan inflasi,” ujar Ahmad Dollah usai penandatanganan.
Ia menambahkan, Kabupaten Sidrap sebagai salah satu sentra produksi peternakan terbesar di Sulawesi Selatan memiliki kapasitas produksi telur yang sangat besar dan mampu memenuhi kebutuhan pasar di berbagai daerah, termasuk Kota Kendari.
Melalui kerja sama ini, kata Ahmad Dollah, koordinasi teknis antara kedua daerah akan semakin terstruktur, terutama terkait pola distribusi, standar kualitas produk, hingga kuantitas pasokan telur yang dibutuhkan secara berkelanjutan oleh Kota Kendari.
“Sinergi ini akan memudahkan koordinasi teknis mengenai pola distribusi, standar kualitas, serta kuantitas telur yang dibutuhkan oleh Kota Kendari,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ahmad Dollah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap berkomitmen menjaga kesinambungan pasokan pangan asal hewan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kebutuhan masyarakat Kota Kendari, khususnya dalam mendukung program makan bergizi bagi anak-anak sekolah.
Menurutnya, keberlanjutan distribusi pangan yang terukur dan stabil sangat penting untuk menunjang program peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gejolak harga di pasaran.
“Kami siap menjaga kontinuitas pasokan agar kebutuhan masyarakat Kendari tetap terpenuhi dengan baik, terutama untuk mendukung program makan bergizi yang saat ini menjadi perhatian pemerintah,” tambahnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Kendari menyambut positif kerja sama tersebut karena dinilai akan membantu menjaga ketersediaan pangan, terutama komoditas telur yang memiliki tingkat konsumsi cukup tinggi di wilayah perkotaan.
Kebutuhan telur di Kota Kendari terus mengalami peningkatan seiring pelaksanaan berbagai program pemenuhan gizi masyarakat dan kebutuhan konsumsi rumah tangga.
Dengan adanya kerja sama antardaerah ini, distribusi telur diharapkan menjadi lebih efektif, terukur, dan mampu menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen.
Selain menjadi langkah strategis dalam pengendalian inflasi, kerja sama tersebut juga diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi antarwilayah dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi peternak di Kabupaten Sidrap.
Pemerintah Kabupaten Sidrap optimistis kolaborasi seperti ini dapat menjadi model kerja sama pangan antardaerah yang efektif di kawasan Sulawesi, terutama dalam menghadapi tantangan distribusi pangan dan fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Dengan ditandatanganinya PKS ini, kedua instansi teknis diharapkan dapat segera menjalankan skema distribusi yang lebih terukur dan terintegrasi sehingga mampu memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi, ketahanan pangan, serta kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antar pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pangan nasional melalui kolaborasi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login