Ketua PKK Luwu Timur Minta OPD Jadikan PKK Sebagai Mitra
Kitasulsel-LuwuTimur—Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Sufriaty Budiman meminta agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk dapat menjadikan TP PKK sebagai mitra kerja dalam pelbagai program yang ada di OPD masing-masing.
Harapan tersebut disampaikan Sufriyati saat melakukan Rapat Koordinasi bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemkab Lutim, di Aula Rujab Bupati, Kamis (16/02/2023).
“Hal itu tentu tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan kami sebagai TP PKK tentunya sangat membantu utamanya kepada seluruh jajaran yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan, Rakor tersebut dianggap sangat penting untuk dilakukan dalam menyatukan persepsi dan kegiatan-kegiatan apa saja yang dapat dilakukan nantinya.
“Kami ingin memastikan sekiranya ada kegiatan yang semestinya dianggarkan di triwulan ke dua, tiga dan empat. Selanjutnya sebelum menentukan kegiatan mana yang akan dijalankan, tentunya harus berdasarkan kesepakatan bersama,” jelasnya.
Menurutnya, itulah yang mendasari mengapa dalam TP PKK itu terdapat beberapa Kelompok Kerja (Pokja) di antaranya; Pokja satu, dua, tiga dan empat. Dimana, kata dia, di dalamnya sudah disesuaikan dengan 10 Program Pokok PKK yang seharusnya dijalankan dengan baik.
“Oleh karena itu, kami harus selalu melakukan kerjasama dan saling bersinergi dan menyesuaikan dengan anggaran yang berada di OPD terkait dalam mendukung terwujudnya kesejateraan keluarga, khususnya di Lutim,” imbuhnya.
Sufriaty merincikan bahwa, ada 13 kegiatan yang memerlukan sinergi dengan OPD terkait, meliputi; PKK Mengaji, Sosialisasi Pencegahan kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan seksual melalui pengajian, Pelayanan langsung administrasi kependudukan, Sosialisasi pencegahan perkawinan anak dibawah umur, Minat baca anak usia dini cerita bergambar, dan Sosialisasi peran orang tua dalam pendidikan inklusif.
Kemudian, Sosialisasi pengembangan kehidupan berkoprasi demi meningkatkan UP2K melalui UMKM, Pendidikan kesetaraan pusat kegiatan belajar masyarakat, Peningkatan kapasitas kader dasawisma, Pemberdayaan masyarakat dalam peanekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal, Sosialisasi peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, Sosialisasi persiapan menghdapi masa menopause, sosialisasi pencegahan stunting untuk menciptakan generasi milenial.
Hadir pada kesempatan ini, Ketua Bidang IV TP PKK, Hj. Masrah Bahri Suli, Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga, Relince dan Ketua III Bidang Penguatan Ketahanan Keluarga, Fitria Nurhaesaran, Kepala OPD terkait, TP PKK kecamatan/desa se-Lutim, dan para jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Lutim.
NEWS
Audisi “D’Academy 8” Digelar di Sidrap-Makassar Akhir Pekan Ini, Selfi Yamma Jadi Juri
KITASULSEL —JAKARTA– Ajang pencarian bakat dangdut D’Academy kembali digelar. Memasuki musim kedelapan, Indosiar menggelar audisi offline di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada akhir pekan ini.
Audisi di Sidrap dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Lobby Kantor Bupati. Sementara di Makassar digelar sehari setelahnya, Minggu, 26 April 2026 di Swiss-Belinn Panakkukang.
Penyanyi dangdut Selfi Yamma akan hadir langsung sebagai juri dalam dua titik audisi tersebut. Adapun Andi Syaqirah dijadwalkan tampil sebagai bintang tamu untuk menghibur sekaligus memberi motivasi kepada peserta.
Direktur Emtek Media, Harsiwi Achmad, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat pada musim sebelumnya menjadi alasan kuat kembali digelarnya audisi secara luas.
“Antusiasme peserta dan pemirsa di musim sebelumnya menjadi semangat kami untuk kembali menghadirkan D’Academy 8 dengan jangkauan yang lebih luas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).
Sebagai informasi, D’Academy 7 sukses mencetak sejumlah bintang dangdut muda yang populer di kalangan publik, seperti Tasya DA7, Valen DA7, hingga Mila DA7.
Audisi offline D’Academy 8 sendiri telah dimulai sejak pekan lalu di Musi Banyuasin dan Medan. Selanjutnya, audisi akan berlanjut ke sejumlah kota lain seperti Balikpapan, Cirebon, Surabaya, hingga Jakarta.
Pihak penyelenggara menegaskan audisi ini gratis tanpa dipungut biaya. Peserta berusia 14-23 tahun dapat mengikuti audisi dengan memenuhi syarat administrasi yang telah ditentukan.
Selain audisi offline, pendaftaran juga dibuka secara online hingga 10 Mei 2026 melalui platform resmi.
Audisi ini diharapkan kembali melahirkan talenta dangdut muda yang siap bersaing di industri musik Tanah Air.
-
Nasional10 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login