Connect with us

Sekcam Ujung Tanah Pantau Kebersihan dan Cek Drainase di Lorong Wisata Kelurahan Tabaringan dan Totaka

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Menindak Lanjuti Arahan Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaedar Said S.IP M.Si., Sekcam Ujung Tanah Amanda Syahwaldi S.STP,.M.M didampingi Lurah Tabaringan Hariyani Sayuti. S.H dan Lurah Totaka Hazria Rahdi.S.IP melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Lorong Wisata.

Dan sentuh hati kepada warga dan menanyakan kepada warga terkait pelayanan yang ada di setiap Kelurahan Tabringan dan Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah.

Sekcam Ujung Tanah juga turut memantau kebersihan di setiap Lorong Wisata yang Kurang tersentuh dan pengecekan drainase yang belum Pernah di lakukan pengerukang, Rabu 08 Februari 2023.

Hal ini sesuai dengan visi misi Danny-Fatma untuk memperbaiki sistem alur jalannya air di Kelurahan Tabaringan dan Totaka.

Langkah awal yang dilakukan adalah mendeteksi penanganan serapan jalur air dengan membuatkan celah untuk menghindari aliran lumpur yang dapat menghambat saluran air.

Tak hanya itu, edukasi ke warga menjadi salah satu poin penting untuk mewujudkan hal tersebut.

Satu hal yang bisa diterapkan di Kelurahan Tabaringan dan Totaka Kecamatan Ujung Tanah adalah menghindari masyarakat tidak membuang sampah sembarangan terutama sampah plastik yang banyak membuat dan menyumbat saluran got tersumbat sehingga sering memicu banjir.

Dihadiri Lurah Tabaringan Hariyani Sayuti. S.H dan Lurah Totaka Hazria Rahdi.S.IP dan Kasi Ekbang.Kasi Kesra dan Kebersihan .

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

KPK Periksa Tujuh Bos Travel, Dalami Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023–2024

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi kuota tambahan haji tahun 2023–2024 dengan memeriksa sejumlah pimpinan biro travel secara maraton.

Pada Rabu (8/4/2026), penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh bos biro travel di dua lokasi berbeda, yakni di Jakarta dan wilayah Jawa Timur.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan ini merupakan bagian dari proses penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan kuota haji.

“Hari ini KPK kembali menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan tindak pidana terkait kuota haji untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023–2024, total ada tujuh biro di dua tempat,” ujar Budi melalui pesan singkat.

Pemeriksaan di Dua Lokasi

Untuk lokasi pertama di Jawa Timur, pemeriksaan dilakukan di kantor BPKP Perwakilan Jawa Timur dengan menghadirkan empat saksi dari kalangan pimpinan biro travel.

Mereka yang diperiksa yakni NR selaku Direktur PT Al Madinah Mutiara Sunnah, FN selaku Direktur Utama PT Aliston Buana Wisata, NA selaku Direktur PT Barokah Dua Putri Mandiri, serta BK selaku Direktur PT Kamilah Wisata Muslim.

Sementara itu, di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, penyidik memeriksa tiga pimpinan biro travel lainnya, yakni HRA selaku Direktur PT Madani Prabu Jaya, AAB selaku Direktur Utama PT An Naba International, dan KS selaku Direktur PT Ananda Dar Al Haromain.

Pemeriksaan Berlanjut

Sehari sebelumnya, Selasa (7/4), KPK juga telah memanggil lima pimpinan biro travel haji dan umrah untuk diperiksa di Gedung Merah Putih. Namun, dari lima saksi yang dipanggil, hanya satu yang memenuhi panggilan.

Saksi yang hadir adalah CMH selaku Direktur PT Al Aqsha Jisru Dakwah dan Direktur PT Edipeni Travel. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mendalami mekanisme pengisian kuota haji khusus yang berasal dari kuota tambahan.

“Saksi lainnya tidak hadir dan meminta penjadwalan ulang pemeriksaannya,” tambah Budi.

KPK menegaskan akan terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap secara menyeluruh dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan kuota haji, termasuk menelusuri peran pihak-pihak yang terlibat dalam proses distribusi kuota tambahan tersebut.

Continue Reading

Trending