Di pelosok Pedesaan Morotai Pun Bikin Relawan Anies
Kitasulsel,Maluku—Masyarakat di Desa Daeo, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara ternyata tak mau ketinggalan mendukung Anies Baswedan menuju Pilpres 2024.
Angin perubahan yang dibawa Anies Rasyid Baswedan terus menembus lintas batas, menyebar jauh hingga ke berbagai pelosok negeri.
Bukan hanya masyarakat perkotaan yang ingin perubahan terjadi di Indonesia. Masyarakat desa yang tinggal jauh di wilayah pedalaman dan terpencil pun turut mendamba perubahan yang dibawa oleh Anies Baswedan.
Adalah masyarakat Desa Daeo, Morotai, Maluku Utara yang kini turut merasakan datangnya angin perubahan untuk Indonesia yang lebih baik, lebih adil, dan lebih sejahtera. Mereka adalah sekumpulan petani yang tinggal di wilayah terpencil di Maluku Utara, sangat berharap mantan Rektor Universitas Paramadina itu menjadi Presiden RI pada Pilpres 2024 mendatang.
Dari Desa kecil bernama Daeo ini, Hasanuddin Seba menaruh asa memenangkan Anies Rasyid Baswedan dalam pilpres 2024 kelak. Hasanuddin Seba pun mengajak Asrul Pawane, Jimo Taihu, Rahman Cando dan Malik Badada membentuk simpul relawan yang lahir dari Kampung. Mereka memberikan nama ROKAn atau Relawan Orang Kampung Anies Baswedan.
Hasanudin Seba didaulat menjadi Ketua Umum, Arsul Pawane dan Jimo Taihu sebagai wakil ketua umum bersama Rahman Cando dan Malik Badada masing-masing sebagai sekjen dan bendum ROKAn Baswedan
ROKAn Baswedan pun menaruh asa tinggi, bagai mimpi orang kampung 100 tahun lalu yang menginginkan Indonesia merdeka.
“Kami orang kampung, karena itu kami ingin mengajak orang kampung, bukan hanya di Daeo tapi orang kampung di seluruh pelosok tanah air, berjuang bersama agar bangsa ini mendapatkan pemimpin terbaik dan kami yakin, pak Anieslah orangnya” kata Hasanuddin Sebu bersemangat.
Muhammad Ramli Rahim pun meneri ROKAn Baswedan berafiliasi dengan Konfederasi Nasional Relawan Anies atau KoReAn. ROKAn Baswedan kemudian menjadi simpul relawan ke-68 dari 74 simpul relawan Anies Baswedan yang berafiliasi dengan KoReAn .
“Siapapun yang ingin membentuk simpul relawan Anies, silahkan hubungi kami, KoReAn memang mendorong simpul relawan Anies makin banyak agar makin banyak orang yang berjuang untuk lahirnya pemimpin terbaik buat bangsa ini” kata MRR, sapaan akrab Muhammad Ramli Rahim
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Pemkab dan BPS Sidrap Gelar “Ngibar” Sensus Ekonomi 2026, Dorong Data Ekonomi Akurat
Kitasulsel–SIDRAP — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidenreng Rappang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap menggelar sosialisasi dan kegiatan “Ngibar” (Ngisi Bareng) Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Kantor Bupati Sidrap dan dipimpin langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, didampingi Kepala BPS Sidenreng Rappang, Andi Asmarani.
Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Patahangi Nurdin, Kepala Bapperida Herwin, Kepala Dinas DMPTSP Andi Nirwan, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ahmad Dollah, Plt Kepala BKAD Sunandar, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Adli Lukman, serta Kepala Dinas Perdagangan Fajrin Salman.
Hadir pula Sekretaris Dinas TPHPKP Surianto, Kepala Bagian Ekonomi Halimin Haris, para camat, lurah, kepala desa, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mitra kerja, hingga pelaku usaha dari berbagai sektor di Kabupaten Sidrap.
Dalam arahannya, Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa pendataan SE2026 bertujuan memotret kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh. Karena itu, pelaku usaha kategori besar diundang secara khusus agar memberikan data secara jujur dan sesuai kondisi riil.
