Connect with us

Lantik 4 Bunda PAUD,Ini Harapan Indira Yusuf Ismail

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Bunda PAUD Kota Makassar Indira Yusuf Ismail melantik empat Bunda PAUD Kecamatan. Pelantikan digelar di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (2/2/2023).

Mereka yang dilantik adalah Bunda PAUD Kecamatan Tamalate Andi Nina Lerang, Bunda PAUD Kecamatan Manggala dr. Sumiati, Bunda PAUD Kecamatan Rappocini Andi Faradillah, dan Bunda PAUD Kecamatan Wajo Andi Kasmawati Oddang.

Dalam sambutannya, Indira meminta peran aktif Bunda PAUD dalam menangani masalah stunting. Apalagi, Presiden RI Joko Widodo telah menargetkan Indonesia bebas stunting pada tahun 2024 mendatang.

Untuk menyukseskan hal itu, Indira meminta seluruh Bunda PAUD se-Kota Makassar untuk ikut mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang.

“Harapan saya, Bunda PAUD bisa mengedukasi masyarakat untuk mengkreasikan makanan sehat untuk anak dan calon ibu supaya tidak melahirkan anak yang stunting,” ungkapnya.

Menurutnya, pemenuhan gizi bisa dilakukan tanpa harus mengonsumsi makanan yang mahal. Berbagai pangan lokal yang tersedia sangat mungkin untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh.

“Perlu ada menu yang bisa dikreasikan karena kita di Makassar ini kaya akan sumber bahan makanan. Dikhawatirkan masih ada ibu yang belum paham pengelolaan makanan itu sehingga ini menjadi tugas Bunda PAUD untuk mengedukasi,” tutur Indira.

“Kita coba ciptakan makanan yang sehat untuk target zero stunting di 2024,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pada tahun 2023 ini, program Bunda PAUD difokuskan pada program-program yang bersentuhan langsung ke masyarakat. Bunda PAUD diminta untuk rutin terjun langsung ke masyarakat guna memahami kondisi di lapangan.

“Program yang akan kita susun harus bersentuhan langsung kebutuhan masyarakat supaya kita langsung edukasi masyarakat. Camat dan lurah juga harus mendukung supaya program bisa dipercepat,” tandasnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Audisi DA8 Dibuka 10 April–10 Mei 2026, Gratis! Begini Caranya!

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP— Ajang pencarian bakat Dangdut Akademi 8 (DA8) yang diselenggarakan oleh Indosiar resmi membuka pendaftaran mulai 10 April hingga 10 Mei 2026. Program yang telah melahirkan banyak bintang dangdut nasional ini kembali memberikan kesempatan luas bagi talenta muda dari seluruh Indonesia untuk unjuk kemampuan di panggung nasional.

Pendaftaran dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya. Calon peserta cukup melakukan registrasi dengan memindai barcode resmi yang tersedia melalui platform digital KapanLagi.com. Panitia menegaskan agar peserta hanya menggunakan akses resmi guna menghindari penipuan yang mengatasnamakan audisi.

Calon peserta juga punya akses lain untuk mendaftar yakni pendaftaran off line di lokasi audisi pada hari penyelenggaraan yang di jadwalkan dilaksanakan di kabupaten sidrap -Sulsel.

Setelah melalui tahap seleksi administrasi dan penyaringan awal, peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahap audisi lanjutan yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Penunjukan Sidrap sebagai salah satu titik audisi dinilai strategis sekaligus menjadi momentum untuk mengangkat potensi daerah di tingkat nasional.

Perwakilan Liaison Officer (LO) audisi DA8, Ilham Junaidi, mengatakan bahwa kepercayaan menjadikan Sidrap sebagai tuan rumah harus dimanfaatkan secara maksimal oleh talenta lokal.

“Sidrap tuan rumah, jadi kita berharap banyak wakil dari daerah ini bisa ikut dan bersaing di tingkat nasional. Ini kesempatan besar, siapkan diri sebaik-baiknya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa audisi ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang promosi daerah melalui karya dan talenta generasi muda.

Sulsel Konsisten Lahirkan Bintang Dangdut

Dangdut Akademi selama ini dikenal sebagai salah satu ajang pencarian bakat paling bergengsi di Indonesia. Dari panggung ini, sejumlah penyanyi dangdut berbakat asal Sulawesi Selatan berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Nama-nama seperti Evi Masamba, Ichal Majene, Selfi Yamma hingga Andi Syakirah menjadi bukti nyata bahwa Sulawesi Selatan memiliki potensi besar dalam industri musik dangdut nasional.

Keberhasilan para alumni tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengikuti jejak mereka, sekaligus membuktikan bahwa daerah mampu bersaing dan tampil di level nasional.

Peluang Besar Menuju Industri Hiburan

Dangdut Akademi bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi pintu masuk menuju industri hiburan profesional. Para peserta yang berhasil lolos akan mendapatkan pembinaan intensif, pelatihan vokal, hingga kesempatan tampil di panggung megah dengan jangkauan penonton nasional.

Dengan sistem seleksi yang ketat dan kompetitif, setiap peserta dituntut tidak hanya memiliki kualitas vokal, tetapi juga karakter, mental panggung, dan konsistensi dalam berproses.

Masyarakat, khususnya generasi muda di Sulawesi Selatan dan Sidrap, diimbau untuk memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Persiapan yang matang, latihan yang konsisten, serta keberanian untuk tampil menjadi kunci untuk melangkah lebih jauh.

Audisi DA8 menjadi momentum langka—dari daerah menuju panggung nasional.

Continue Reading

Trending