Connect with us

Pimpin Rapat Pra-Raker LPTQ, Fatmawati Rusdi Dorong Penguatan Program Keagamaan Berbasis Kelurahan

Published

on

BN Online, Makassar—Pasca dilantik sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Makassar akhir Desember lalu, Wakil Wali Kota Fatmawati Rusdi terus berbenah.

Bersama jajaran pengurus LPTQ Kota Makassar yang baru dikukuhkan, Fatmawati Rusdi mulai menyusun program kerja yang akan dijalankan tahun ini.

Pra rapat kerja LPTQ Kota Makassar yang dipimpin Fatmawati Rusdi itu berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Lantai 11 Balai Kota Makassar, Jumat (3/02/2023).

Di hadapan jajaran pengurus LPTQ Kota Makassar, Fatmawati Rusdi meminta agar program kerja yang disusun menyasar penguatan keagamaan berbasis kelurahan.

Dengan kata lain, program-program keagamaan LPTQ langsung
menyentuh masyarakat di bawah.

Sehingga, Kota Makassar sudah mempunyai bibit unggul menghadapi beragam perlombaan.

“Saya berharap di raker nanti kita membuat program kerja yang betul-betul turun ke masyarakat dan berbasis kelurahan,” kata Fatmawati Rusdi.

“Jadi bibit-bibit yang kita butuhkan itu tidak nanti mau ada perlombaan baru kita genjot untuk turun cari. Tapi kalau sudah ada program yang terstruktur sehingga tidak susah kita dapatkan,” tambahnya.

Ia juga meminta jajaran pengurus menyinkronkan program-program LPTQ dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

“Di Kesra itu ada kegiatan-kegiatan keagamaan yang bersentuhan dengan pembinaan Al-Quran dan masyarakat. Nanti bagian dari LPTQ mendrive ke bawah dan apa yang belum tercover di Kesra itu yang kita bawa ke LPTQ tanpa mengesampingkan program pokok kita,” jelas Fatmawati.

Kepala Bagian Kesra Kota Makassar Muhammad Syarief menuturkan ada beberapa program kerja yang sudah disusun LPTQ Kota Makassar.

Di bidang pembinaan ada program Pembinaan Guru Mengaji, Pembinaan Qori Qoriah, Pembinaan Qira’ah Sab’ah.

Ada juga program Pembinaan Mufassir/Mufassirah, Pembinaan Hifdzil Qur’an, Pembinaan Hadis, dan Pembinaan Kaligrafi.

Di bidang pendidikan dan pelatihan, ada program Training Of Trainer (TOT) Imam Masjid se- Makassar, diklat guru mengaji, Training Center (TC) STQ Selayar, dan Diklat Teknis Penyelenggaraan STQ/MTQ.

“Di sini memang sudah ada waktunya tapi saya berharap teman-teman di bidang bisa memberi masukkan agar program ini bisa berjalan maksimal,” tutur Syarief.

Sedangkan di sekretariat, lanjut Syarief, dibutuhkan kantor sekretariat dan mempercepat pembentukan LPTQ di tingkat kecamatan.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Hadiri Wisuda Sarjana XXVII IAI DDI Sidrap, Resmikan Auditorium dan Teken MoU

Published

on

Kitasulsel–Sidrap Syaharuddin Alrif menghadiri Wisuda Sarjana XXVII Institut Agama Islam DDI Sidenreng Rappang yang digelar pada Sabtu (11/4/2026) di auditorium kampus setempat.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peresmian Gedung Auditorium serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dengan IAI DDI Sidrap sebagai bentuk penguatan sinergi di bidang pendidikan.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah pejabat dan undangan, di antaranya Rektor IAI DDI Sidrap Mansur, Kepala Kantor Kementerian Agama Sidrap Fitryadi, Staf Ahli Bupati Bachtiar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran dosen, serta para orang tua wisudawan.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya wisuda Sarjana Strata Satu (S-1) Tahun Akademik 2025–2026 tersebut. Ia menilai keberadaan IAI DDI Sidrap memiliki peran strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah, khususnya dalam mencetak generasi unggul dan religius.

“Kehadiran IAI DDI Sidrap ini memperkuat visi misi saya untuk membentuk karakter anak-anak Sidrap melalui pendidikan yang unggul sehingga menjadi generasi qurani,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan para wisudawan tidak terlepas dari sinergi antara mahasiswa dan tenaga pendidik. Menurutnya, ilmu yang diperoleh merupakan hasil dari proses belajar yang maksimal.

“Dosen telah memberikan ilmu terbaiknya. Namun, keberhasilan meraih gelar sarjana hari ini tentu tidak lepas dari kegigihan mahasiswa dalam belajar secara maksimal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syaharuddin berharap para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Ia optimistis IAI DDI Sidrap akan terus berkembang sebagai perguruan tinggi berkualitas yang mencetak sumber daya manusia unggul untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Rektor IAI DDI Sidrap, Mansur, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang atas dukungan yang terus diberikan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Sidenreng Rappang atas dukungan dan kerja samanya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di IAI DDI,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending