Connect with us

Rektor Unhas Terima Kunjungan Delegasi Islamic Cultural Center Untuk Membangun Kemitraan Melalui Program Strategis

Published

on

Kitasulsel, Makassar– Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. menerima kunjungan delegasi Islamic Cultural Center (ICC) di ruang Rektor, Gedung Rektorat lantai 8, Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (2/02/2022).

Delegasi ICC dipimpin oleh ulama Iran, guru besar Al Mustafa International University, Iran, Prof. Dr. Abdolmajid Hakimelahi dan Ayatullah Jawad Syahristani yang merupakan utusan khusus Ayatullah Agung Ali Sistani.

Turut mendampingi Rektor adalah Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Prof. Dr. Eng. Ir. Adi Maulana, ST., M.Phil, Kepala Kantor Sekretariat Rektor Dr. Sawedi Muhammad, S.Sos., M.Sc, dan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Unhas Supratman, SS., M.Sc., Ph.D.

Dalam pembicaraannya dengan Rektor Unhas, Prof. Dr. Abdolmajid Hakimelahi mengaku merasa senang bisa bertemu langsung dan berdiskusi, dengan pimpinan Unhas berkaitan dengan peran perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia berkualitas, serta potensi kerja sama yang dapat dibangun kedua pihak.

Prof. Abdolmajid menuturkan momentum pertemuan ini bisa menjadi salah satu media yang bermanfaat, meningkatkan kontribusi perguruan tinggi untuk bangsa sesuai kapasitas yang dimiliki.

“Terima kasih atas penerimaan yang baik oleh Rektor Unhas. Kami banyak mendengarkan berbagai capaian yang telah diperoleh Unhas dan kami yakin, dengan kolaborasi kuat yang telah dibangun oleh sivitas akademika akan memberikan dampak luar biasa bagi Unhas serta Indonesia,” jelas Prof. Abdolmajid.

Ia berharap bisa membangun kemitraan dengan Unhas melalui program strategis, dengan tetap mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati dari adanya perbedaan kebudayaan.

Sementara itu, Rektor Unhas Prof. JJ menyampaikan rasa senang atas kunjungan ICC. Dalam pertemuan itu, Rektor memberikan gambaran tentang capaian dan kontribusi Unhas sebagai perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Terkait potensi kerja sama kedua pihak, Prof. JJ menyambut baik hal tersebut sebagai upaya mendorong kolaborasi untuk berkontribusi terhadap pengembangan pendidikan dalam menghasilkan sumber daya manusia unggul dan profesional.

Prof. JJ mengatakan, kerja sama tersebut menjadi kolaborasi terbaik dan Unhas siap untuk bersinergi bersama sejumlah guru besar dan mahasiswa dalam melakukan kajian-kajian keilmuan.

“Setiap peluang serta potensi yang dimiliki bersama tentu juga sebagai suatu penguatan kerja sama implementasi dari ide dan inovasi untuk mencerdaskan anak bangsa,” ujar Prof JJ. (*/rs)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar HLM TPID, Bahas Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Idul Fitri

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati, Senin (16/03/2026). Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade.

Dalam arahannya, Ramadhan Pirade menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan pasokan, serta mengendalikan inflasi di daerah.

“Melalui rapat ini, kita ingin memastikan langkah-langkah yang dapat dilakukan bersama untuk menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi di Kabupaten Luwu Timur,” ujarnya.

Usai membuka rapat, Sekda memberikan kesempatan kepada seluruh stakeholder untuk memaparkan kondisi di lapangan sesuai dengan bidang masing-masing.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan UKM, Senfry Oktavianus, menyampaikan bahwa harga kebutuhan pokok pada minggu ketiga bulan Maret terpantau relatif stabil dan pasokan masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, di antaranya telur ayam ras, cabai, tomat, bawang merah, dan ikan bandeng. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh mahalnya harga pakan ayam, faktor cuaca ekstrem, serta meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Ia menambahkan, sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga, di antaranya pemantauan pergerakan harga di pasar, pelaksanaan operasi pasar murah Ramadan, serta pengawasan obat dan makanan yang telah kedaluwarsa.

Terkait distribusi gas LPG, Senfry mengungkapkan bahwa setiap bulan sekitar 300 ribu tabung gas LPG masuk ke wilayah Luwu Timur melalui enam agen dan didistribusikan ke sekitar 750 pangkalan. Namun, pihak Dinas Perhubungan menemukan adanya distribusi gas yang dibawa keluar wilayah Luwu Timur, sehingga hal tersebut menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan kondisi ketersediaan komoditas dari sektor pertanian dan perikanan, serta kesiapan pengamanan arus transportasi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dinas Pertanian menyampaikan bahwa dari sebelas komoditas yang dipantau, sebagian besar masih dalam kondisi aman. Stok beras diperkirakan masih surplus hingga 193 hari ke depan, sementara jagung juga masih surplus untuk sekitar 163 hari.

Namun, untuk komoditas cabai rawit, kebutuhan masyarakat Luwu Timur mencapai sekitar 108 ton, sementara ketersediaan dari produksi lokal diperkirakan hanya mampu bertahan hingga tujuh hari ke depan, sehingga perlu dipasok dari daerah lain.

Sementara itu, Dinas Perikanan melaporkan bahwa beberapa komoditas ikan mengalami penurunan harga seperti ikan nila dan ikan bandeng. Namun, ikan laut seperti ikan kembung dan ikan tongkol justru mengalami kenaikan harga.

Untuk kebutuhan ikan masyarakat Luwu Timur diperkirakan mencapai 1.307 ton, sedangkan ketersediaan stok mencapai 1.434 ton sehingga masih terdapat surplus sekitar 127 ton.

Dari sektor transportasi, Dinas Perhubungan melaporkan kesiapan pengamanan arus lalu lintas menjelang Lebaran dengan menyiapkan lima pos pengamanan yang tersebar di Kecamatan Burau, Tarengge, Tomoni, Malili, dan Nuha. Pengamanan tersebut juga akan tetap berlanjut setelah perayaan Idul Fitri.

Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap seluruh pihak dapat bersinergi dalam menjaga ketersediaan pasokan serta menekan laju inflasi daerah, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Rapat tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten dan Staf Ahli, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, perbankan, para camat, serta peserta lainnya.

Continue Reading

Trending