“Jika data tidak diisi dengan jujur, maka data ekonomi kita akan terlihat lemah. Sebaliknya, jika data diisi dengan bagus, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kategori usaha besar kita, seperti pabrik penggilingan padi, hotel, rumah kos, restoran, konstruksi, transportasi, koperasi, perbankan, kesehatan, pendidikan, hingga usaha digital dan daring harus terdata dengan jelas,” tegas Syaharuddin.
Ia mencontohkan, jumlah kamar hotel di Sidrap sejak Januari hingga Mei 2026 terus mengalami peningkatan dan kini mencapai hampir 320 kamar. Selain itu, sektor rumah kos, klinik kecantikan, produk perawatan kulit (skincare), hingga sektor kelistrikan juga dinilai turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan inflasi yang berada di angka 3 persen.
Menurut Syaharuddin, validitas data menjadi faktor penting dalam mendukung capaian ekonomi Sidrap yang meningkat signifikan. Dari posisi ke-21 di Sulawesi Selatan sebelum 2024, pertumbuhan ekonomi Sidrap melonjak menjadi 7,71 persen pada 2025 dan menjadi yang tertinggi di Sulsel.
Sektor pertanian, perikanan, dan peternakan disebut sebagai motor utama pertumbuhan dengan kontribusi sekitar 3 persen.
“Ini berkat kerja keras kita semua. Sidrap bahkan berhasil menduduki juara 5 di Sulawesi dan juara 16 secara nasional. Tanggal 29 Mei nanti, kita menerima undangan dari Menteri Dalam Negeri karena Sidrap masuk sebagai kabupaten dengan angka kemiskinan terendah di Sulsel dan berhasil mendapatkan dana insentif fiskal daerah,” ungkapnya.
Bupati juga mengimbau pelaku usaha agar tidak khawatir terkait persoalan perpajakan dalam pengisian data sensus.
“Format data ini murni untuk pemetaan ekonomi. Bantu saya agar data kita diisi dengan baik. Jika kegiatan ini berjalan sukses, pertumbuhan ekonomi Sidrap akan semakin kuat dan berdampak langsung pada pembangunan daerah,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BPS Sidrap, Andi Asmarani, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sidrap dan seluruh pelaku usaha yang menunjukkan komitmen dalam mendukung suksesnya SE2026.
“Kegiatan hari ini bukan sekadar pengisian data bersama, melainkan menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan BPS dalam membangun data ekonomi yang berkualitas untuk masa depan Indonesia, khususnya Kabupaten Sidrap,” tutur Andi Asmarani.
Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas ekonomi di luar sektor pertanian, mulai dari usaha mikro hingga skala besar. Data tersebut nantinya akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan ekonomi lima tahun ke depan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Menurutnya, hasil sensus juga akan memberi manfaat besar bagi pelaku usaha dalam memahami perkembangan pasar, melihat peluang bisnis baru, serta meningkatkan daya saing usaha.
“Kualitas data sensus sangat bergantung pada keterbukaan dan partisipasi pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar dan lengkap. Melalui inovasi ‘Ngibar’ ini, peserta didampingi langsung oleh petugas BPS untuk mempraktikkan pengisian kuesioner secara digital agar prosesnya lebih cepat, efisien, dan minim kesalahan,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi dan pengisian data digital tersebut berlangsung interaktif dan disertai sesi tanya jawab terkait mekanisme pendataan lapangan.
Sejumlah mitra kerja dan perusahaan besar di Sidrap juga turut ambil bagian, di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Sidrap, Bank Mandiri, BNI Persero, BNI Syariah, Bank Danamon, Bank BTPN, Bank Bukopin, Bank Syariah Indonesia (BSI), BPR Hasa Mitra, hingga Bank Sulselbar Cabang Maritengngae, Panca Rijang, dan Tellu Limpoe.
Dari sektor industri dan perdagangan hadir pula perwakilan PT UPC Sidrap Bayu Energi, PT Sang Hyang Seri (Persero), PT Pos Indonesia, PT Hadji Kalla, Malindo Feedmill, Japfa Comfeed Indonesia Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Simae Karya Mandiri, Misi Pasaraya, Cahaya Mario Puncak, PB Rahma 35, serta sejumlah pengelola SPBU di wilayah Sidrap.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan pelaku usaha tersebut, Pemkab dan BPS Sidrap optimistis target data SE2026 yang lengkap, akurat, dan terpercaya dapat tercapai guna mendukung pembangunan ekonomi yang maju, inklusif, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login