Connect with us

Camat Tallo Gerak Cepat Pantau Titik Genangan-Banjir di Wilayahnya

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Mengakibatkan terjadinya genangan banjir hampir terjadi di seluruh wilayah Kota Makassar. Tak terkecuali di Kecamatan Talllo.

Merespon hal itu Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin, gerak cepat untuk turun langsung ke lapangan memantau situasi dan kondisi wilayahnya.

Camat Alamsyah mengunjungi titik pertama di Jalan Ade Irma Nasution Kelurahan Ujung Pandang Baru dan ijut membantu warga menyingkirkan batang pohon yang hanyut di badan jalan.

Camat Tallo,menghimbau kepada seluruh warga kecamatan Tallo untuk tetap berhati-hati. Tetap ki siaga mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi diluar dugaan.

“Jagai anak ta, jagai keluargata dan jaga keselamatan ta semua. Kalau tidak ada keperluan yang mendesak diluar, sebaiknya tinggal saja di rumah,” ujar Ancha.

Alamsyah juga menginstruksikan kepada seluruh lurah, Pj Ketua RT dan RW se-Kecamatan Tallo unyuk memantau wilayahnya masing-masing.

“Segera berkoordinasi dengan instansi terkait jika ada sesuatu yang terjadi seperti pohon tumbang dan lain-lain sebagainya,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menginstruksikan seluruh jajarannya mulai dari Lurah, Camat dan OPD tetap siaga memantau wilayahnya masing-masing.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sari Tersenggol dari DA8, Harapan Sidrap Kini Bertumpu pada Melani: “Assiddi Ki!”

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Perjuangan wakil Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sari, di panggung Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar harus terhenti setelah dinyatakan tersenggol pada Konser Top 42 Grup 3 Tim D’Coach Melly Lee, Jumat (17/7/2026). Babak Top 42 memang digelar dengan sistem pembagian grup berdasarkan tim coach, termasuk Grup 3 yang dibimbing Melly Lee.

Berakhirnya langkah Sari menyisakan satu harapan besar bagi masyarakat Bumi Nene Mallomo. Kini, seluruh doa dan dukungan warga Sidrap tertuju kepada Melani, yang sebelumnya sukses tampil gemilang pada malam perdananya dan berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya.  

Tersenggolnya Sari menjadi momen yang mengundang rasa haru di kalangan pendukung DA8 asal Sidrap. Meski demikian, semangat masyarakat tidak surut. Justru sebaliknya, berbagai unggahan di media sosial mulai dipenuhi ajakan untuk bersatu memberikan dukungan penuh kepada Melani.

Seruan khas masyarakat Bugis, “Assiddi Ki” yang berarti mari kita bersatu, menjadi slogan yang ramai digaungkan. Kalimat tersebut bermakna ajakan kepada seluruh elemen masyarakat Sidrap, baik yang berada di kampung halaman maupun di berbagai daerah di Indonesia, agar kompak memberikan dukungan melalui voting dan doa untuk Melani.

Tagar #AssiddiKi mulai bermunculan di berbagai platform media sosial sebagai simbol persatuan masyarakat Sidrap. Banyak warganet berharap Melani mampu melanjutkan perjuangan daerahnya dan mengharumkan nama Sidrap di panggung nasional.

Sebelumnya, Sidrap menjadi salah satu daerah yang berhasil meloloskan dua wakil ke Top 42 DA8, yakni Sari dan Melani. Namun, setelah Sari harus mengakhiri langkahnya, Melani kini menjadi satu-satunya harapan untuk terus melaju dalam kompetisi dangdut bergengsi tersebut.  

Dukungan kepada Melani diperkirakan akan semakin masif. Tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari berbagai komunitas, tokoh masyarakat, hingga para perantau asal Sidrap yang terus mengampanyekan semangat kebersamaan.

Kini, satu harapan tersisa berada di pundak Melani. Dengan kualitas vokal, penampilan yang memikat, serta dukungan penuh masyarakat, warga Sidrap optimistis Melani mampu melangkah lebih jauh di DA8.

“Assiddi Ki! Saatnya seluruh warga Sidrap bersatu. Satu suara, satu dukungan, untuk Melani menuju panggung terbaik Dangdut Academy 8.”

Continue Reading

Trending