Connect with us

Babinsa Kodim 1420 Sidrap Bersama Warga Kerja Bakti Bersihkan Halaman Mesjid

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1420-03 Maritengngae Kodim 1420 Sidrap, Serda La Ode Zainal bersama-sama dengan warga kerja bakti membersihkan halaman mesjid di Desa Talumae Kecamatan Watang Sidenreng Kabupaten Sidrap, Jumat (03/02/2023) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan Babinsa tersebut dalam rangka menjaga agar halaman mesjid tetap terlihat bersih, asri dan nyaman

Saat dikonfirmasi, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE.,M.I.Pol mengapresiasi apa yang dilakukan personelnya diwilayah binaan

“Saya sangat mengapresiasi apa yang lakukan Babinsa diwilayah, dimana hal tersebut merupakan hal yang sangat mulia dengan tulus dan ikhlas bersama warga membersihkan tempat ibadah,”Ujar Dandim

Ditambahkannya, Hal tersebut juga merupakan salah satu pembinaan teritorial dalam menjaga hubungan komunikasi yang baik antara Babinsa dan warga binaannya

“Terimakasih, semoga apa yang kita lakukan ini dapat diridhoi oleh Allah SWT,”Harap Dandim

Selai itu, pengurus mesjid mengucapkan terimakasih kasih kepada bapak Babinsa karena telah mau bahu membahu membantu membersihkan mesjid di dusun ini

“Kami merasa bangga dan sangat bersyukur adanya bapak Babinsa gotong royong bersama kami,”Ucapnya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Di Bawah Kepemimpinan Elisabet Flassy Wandik, Dekranasda Tolikara Tampil Inovatif dan Tuai Apresiasi Dekranas Pusat

Published

on

Kitasulsel—Makassar – Kiprah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolikara sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, SE., MM., berhasil membawa wajah baru bagi Dekranasda Tolikara dalam ajang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Makassar.

Memasuki hari kedua pelaksanaan pameran, Stand Dekranasda Kabupaten Tolikara menjadi salah satu stand yang paling ramai dikunjungi. Tidak hanya dipadati masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia, stand tersebut juga mendapat perhatian dan sambutan hangat dari jajaran pimpinan Dekranas Pusat saat melakukan peninjauan ke area pameran.

Di bawah kepemimpinan Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik, Dekranasda Tolikara tampil lebih inovatif dengan menghadirkan konsep pameran yang mengangkat identitas Papua Pegunungan secara kuat. Desain stand yang memadukan ornamen budaya lokal, kekayaan alam, serta nuansa etnik khas Tolikara menjadikannya tampil berbeda dan memberikan pengalaman tersendiri bagi para pengunjung.

Kehadiran stand ini dinilai memberi warna baru dalam pelaksanaan HUT Dekranas di Makassar. Di tengah ratusan peserta dari seluruh Indonesia, Tolikara berhasil menunjukkan bahwa daerah di wilayah Papua Pegunungan memiliki potensi besar dalam pengembangan industri kreatif berbasis budaya.

Beragam produk unggulan hasil karya para perajin lokal dipamerkan, mulai dari noken, anyaman tradisional, aksesori etnik, hingga kerajinan tangan khas Papua. Namun, perhatian terbesar tertuju pada koleksi kerajinan emas Papua yang menjadi ikon baru Stand Dekranasda Tolikara.

Produk kerajinan emas tersebut menjadi magnet utama bagi para pengunjung. Keunikan desain yang memadukan motif budaya Papua dengan sentuhan modern membuat banyak pengunjung tertarik untuk melihat lebih dekat bahkan membelinya sebagai cendera mata eksklusif.

Selama dua hari pelaksanaan pameran, kerajinan emas Papua tercatat sebagai salah satu produk best seller di Stand Dekranasda Tolikara, disusul berbagai produk kerajinan lainnya yang juga mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengunjung mengapresiasi kualitas, keaslian, dan nilai budaya yang terkandung dalam setiap produk yang dipamerkan.

Ny. Elisabet Y. Flassy Wandik menegaskan bahwa keikutsertaan Dekranasda Tolikara pada ajang nasional ini bukan sekadar mengikuti pameran, melainkan menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan produk unggulan Kabupaten Tolikara kepada masyarakat Indonesia.

Ia berharap momentum HUT Dekranas menjadi pintu bagi para perajin lokal untuk memperluas pasar, meningkatkan nilai ekonomi produk kerajinan, sekaligus memperkuat posisi Tolikara sebagai salah satu daerah kreatif yang mampu berbicara lebih banyak di pentas nasional.

Keberhasilan Stand Dekranasda Tolikara menarik perhatian pengunjung maupun pimpinan Dekranas Pusat menjadi bukti bahwa inovasi, penguatan identitas budaya, dan pemberdayaan perajin lokal mampu menghadirkan karya-karya yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi representasi kebanggaan Papua Pegunungan di tingkat nasional.

Continue Reading

Trending