Sambut Hari Jadi Sidrap Ke-679, Bhayangkari Cabang Sidrap Ikut Ramaikan Bazar UMKM
Kitasulsel, Sidrap – Sambut hari jadi sidenreng rappang (Sidrap) Ke-679, Bhayangkari Cabang Sidrap ikut serta meramaikan bazar UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang di gelar di pelataran monumen ganggawa (pangker), Kec. Maritengngae. Rabu (15/02/23) malam
Ketua Bhayangkari Cabang Sidrap Ny. Siska Erwin Syah mengungkapkan bahwa, “keikutsertaan dalam bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dilaksanakan Bhayangkari Cabang Sidrap merupakan salah satu kegiatan dalam memeriahkan rangkaian hari jadi Sidrap ke-679.” Ungkap Siska
Siska Erwin Syah menjelaskan, “ada beberapa jenis produk kreatifitas hasil dari pengembangan anggota Bhayangkari Cabang Sidrap yang dijual di bazar ini. Diantaranya baju, sarung, mukena, tas, minuman dan juga berbagai macam jenis olahan jajanan makanan ringan.”Jelasnya
Kegiatan bazar UMKM oleh Bhayangkari Cabang Sidrap ini, tentunya bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan perbaikan inflasi pasca pandemi covid 19 khususnya di Kabupaten Sidrap.
Selain itu pengembangan UMKM ini juga merupakan program dari Bhayangkari Cabang Sidrap untuk membina serta mengembangkan potensi agar para anggota bisa lebih aktif dan produktif sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dan menjadikan para anggotanya lebih berdaya secara finansial. (win)
DPRD Kota Makassar
DPRD Makassar Dukung Penuh Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026, Dinilai Dorong Ekonomi dan Investasi
Kitasulsel–MAKASSAR – Pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar. Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar itu dinilai memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Anggota DPRD Kota Makassar Komisi D yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, Muchlis A. Misbah, menegaskan pihak legislatif mendukung penuh pelaksanaan IGS 2026 karena memberikan dampak positif bagi Kota Makassar, terutama dalam meningkatkan aktivitas ekonomi dan memperluas promosi daerah ke tingkat internasional.
“Bagi kami di legislatif, pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar karena mampu meningkatkan perputaran ekonomi di Kota Makassar,” ujar Muchlis, Rabu (24/6/2026).
Menurut politisi Partai Hanura tersebut, kehadiran puluhan delegasi diplomatik dari berbagai negara menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Makassar kepada dunia. Selain sebagai ajang diplomasi kuliner dan budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi berbagai potensi unggulan yang dimiliki kota berjuluk Anging Mammiri itu.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi sarana untuk memperkenalkan Makassar ke dunia luar,” katanya.
Peluang Investasi dan Kerja Sama Internasional
Muchlis menilai kehadiran para duta besar, diplomat, dan perwakilan negara sahabat membuka peluang besar bagi Makassar untuk memperluas jaringan kerja sama internasional. Selain itu, kegiatan tersebut juga berpotensi menarik minat investor untuk melihat langsung peluang investasi yang tersedia di daerah.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita berharap semakin banyak investor yang tertarik datang ke Makassar, melihat langsung potensi yang kita miliki, serta membuka peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya saat menghadiri jamuan makan malam Indonesia Gastrodiplomacy Series di Benteng Fort Rotterdam.
Ia menambahkan, dukungan DPRD Kota Makassar tidak hanya diwujudkan melalui pernyataan resmi, tetapi juga melalui kehadiran langsung anggota dewan dalam berbagai rangkaian kegiatan IGS 2026.
Menurutnya, partisipasi legislatif menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Makassar memperkuat promosi daerah di tingkat internasional.
“Kami hadir di sini sebagai bentuk dukungan nyata. Kehadiran kami dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa DPRD Kota Makassar memberikan perhatian dan dukungan terhadap upaya-upaya promosi daerah yang dilakukan Pemerintah Kota,” jelasnya.
Bahkan, lanjut Muchlis, sejumlah agenda lain sengaja dikesampingkan demi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan internasional tersebut.
Perkenalkan Potensi Wisata, Kuliner, dan Budaya
Lebih lanjut, Muchlis menilai masih banyak potensi Kota Makassar yang belum dikenal secara luas oleh masyarakat internasional. Karena itu, Indonesia Gastrodiplomacy Series dinilai menjadi wadah yang tepat untuk menampilkan berbagai keunggulan daerah.
Ia menyebut sektor pariwisata, kekayaan kuliner khas Makassar dan Sulawesi Selatan, hingga keberagaman budaya dan adat istiadat sebagai aset penting yang perlu terus diperkenalkan kepada dunia.
“Masih banyak hal yang perlu diperkenalkan dari Kota Makassar. Mulai dari destinasi wisatanya, kulinernya, hingga adat istiadat dan budaya. Selama ini masih banyak potensi yang belum terekspos dengan baik. Melalui kegiatan seperti ini, semua potensi tersebut dapat ditampilkan dan diperkenalkan kepada para tamu dari berbagai negara,” terangnya.
Menurutnya, semakin banyak kegiatan internasional yang digelar di Makassar, semakin besar pula peluang daerah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas promosi investasi, dan memperkuat citra kota sebagai pusat ekonomi serta kebudayaan di kawasan Indonesia Timur.
“Harapannya tentu akan berdampak pada peningkatan investasi, kunjungan wisatawan, serta pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Makassar,” tutup Muchlis.
Diikuti 41 Delegasi dari 28 Negara
Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Makassar diikuti sebanyak 41 delegasi dari 28 negara yang berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, hingga Pasifik.
Beberapa negara yang berpartisipasi antara lain Australia, Fiji, Pakistan, Jepang, Meksiko, Brasil, Ukraina, Bosnia dan Herzegovina, Kuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Polandia, Solomon Islands, Peru, Nigeria, Costa Rica, Bulgaria, Laos, Finlandia, Kamboja, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Belanda, Uruguay, Malaysia, dan Filipina.
Kehadiran para delegasi tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang terbuka terhadap kerja sama internasional, sekaligus menjadi pintu gerbang promosi budaya, kuliner, pariwisata, dan investasi Indonesia Timur di mata dunia.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login