Connect with us

Dinas Perdagangan Lakukan Oprasi Pasar,Pastikan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Terpenuhi

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Menindaklanjuti Instruksi Walikota makassar terkait upaya menimalisisr lonjakan harga jelang bulan suci Ramadan dan hari raya Idul fitri,Dinas Perdagangan Kota Makassar didampingi Satpol PP melakukan inspeksi mendadak,salah satu toko yang di sidak adalah toko kelontong Ek Tong  dan toko satu Sama di kota Makassar Minggu 12 Februari 2023 .

Dalam Sidak tersebut di periksa ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri serta memantau harga yang ada di lapangan .

Bukan hanya di toko Retail bahan pokok bahkan di pasar- pasar juga di lakukan pemantauan seperti, Pasar Sambung Jawa ,Dan pasar Maricaya .

Kegiatan ini akan di lakukan berkala di sejumlah dan toko toko kebutuhan pokok ,agar tidak ada kekurangan bahan yang bisa menjadi pemicu lonjakan harga .

Dalam sidak yang berlangsung juga melibatkan unsur TNI/polri, kejaksaan, dinas ketahanan pangan, dan dinas koperasi kota Makassar .

Diketahu bahwa pemerintah kota makassar sangat serius dalam menjaga stabilitas harga jelang hari besar keagamaan,selain sidak di toko toko kebutuhan pokok dan pasar,Pemkot juga menggelar pasar murah di setiap kelurahan dengan menggunakan kontainer milik Pemkot.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Groundbreaking Rehabilitasi Irigasi Balombong Toraja Utara Rp24,6 Miliar, Targetkan Irigasi 800 Hektar

Published

on

Kitasulsel–TORAJAUTARA Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan groundbreaking pembangunan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Balombong di Lembang Bori’ Lombongan, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara, Minggu (26/7/2026).

Groundbreaking proyek strategis pertanian tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Tana Toraja Frederik Victor Palimbong, dan Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi.

Rehabilitasi DI Balombong merupakan bagian dari Paket 4 Multiyears Project (MYP) rehabilitasi daerah irigasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Paket ini mencakup delapan daerah irigasi yang tersebar di Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur, dengan total anggaran mencapai Rp120 miliar.

Khusus untuk rehabilitasi DI Balombong, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran sebesar Rp24,6 miliar.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, rehabilitasi ini menjadi prioritas untuk mengembalikan fungsi layanan irigasi yang selama ini tidak optimal.

Saat ini, DI Balombong yang memiliki desain luas layanan 1.040 hektare, hanya mampu mengairi sekitar 16 persen dari total kapasitas.

“Ini desainnya 1.040 hektare, tapi sekarang kapasitasnya cuma 16 persen dan kita akan tingkatkan menjadi 80 persen. Sehingga menjadi 800 hektare bisa teririgasi kembali,” ujar Andi Sudirman di lokasi groundbreaking.

Andi Sudirman menjelaskan, setelah direhabilitasi, DI Balombong akan bertransformasi menjadi irigasi teknis. Sistem ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas pertanian masyarakat Toraja Utara secara signifikan.

“Di sini akan menjadi irigasi teknis dan bisa 2 kali setahun panen dengan kapasitas yang lebih luas,” jelasnya.

Dengan sistem irigasi teknis, petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada musim hujan. Pola tanam bisa diatur menjadi dua kali dalam setahun, yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulsel juga memohon dukungan dan kolaborasi dari masyarakat sekitar agar seluruh proses pekerjaan rehabilitasi dapat berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu.

Ia berharap rehabilitasi DI Balombong dapat memberikan manfaat besar dan berkelanjutan, khususnya bagi para petani di Sesean dan sekitarnya.

“Ini untuk masyarakat, untuk ketahanan pangan kita. Kita ingin pertanian Sulsel semakin maju dan petani kita semakin sejahtera,” tutupnya.

Continue Reading

Trending