Connect with us

Dandim 1420 Bersama Forkopimda Hadiri Pemasangan Patok Batas Tanah secara serentak di Indonesia

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1420 Sidrap menghadiri kegiatan pemasangan patok batas bidang tanah secara serentak se Indonesia bersama dengan Forkopimda di Desa Botto Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidrap, Jumat (03/02/2023)

Saat ditemui, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE.,M.I.Pol mengatakan hari ini kami menghadiri kegiatan pencanangan gerakan masyarakat pemasangan patok batas tanah sebayak 1 juta patok yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia yang digelar oleh Badan Pertanahan Negara (BPN)

“Dan khusus di Kabupaten Sidrap sendiri pemasangan patok batas tanah masyarakat dipusatkan di Desa Botto Kecamatan Pitu Riase,”Jelasnya.

Lanjut Dandim, sesuai arahan bapak Menteri ATR/Ka.BPN, Jendral Purn. Hadi Tjahjanto bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan kepastian hukum dan hak ekonomi masyarakat terkait tanah diwilayah masing-masing

“Program ini juga akan dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga kedepan tidak adanya lagi masyarakat cek cok terkait permasalahan tanah,”Terang Dandim.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat dihadiri oleh Kajari Sidrap, Hasnadirah, S.H, Ketua DPRD Sidrap, H. Ruslan, S.H. M.AP, Kapolres Sidrap, AKBP Erwin Syah S.I.K, Kepala Pengadilan Agama Sidrap, Fahmi Arif, Asisten Ekbang Kabupaten Sidrap, Siara Barang, Kepala Kantor Pertanahan BPN Sidrap, Muh. Ikbal, S.H., M.Si, Camat Pitu Riase, Andi Mukti Ali, Kepala Desa Botto, Dirman, Tokoh Agama, Tokoh adat, Tokoh masyarakat serta masyarakat Desa Botto kurang lebih 50 orang.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Gabung PSI,RMS Pastikan Hubungan dengan Nasdem Tetap Baik

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR — Tokoh politik nasional asal Sulawesi Selatan, Rusdi Masse (RMS), resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepastian tersebut diumumkan secara terbuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI yang digelar di Hotel Claro, Makassar, Kamis (29/1/2029).

Dalam forum nasional tersebut, mantan Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan itu diperkenalkan langsung di hadapan jajaran elite PSI. RMS tampak mengenakan jaket PSI sebagai simbol dimulainya perjalanan politik barunya bersama partai berlambang gajah tersebut.

RMS menegaskan bahwa keputusannya meninggalkan Partai NasDem tidak dilatarbelakangi konflik internal. Ia memastikan hubungan dengan pimpinan dan kader NasDem tetap berjalan baik hingga saat ini.

“Di NasDem semua baik-baik saja. Saya mundur dengan baik, dan komunikasi juga berjalan dengan baik. Tidak ada persoalan internal,” ujar RMS.

Menurutnya, langkah politik tersebut lebih didorong oleh pertimbangan personal dan strategis, khususnya keinginannya untuk mendampingi sang buah hati dalam proses dan perjalanan politik ke depan.

Ia menilai, misi politiknya di NasDem telah selesai, seiring dengan capaian signifikan yang berhasil diraih selama kepemimpinannya di Sulawesi Selatan.

“Target yang diamanahkan kepada saya sudah saya tunaikan. NasDem menjadi pemenang Pemilu Legislatif terakhir di Sulawesi Selatan. Itu menjadi penutup perjalanan saya di sana,” tegasnya.

Diketahui, di bawah kepemimpinan RMS, Partai NasDem berhasil keluar sebagai pemenang Pemilu 2024 di Sulawesi Selatan, sekaligus menggeser dominasi Partai Golkar yang selama ini dikenal kuat di wilayah tersebut.

Rusdi Masse tercatat menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sulsel sejak 2016. Ia juga terpilih sebagai Anggota DPR RI Fraksi NasDem periode 2019–2024, serta kembali meraih kursi parlemen untuk periode 2024–2029.

Saat ini, RMS menyatakan siap fokus membesarkan PSI bersama Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep. Ia menilai PSI memiliki semangat baru dan visi keberpihakan terhadap rakyat yang sejalan dengan pandangannya tentang politik.

“Saya ingin fokus membuka lembaran baru bersama PSI dan bekerja bersama Mas Kaesang untuk membesarkan partai ini,” katanya.

Dengan bergabungnya RMS, PSI dinilai memperoleh tambahan kekuatan politik signifikan, khususnya dalam memperluas basis dukungan di kawasan Indonesia Timur serta menghadapi agenda politik nasional dan daerah ke depan. (*)

 

Continue Reading

Trending