Connect with us

Wali Kota Danny Instruksikan Dishub Pasang Tiang Lampu pada 45 Titik di Metro Tanjung Bunga

Published

on

Kitasulsel, Makassar – Agar masyarakat yang melintas di sepanjang jalan Metro Tanjung Bunga menjadi aman dan nyaman khususnya di malam hari, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan Makassar untuk memasang tiang lampu di sepanjang jalan itu.

Setidaknya ada 45 titik yang perlu dipasangi tiang lampu jalan sementara di Jl HM Dg Patompo, Metro Tanjung Bunga.

“Saya menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan Kota Makassar melakukan pemasangan tiang lampu jalan sementara di 45 titik sepanjang Jl. H.M. Dg. Patompo Metro Tanjung Bunga,” ujar Wali Kota Danny Pomanto di akun Facebook, Ahad (5/2/2023).

Ia menambahkan, setelah pemasangan tiang lampu ini akan segera dilakukan penerangan jalan sepanjang Jl. H.M. Dg Patompo, Metro Tanjung Bunga tersebut.

“Ini agar masyarakat yang melintas di ruas jalan tersebut menjadi aman dan nyaman,” kata Danny.

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Ruas Jalan Hertasning Makassar Rusak di Titik Tertentu, DBMBK Sulsel Lakukan Penanganan Sementara

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Kondisi ruas Jalan Hertasning di Kota Makassar menjadi sorotan masyarakat setelah ditemukan adanya titik kerusakan berupa lubang di permukaan jalan yang masih dalam tahap pengaspalan.

Kerusakan tersebut terpantau tepat di depan kantor PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Potongan video yang memperlihatkan kondisi jalan itu pun beredar dan memicu perhatian publik. Dalam rekaman terlihat permukaan jalan mengalami kerusakan ringan di beberapa bagian, terutama pada jalur dengan intensitas kendaraan yang tinggi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi bersifat lokal dan tidak merata di seluruh ruas jalan.

“Kembali lagi, faktor curah hujan yang tinggi sangat berpengaruh. Aspal merupakan material yang paling sensitif terhadap air, sementara lalu lintas di ruas tersebut cukup padat,” ujar Ihsan dalam keterangannya kepada media, Sabtu (28/2/2026).

Ia menegaskan, kerusakan hanya terjadi pada titik-titik tertentu dan tidak mencakup keseluruhan badan jalan. Faktor cuaca, lanjutnya, menjadi pertimbangan utama mengapa pengaspalan belum dapat dilakukan secara masif.

Menurutnya, curah hujan yang masih tinggi tidak memungkinkan pelaksanaan pekerjaan aspal secara optimal karena berpotensi menurunkan kualitas hasil pekerjaan jika dipaksakan.

“Kerusakannya tidak keseluruhan, hanya setempat. Malam ini penanganan sementara berlangsung di lapangan. Intinya, setiap kerusakan akan segera dibenahi sesuai standar yang dipersyaratkan dalam spesifikasi teknis Bina Marga,” jelasnya.

Meski demikian, Andi Ihsan memastikan penanganan ruas Jalan Hertasning tetap menjadi bagian dari proyek Multiyears Contract (MYC) Paket 1 yang saat ini masih berjalan sesuai perencanaan dan jadwal kerja tahun anggaran yang telah ditetapkan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama selama proses pengerjaan berlangsung.

Continue Reading

Trending