Connect with us

Terima Kunjungan IKA Pusat, Rektor Unhas Diskusi Pengembangan Multisektor dan Pentingnya Keterlibatan Alumni

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., menerima kunjungan Ikatan Alumni Pusat Unhas yang dipimpin langsung oleh Andi Idris Manggabarani (Wakil Ketua Umum PP IKA Unhas). Kunjungan dalam rangka silaturrahmi dan diskusi tersebut berlangsung mulai pukul 11.00 Wita di Ruang Rektor Unhas, Lantai 8 Gedung Rektorat, Kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar, Jumat (10/02).

Adapun dari IKA Pusat yang hadir yakni Prof. Dr. Ir. Yusran Yusuf, M.Sc (Sekjen PP IKA Pusat), Sawaluddin Arief, S.Pi.,MH (Ketua Bidang Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Pp Ika Unhas), Rahman Pina (Ketua Harian PP Ika Unhas), dan beberapa anggota IKA Pusat lainnya.

Mengawali kegiatan, Rektor Unhas Prof. JJ menyambut baik kunjungan tersebut. Dirinya mengatakan, Alumni mempunyai peranan strategis dalam mendukung kemandirian Unhas, sebagaimana yang telah ditunjukkan selama ini. Tidak hanya itu, beliau juga memberikan gambaran rencana pengembangan Unhas ke depan, yang tentunya diharapkan para alumni bisa berkontribusi dan berperan sesuai kapasitas yang dimiliki.

“Kami sangat senang para alumni bisa berkolaborasi dan mengambil peran dalam setiap upaya pengembangan yang dilakukan oleh universitas. IKA pada setiap daerah merupakan bagian dari perpanjangan tangan Unhas untuk berkontribusi kepada masyarakat. Melalui IKA Unhas, maka keberadaan kita sebagai asosiasi akan semakin kuat dan saling mendukung,” jelas Prof. JJ

Pada kesempatan yang sama, Andi Idris Manggabarani menyampaikan secara umum IKA Unhas juga mempunyai komitmen untuk melangkah bersama dalam rangka mendorong Unhas lebih baik ke depan. Dirinya juga memberikan gambaran berkaitan dengan program pengembangan berbagai sektor yang dapat dilakukan oleh Unhas dengan melibatkan para alumni.

Lebih lanjut, Andi Idris mengharapkan pimpinan Unhas bisa memberikan dukungan terhadap berbagai program kerja yang dilaksanakan oleh IKA Pusat yang tujuannya untuk kebaikan dan memberikan manfaat besar kepada masyarakat. Menurutnya, alumni dapat berkontribusi lebih kepada almamater jika mendapatkan dukungan dan kepercayaan.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kementrian Agama RI

Kunjungi Studio Dakwah Mesir, Dr. Bunyamin: Ini Bukan Seremonial, Tapi Pembelajaran untuk Kemajuan Dakwah Indonesia

Published

on

Kitasulsel—Kairo, Mesir – Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, melakukan kunjungan ke studio media dakwah milik Kementerian Wakaf Mesir dalam rangkaian agenda kerjanya di Kairo. Kunjungan tersebut memberikan banyak pelajaran berharga mengenai pengelolaan media dakwah modern yang mampu menyajikan informasi keislaman secara edukatif, cepat, dan mudah dipahami masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Dr. Bunyamin melihat secara langsung bagaimana pemerintah Mesir memanfaatkan teknologi media untuk menyebarluaskan ilmu-ilmu keislaman kepada masyarakat. Beragam konten disajikan secara profesional, mulai dari kajian tafsir, fikih, akidah, hingga pembahasan berbagai momentum penting dalam kalender Hijriah.

Menurutnya, studio dakwah tersebut selalu menghadirkan pembaruan materi yang relevan dengan kebutuhan umat, termasuk pembahasan mengenai bulan-bulan mulia dalam Islam serta berbagai program edukasi keagamaan yang dikemas secara menarik.

“Di sini kita melihat bagaimana dakwah dikembangkan dengan sangat profesional. Materi-materi tentang tafsir, fikih, akidah hingga keutamaan bulan-bulan Hijriah terus diperbarui dan disampaikan dengan cara yang mudah dipahami masyarakat,” ujar Dr. Bunyamin.

Selain meninjau studio media dakwah, rombongan juga mengunjungi salah satu masjid yang dikelola Kementerian Wakaf Mesir. Masjid yang baru diresmikan pada tahun 2025 tersebut tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan pendidikan, pembinaan keluarga, hingga pelayanan sosial.

Bagi Dr. Bunyamin, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang belajar yang sangat penting bagi pengembangan model edukasi keagamaan di Indonesia, khususnya di lingkungan Kementerian Agama.

“Ini bukan sekadar kunjungan biasa. Apa yang kami lihat di sini akan menjadi bahan pembelajaran bagi kita di Indonesia, khususnya bagaimana menghadirkan edukasi keagamaan kepada masyarakat melalui pola pemberitaan dan media dakwah yang edukatif, informatif, serta cepat dipahami,” katanya.

Ia menilai keberhasilan pengelolaan media dakwah di Mesir tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Profesionalisme pengelola, dukungan teknologi, serta kemampuan menghadirkan konten yang sesuai kebutuhan umat menjadi kekuatan utama yang patut dicontoh.

“Sangat profesional, dan yang paling menonjol adalah kualitas SDM-nya yang unggul. Itu yang kami lihat dari suguhan Studio Dakwah Mesir ini,” tambahnya.

Mesir sendiri bukanlah tempat yang asing bagi Dr. Bunyamin. Selain merupakan alumnus Universitas Al-Azhar, ia juga dikenal sebagai Ketua Alumni Timur Tengah yang selama ini aktif membangun jejaring pendidikan dan dakwah antara Indonesia dan negara-negara Timur Tengah.

Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dan pertukaran pengalaman antara Indonesia dan Mesir dalam pengembangan media dakwah modern, sehingga pesan-pesan keagamaan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat di era digital.

Continue Reading

Trending