Connect with us

Camat Tallo Gerak Cepat Pantau Titik Genangan-Banjir di Wilayahnya

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Mengakibatkan terjadinya genangan banjir hampir terjadi di seluruh wilayah Kota Makassar. Tak terkecuali di Kecamatan Talllo.

Merespon hal itu Camat Tallo, Alamsyah Sahabuddin, gerak cepat untuk turun langsung ke lapangan memantau situasi dan kondisi wilayahnya.

Camat Alamsyah mengunjungi titik pertama di Jalan Ade Irma Nasution Kelurahan Ujung Pandang Baru dan ijut membantu warga menyingkirkan batang pohon yang hanyut di badan jalan.

Camat Tallo,menghimbau kepada seluruh warga kecamatan Tallo untuk tetap berhati-hati. Tetap ki siaga mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi diluar dugaan.

“Jagai anak ta, jagai keluargata dan jaga keselamatan ta semua. Kalau tidak ada keperluan yang mendesak diluar, sebaiknya tinggal saja di rumah,” ujar Ancha.

Alamsyah juga menginstruksikan kepada seluruh lurah, Pj Ketua RT dan RW se-Kecamatan Tallo unyuk memantau wilayahnya masing-masing.

“Segera berkoordinasi dengan instansi terkait jika ada sesuatu yang terjadi seperti pohon tumbang dan lain-lain sebagainya,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto menginstruksikan seluruh jajarannya mulai dari Lurah, Camat dan OPD tetap siaga memantau wilayahnya masing-masing.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Kunjungi Sidrap, Kepala BPS RI Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Sulsel Capai 7,71 Persen

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP –– Kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis, 12 Maret 2026, menjadi momentum untuk melihat langsung aktivitas ekonomi riil yang mendorong pertumbuhan daerah tersebut.

Dalam kunjungannya, Amalia menjelaskan bahwa Sidrap mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Selatan, yakni mencapai 7,71 persen. Angka tersebut menunjukkan kinerja ekonomi daerah yang sangat baik dibandingkan kabupaten lainnya di provinsi tersebut.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Sidrap terutama ditopang oleh sektor pertanian serta industri pengolahan hasil pertanian. Kedua sektor ini menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi masyarakat dan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan ekonomi daerah.

“Dari pertumbuhan 7,71 persen tersebut, yang menjadi pendorong utamanya adalah sektor pertanian dan industri pengolahan hasil pertanian. Ini menunjukkan kekuatan kompetensi daerah yang perlu terus didorong ke depan,” ujar Amalia.

Ia menambahkan, capaian tersebut sudah sangat dekat dengan angka 8 persen, yang menjadi target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Menurutnya, hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat sektor-sektor produktif.

Amalia menegaskan bahwa data yang dirilis oleh BPS merupakan hasil pencatatan berdasarkan fakta di lapangan. Karena itu, Sidrap dinilai sebagai salah satu daerah yang menarik untuk diamati secara langsung sebagai contoh pertumbuhan ekonomi yang kuat di tingkat daerah.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan bahwa peran BPS bukan menjalankan program pembangunan, melainkan menghasilkan data statistik yang berkualitas, bermakna, dan berdampak. Data tersebut kemudian dapat digunakan oleh pemerintah daerah sebagai dasar pengambilan kebijakan.

BPS Kabupaten Sidrap, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk dengan bupati, untuk memberikan berbagai insight berbasis data mengenai langkah-langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus pembangunan sosial.

“BPS bertugas menghasilkan statistik yang bermakna, berdampak, dan berkualitas. Data tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam membangun daerah berbasis data dan fakta,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara BPS dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat sehingga pembangunan di Sidrap maupun secara nasional dapat berjalan lebih terarah dan berbasis pada informasi yang akurat.

Continue Reading

Trending