Connect with us

Inspektorat Makassar Gerak Cepat Salurkan Bantuan Susu dan Popok Anak Korban Banjir di Makassar

Published

on

Kitasulsel-Makassar—Inspektorat Makassar menyerahkan bantuan kebutuhan bagi para korban banjir di Makassar. Bantuan diserahkan langsung ke pengungsian, melalui Dinas Kesehatan Makassar maupun melalui Dinas Sosial Kota Makassar.

“Alhamdullilah sudah diserahkan tadi ke Dinas Kesehatan Kota Makassar dan diterima oleh Ibu Kadis,” kata Inspektur Kota
Makassar A Asma Zulistia Ekayanti, dikonfirmasi, Jumat (17/2/2023).

Eka mengatakan selain makanan, kebutuhan ibu dan anak juga sangat diperlukan saat ini. Olehnya itu pihaknya langsung bergerak cepat.

“Sesuai instruksi pimpinan, Bapak Walikota, kami bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan,” ucapnya.

Tak hanya itu, Inspektorat juga telah menyalurkan ratusan paket makanan kepada para korban banjir di sejumlah titik pengungsian di Makassar dan juga melalui Dinas Sosial Kota Makassar.

“Kita berusaha membantu masyarakat yang memang membutuhkan bantuan. Ada yang diserahkan langsung ke pengungsian, ada juga melalui Dinas Sosial Makassar,” ucap Eka yang didampingi Sekretaris Inspektorat, Arfan Sery Yusuf.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending