Connect with us

Dinas Perdagangan Lakukan Oprasi Pasar,Pastikan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Terpenuhi

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Menindaklanjuti Instruksi Walikota makassar terkait upaya menimalisisr lonjakan harga jelang bulan suci Ramadan dan hari raya Idul fitri,Dinas Perdagangan Kota Makassar didampingi Satpol PP melakukan inspeksi mendadak,salah satu toko yang di sidak adalah toko kelontong Ek Tong  dan toko satu Sama di kota Makassar Minggu 12 Februari 2023 .

Dalam Sidak tersebut di periksa ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri serta memantau harga yang ada di lapangan .

Bukan hanya di toko Retail bahan pokok bahkan di pasar- pasar juga di lakukan pemantauan seperti, Pasar Sambung Jawa ,Dan pasar Maricaya .

Kegiatan ini akan di lakukan berkala di sejumlah dan toko toko kebutuhan pokok ,agar tidak ada kekurangan bahan yang bisa menjadi pemicu lonjakan harga .

Dalam sidak yang berlangsung juga melibatkan unsur TNI/polri, kejaksaan, dinas ketahanan pangan, dan dinas koperasi kota Makassar .

Diketahu bahwa pemerintah kota makassar sangat serius dalam menjaga stabilitas harga jelang hari besar keagamaan,selain sidak di toko toko kebutuhan pokok dan pasar,Pemkot juga menggelar pasar murah di setiap kelurahan dengan menggunakan kontainer milik Pemkot.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending