Connect with us

Horas! Danny Pomanto Hadiri Pelantikan PBB, Serukan Kolaborasi Promosi Makassar Kota Makan Enak

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengajak Dewan Pimpinan Daerah Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Sulsel berkolaborasi dalam branding Makassar Kota Makan Enak.

Ia menilai komunitas atau perkumpulan masyarakat sangat efektif dalam membantu Pemkot Makassar dalam mempromosikannya. Apalagi sudah menjadi arahan pusat sehingga ikon itu membantu menekan angka inflasi di Makassar.

“Mari bersama-sama masyarakat kota Makassar membuat kota ini lebih kuat. Apalagi ada branding baru Makassar Kota Makan Enak maka saya ajak bersama-sama membranding itu,” kata Danny Pomanto dalam sambutannya di sela-sela Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu Provinsi Sulsel di hotel Claro, Sabtu, (11/02/2023).

Selain itu, ia mengungkapkan di Makassar makanan selalu tersedia 24 jam sehingga masyarakat atau pun pengunjung tidak kesulitan mencari makanan.

Di kota ini 24 jam tersedia makanan, kalau di tempat lain; di luar negeri itu jam 5 sore sudah tutup, di Jakarta 10 malam sulit cari makan. Nah, di Makassar satu-satunya kota bisa 24 jam cari makanan,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga meminta para anggota PBB membantu Pemkot Makassar untuk membuat kota ini makin inklusif atau terbuka dan toleran untuk siapa saja.

“Mari kita bekerjasama lewat kerukunan Batak yang luar biasa. Kita kembangkan Makassar bersama-sama untuk terus inklusif atas semua, suku, etnis, agama karena tanpa inklusivitas maka kota ini tidak maju. Atas nama Pemkot Makassar kita ucapkan selamat atas pelantikan saudaraku semua, horas,” harapnya.

Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Pemuda Batak Bersatu, Lambok F. Sihombing mengatakan fungsi Ormas harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bukan sebaliknya.

“Buat masyarakat merasa aman, nyaman, sehingga masyarakat makin merasakan manfaatnya,” kata Lambok.

Sejauh ini, pihaknya sudah bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. Seperti memberikan bantuan dalam bencana alam tanpa memandang perbedaan suku, dan etnis manapun.

“Kita meyakini perbedaan adalah kekuatan. Maka kita harus menjaga kultur dan budaya kita. Tugas dan tanggung jawab kita ialah berperan membangun Sulsel,” ucapnya.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

PGRI Luwu Timur Matangkan Persiapan ke Porsenijar 2026, Kontingen Siap Berangkat Menuju Sidrap

Published

on

KITASULSEL—LUWU TIMUR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu Timur terus mematangkan seluruh persiapan menjelang keikutsertaan dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Sidrap.

Melalui rapat pemantapan yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026), jajaran pengurus PGRI Luwu Timur memastikan seluruh agenda keberangkatan kontingen telah disusun secara matang agar berjalan lancar.

Rapat dipimpin langsung Ketua PGRI Kabupaten Luwu Timur, H. Sunarto, S.Pd., M.Si., dan dihadiri sejumlah pengurus kabupaten lainnya yang membahas kesiapan administrasi, teknis pemberangkatan, koordinasi peserta, hingga rangkaian pelepasan kontingen.

Dalam rapat tersebut, disepakati dua agenda penting. Pertama, pelepasan resmi Kontingen PGRI Luwu Timur akan dilaksanakan pada Minggu, 28 Juni 2026. Sementara itu, pemberangkatan kontingen menuju Kabupaten Sidrap dijadwalkan pada Selasa, 30 Juni 2026, dengan Terminal Tarengge sebagai titik kumpul seluruh peserta dan ofisial.

Ketua PGRI Luwu Timur, H. Sunarto, menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen bukan sekadar mengikuti kompetisi, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan antarguru serta menampilkan potensi terbaik yang dimiliki Kabupaten Luwu Timur.

“Seluruh persiapan harus dilakukan dengan baik agar kontingen dapat berangkat dalam kondisi siap, tertib, dan membawa nama baik PGRI serta Kabupaten Luwu Timur. Kami berharap seluruh peserta menjaga kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan selama mengikuti kegiatan,” ujarnya dalam rapat.

Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 sendiri akan dipusatkan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), yang tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan ajang dua tahunan tersebut.

Kegiatan ini diperkirakan akan menjadi salah satu perhelatan terbesar bagi keluarga besar PGRI di Sulawesi Selatan. Ribuan guru, atlet, seniman, ofisial, dan pengurus PGRI dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dijadwalkan memadati Bumi Nene Mallomo untuk mengikuti berbagai cabang olahraga dan seni.

Prosesi pembukaan dijadwalkan berlangsung meriah pada 2 Juli 2026 di Stadion Ganggawa, yang akan menjadi pusat berkumpulnya seluruh kontingen dari berbagai daerah.

Selain menjadi ajang kompetisi, Porsenijar 2026 juga diharapkan menjadi wadah mempererat silaturahmi, meningkatkan solidaritas antarguru, sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Selatan.

Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Kontingen PGRI Luwu Timur optimistis dapat tampil maksimal serta memberikan prestasi terbaik, sekaligus membawa harum nama daerah di ajang Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026.

Continue Reading

Trending