Connect with us

Bupati Sidrap Hadiri Peringatan Isra’ Mi’raj PD DDI

Published

on

Kitasulsel,Sidrap – Pengurus Daerah Darud Da’wah Wal Irsyad (PD DDI) Kabupaten Sidrap melaksanakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW, Ahad (5/2/2023).

Peringatan berlangsung di Masjid Agung Pangkajene, dihadiri Bupati Sidrap, H. Dollah Mando.

Ketua Umum Pengurus Besar DDI, AG Prof. Dr. H. Andi Syamsul Bahri Andi Galigo, hadir sebagai pembawa hikmah isra mikraj.

Ketua PD DDI Sidrap, Muhammad Yasin mengungkapkan, kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dua momen.

“Selain momen isra mikraj itu sendiri, juga momen peringatan Hari Lahir ke-78 Darud Dakwah Wal Irsyad,” terangnya.

Sementara Bupati Sidrap dalam sambutannya mengatakan, peringatan isra mikraj akan berhasil jika amalan-amalan di dalamnya bisa diterapkan.

“Salat misalnya, baik yang wajib atau sunnah agar dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” lontar Dollah.

Ia menambahkan, untuk mencari ridha Allah SWT, dibutuhkan usaha dan perjuangan.

“Dan jangan lupakan selalu berdoa, karena doa merupakan salah satu bentuk keseriusan kita,” kuncinya.

Acara tersebut turut dihadiri Kakan Kemenag Sidrap, Imam Besar serta Pengelola Masjid Agung Pangkajene, serta undangan lainnya.

Tampak pula para santri perwakilan satuan pendidikan di bawah naungan DDI di Kabupaten Sidrap.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending