Connect with us

Bawaslu Sidrap Apel Siaga Pengawasan Satu Tahun Menuju Pemilu 2024

Published

on

Kitasulsel,Sidrap — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidrap gelar apel siaga pengawasan satu tahun menuju pemilu 2024, Selasa, 14 Februari 2023.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Bawaslu Sidrap, Jalan Pendidikan No 3 Belakang Kantor DPRD Sidrap.

Apel siaga diikuti seluruh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) di 106 desa/kelurahan di 11 Kecamatan, Sidrap.

Hadir dalam acara tersebut Asisten I Pemerintah, Muh Iqbal, Kabag Ops Sidrap, Kompol Nasri, Kajari Sidrap, Hasnadirah, Kasdim 1420 Sidrap, Mayor Arm Ari Widarto, Hakim PN Sidrap, Masdianah.

Hadir pula sejumlah organisasi kemasyarakatan, kepemudaan maupun kemasiswaan seperti Nahdlatul Ulama (NU), Banser, Ansor, KNPI, Pemuda Muhammadiyah, HMI, PPDI, PMII.

Ketua Bawaslu Sidrap, Asmawati Salam mengatakan, apel siaga dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk mewujudkan pemilu yang langsung, umum bebas, rahasia jujur dan adil.

“Berkomitmen mendukung pemilu yang aman tertib, damai, berintegritas, tanpa hoax, ujaran kebencian, politisasi sara, dan politik uang,” ucapnya.

Lebih jauh, Asmawati Salam mengatakan, Bawaslu saat ini semakin mematangkan langkah-langkah dalam mengoptimalkan pengawasan Pemilu dari berbagai aspek.

Berbagai aspek yang dilakukan Bawaslu, merupakan ikhtiar sebagai upaya menjaga kualitas demokrasi melalui Pemilu dapat berjalan dengan LUBER dan JURDIL sebagaimana telah diamanahkan Undang-Undang sebagai lembaga Pengawal Demokrasi.

“Dari aspek pengawasan, Bawaslu perlu melakukan tindakan pengawasan mulai dari persiapan hingga pelaksanaan setiap tahapan Pemilu,” ujarnya.

Menurutnya, Bawaslu dalam melakukan pengawasannya, telah menyusun pedoman dan alat kerja pengawasan yang menjadi acuan kerja pengawas pemilu di setiap tingkatan dari level desa hingga nasional sebagai pedoman dalam melakukan tindakan pengawasan pendaftaran pemilih.

Sementara, dari aspek pencegahan, Bawaslu perlu melakukan tindakan pencegahan untuk meminimalisasi munculnya pelanggaran pemilu. Hal ini penting dilakukan sebagai upaya mencegah pelanggaran Pemilu sejak dari “hulu”.

Kendati demikian, lanjut Asmawati Salam dalam rangka optimalisasi tindakan pencegahan, Bawaslu membangun sistem laporan hasil pencegahan yang tersinkronisasi di setiap tingkatan baik dari Bawaslu, Bawaslu Provinsi, hingga Bawaslu Kabupaten/Kota.

Kemudian dari aspek hubungan antar lembaga, Bawaslu perlu menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dalam penyelenggaran pemilu.

“Bawaslu menyadari bahwa pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan sendiri. Bawaslu perlu menuangkan kerjasama antar lembaga dalam bentuk nota kesepahaman maupun perjanjian kerjasama untuk mengoptimalkan pengawasan pemilu dan mewujudkan pemilu yang berintegritas,” katanya.

Selanjutnya, kata dia dari aspek partisipasi masyarakat, Bawaslu perlu mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Masyarakat merupakan pemilik suara sekaligus penerima manfaat terbesar dari terwujudnya pemilu yang berintegritas.

Dengan terwujudnya pemilu yang berintegritas, diharapkan dapat menghasilkan pemimpin dan pemerintahan yang mampu menciptakan kebijakan publik yang memberikan kebermanfaatan secara luas.

Dari aspek hubungan masyarakat, Bawaslu perlu menyebarluaskan agenda, pelaksanaan, dan hasil pengawasan pemilu kepada masyarakat melalui saluran distribusi informasi yang tepat, cepat, berkualitas, dan mudah dimengerti.

Dengan optimalnya saluran distribusi informasi, diharapkan dapat meningkatkan citra lembaga dan kesadaran politik masyarakat. (win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Hadiri Wisuda Sarjana XXVII IAI DDI Sidrap, Resmikan Auditorium dan Teken MoU

Published

on

Kitasulsel–Sidrap Syaharuddin Alrif menghadiri Wisuda Sarjana XXVII Institut Agama Islam DDI Sidenreng Rappang yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) di auditorium kampus setempat.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Gedung Auditorium serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dengan IAI DDI Sidrap sebagai bentuk penguatan sinergi di bidang pendidikan.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat dan undangan, di antaranya Rektor IAI DDI Sidrap Mansur, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Fitryadi, Staf Ahli Bupati Bachtiar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran dosen, serta para orang tua wisudawan.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya wisuda Sarjana Strata Satu (S-1) Tahun Akademik 2025–2026 tersebut. Ia menilai keberadaan IAI DDI Sidrap memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak generasi unggul dan religius.

“Kehadiran IAI DDI Sidrap ini memperkuat visi misi saya untuk membentuk karakter anak-anak Sidrap melalui pendidikan yang unggul sehingga menjadi generasi qurani,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan para wisudawan tidak terlepas dari sinergi antara mahasiswa dan tenaga pendidik. Menurutnya, ilmu yang diperoleh merupakan hasil dari proses belajar yang maksimal.

“Dosen telah memberikan ilmu terbaiknya. Namun, keberhasilan meraih gelar sarjana hari ini tentu tidak lepas dari kegigihan mahasiswa dalam belajar secara maksimal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syaharuddin berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Ia optimistis IAI DDI Sidrap akan terus berkembang sebagai perguruan tinggi berkualitas yang mencetak sumber daya manusia unggul untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Rektor IAI DDI Sidrap, Mansur, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang atas dukungan yang terus diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sidenreng Rappang atas dukungan dan kerja samanya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di IAI DDI,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending