Connect with us

Didampingi Camat Dan Sekcam Ujung Tanah,Danny Pomanto Melayat Ke Rumah Duka Orang Tua Ketua KNPI Ujung Tanah

Published

on

Kitasulsel-Makassar-Ditengah kesibukannya menjalankan roda pemerintahan dan memantau kondisi makassar pasca banjir,orang namor 1 di kota makassar Danny Pomanto masih meluangkan waktunya untuk melayat kerumah orang tua tokoh muda ujung tanah Muh Syahrir Syarifuddin Rabu 15/02/2023.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Danny Pomanto didampingi oleh Camat ujung tanah Ibrahim Chaidir Said,sekcam ujung tanah Amanda Syahwaldi,koordinator Pakandatto Akil Djamaluddin serta sejumlah tokoh masyarakat ujung tanah.

Danny Pomanto menyampaikan bela sungkawa atas kepergian ibunda dari ketua Tim 99 Yang juga merupakan ketua DPK KNPI Kec Ujung Tanah.

“Iinnalillahi wainna ilahi roajiun,Atas nama pribadi dan pemerintah saya ucapkan turut berbela sungkawa yang sedalam dalamnya atas kepergian beliau,kematian adalah rahasia Allah yang tidak ada bisa menebaknya,semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisinya dan keluarga yang di tinggalkan bisa dengan ikhlas merelakan kepergian ibunda,ucapnya.

Di kesempatan yang sama walikota makassar 2 periode ini juga memberi semangat buat Muh Syahrir Syarifuddin atau yang akrab di sapa Calli ini untuk tetap kuat dan tegar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Implementasi Program Nyata, Sidrap Era Syaharuddin Alrif Tunjukkan Penurunan Kemiskinan Signifikan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Implementasi program pro rakyat yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di bawah kepemimpinan Bupati H. Syaharuddin Alrif menunjukkan hasil nyata. Kabupaten penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan itu berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Sulsel.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan pada September 2025, Kabupaten Sidrap menempati posisi ketiga terendah tingkat kemiskinan dari 23 kabupaten/kota se-Sulsel. Persentase penduduk miskin di Sidrap tercatat sebesar 4,91 persen, hanya berada di bawah Kota Makassar (4,43 persen) dan Kota Parepare (4,44 persen).

Capaian ini diraih pada masa kepemimpinan pasangan Syaharuddin Alrif–Nurkanaah yang resmi memimpin Kabupaten Sidrap sejak 20 Februari 2025 lalu.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen daerah.

“Alhamdulillah, ini kabar gembira bagi Kabupaten Sidrap. Capaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah, stakeholder, hingga partisipasi aktif masyarakat,” ujar Syaharuddin Alrif.

Ia menambahkan, sejak awal pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan, petani, dan pelaku usaha kecil.

Pengamat pemerintahan, Dr. Andi Fadli, menilai keberhasilan Sidrap menekan angka kemiskinan tidak terlepas dari kemampuan kepala daerah dalam mengimplementasikan program secara konsisten dan terukur.

“Capaian yang diraih Sidrap saat ini di bawah nahkoda H. Syaharuddin Alrif tidak datang secara instan. Program-program yang dijanjikan kepada masyarakat mampu dijabarkan dengan baik dalam kebijakan nyata. Hasilnya terlihat jelas, kemiskinan menurun dan Sidrap tumbuh menjadi kabupaten dengan pencapaian yang signifikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Andi Fadli menyoroti kemajuan Sidrap di berbagai sektor pembangunan, dengan sektor pertanian sebagai penopang utama. Sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan, Sidrap dinilai berhasil menjaga produktivitas pertanian melalui penguatan irigasi, bantuan sarana produksi, pendampingan petani, serta kepastian distribusi hasil panen.

Selain pertanian, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan juga menunjukkan perbaikan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian ini, Kabupaten Sidrap kian mengukuhkan diri sebagai salah satu daerah dengan tata kelola pembangunan yang efektif di Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi contoh bahwa program pro rakyat yang terimplementasi dengan baik mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending