Connect with us

Kumpulan OPD, Inspektorat Makassar Pastikan 32 Program Strategi Berjalan Sesuai Aturan

Published

on

Kitasulsel-Makassar-Inspektorat Kota Makassar melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD). Rapat Koordinasi tersebut terkait rencana pelaksanaan Probity Audit maupun Reviu HPS terhadap 32 Proyek Strategis Kota Makassar Tahun 2023.

“Pemerintah Kota Makassar telah menetapkan 32 Proyek Strategis untuk Tahun 2023. Inspektorat Kota Makassar selaku Aparat Pengawas Intern Pemerintah mempunyai tugas untuk mendampingi SKPD dan memastikan bahwa proyek strategis tersebut berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” kata Kepala Inspektorat Makassar A Asma Zulistia Ekayanti, dikonfirmasi, Jumat (17/2/2023).

Eka menjelaskan bahwa Inspektorat Kota Makassar saat ini berusaha untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada SKPD dalam melaksanakan kegiatannya, bukan hanya melaksanakan pengawasan diakhir (post audit).
Salah satu bentuk pembinaan dan pendampingan tersebut adalah dengan mekanisme Probity Audit yang dibahas dalam pertemuan tadi.

Selain Probity Audit, SKPD juga dapat meminta untuk dilakukan Reviu HPS maupun dapat menggunakan mekanisme Konsultasi Pengawasan dari Inspektorat sebagai bentuk quality assurance.

“Probity Audit maupun Reviu HPS juga merupakan salah satu amanah dari MCP KPK dan juga sejalan dengan rekomendasi BPK dan Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Pemerintah Kota Makassar, sehingga diharapkan SKPD dapat secara maksimal menggunakan mekanisme Probity Audit dan atau Reviu HPS sebagai bentuk penjaminan kualitas”, tutup Eka.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menko Polkam Tegaskan Wacana Larangan Vape Hanya untuk yang Mengandung Narkotika

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan bahwa wacana pelarangan vape yang disampaikan pemerintah tidak ditujukan untuk seluruh produk rokok elektrik, melainkan hanya yang terbukti berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.

Penegasan tersebut disampaikan Djamari di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026), untuk meluruskan persepsi publik yang menganggap pemerintah akan melarang seluruh peredaran vape di Indonesia.

“Saya kan tadi memberitahukan untuk dicoba dipelajari untuk kita ngambil tindakan tegas,” ujar Djamari kepada wartawan.

Saat ditanya apakah kebijakan itu akan berlaku untuk semua rokok elektrik, Djamari memastikan bahwa fokus pemerintah adalah produk vape yang disalahgunakan sebagai media konsumsi narkotika.

“Oh, yang berkaitan dengan narkoba,” tegasnya.

Sebelumnya, Djamari menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemberantasan narkotika dilakukan hingga ke akar-akarnya. Arahan tersebut disampaikan dalam agenda pemusnahan barang bukti narkotika di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Cigombong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan itu, Djamari menginstruksikan Kepala BNN, Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Direktur Jenderal Bea dan Cukai untuk segera melakukan koordinasi guna memperketat tata kelola perdagangan rokok elektrik di Indonesia.

“Hari ini saya instruksikan kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Menteri Kesehatan, Menteri Perdagangan, Menteri Hukum, Kepala Badan POM, serta Direktur Jenderal Bea Cukai untuk segera duduk bersama dalam waktu singkat, rumuskan dan atur kembali secara ketat tata kelola niaga rokok elektrik di Indonesia,” kata Djamari.

Ia menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap jalur impor maupun distribusi rokok elektrik guna mencegah penyalahgunaannya sebagai media peredaran narkotika jenis baru.

Menurut Djamari, pemerintah akan mendasarkan setiap kebijakan pada hasil kajian lintas kementerian dan lembaga. Apabila kajian tersebut menunjukkan bahwa risiko penyalahgunaan vape lebih besar daripada manfaatnya dan terus dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika, pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah yang lebih tegas.

“Jika hasil kajian bersama menunjukkan komoditas ini lebih banyak risikonya dan terus dijadikan pintu masuk narkotika jenis baru, saya perintahkan untuk tidak ragu menerapkan pelarangan total vape di Indonesia,” tandasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pemberantasan narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyalahgunaan rokok elektrik sebagai sarana peredaran maupun konsumsi narkoba.

Continue Reading

Trending