Connect with us

Dapat Kabar Warga Kurang Diperhatikan, Ketua DPRD Rudianto Lallo Turun Tangan

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Patut di acungi jempol. Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo dari Partai Nasdem ini merespon cepat warganya yang sempat viral. Respon ini di terima langsung dari LSM Perak Sulsel bagian Divisi Kebijakan Publik dan di teruskan ke Wakil Rakyat.

Jika kita mengacu Undang-Undang Dasar Republik Indonesia UUD 1945 menyebutkan di sila ke lima pancasila, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Soal Undang-Undang Dasar 1945 ternyata fenomena kehidupan masyarakat yang di lindungi hak dan kewajiban berbangsa dan bernegara tentu apa yang di cerminkan wakil rakyat khususnya Ketua DPRD Makassar peka dengan cepat meresponnya adanya warga lansia RT3/RW3 Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo Jalan Sultan Abdullah kurang di perhatikan nasibnya oleh pemerintah

Hasmia (60) warga Tallo kelahiran 1958 berstatus janda hidup sederhana bersama anak dan cucunya yang bisa kita bilang sederhana.

“Ya, Respon Ketua DPRD wakil rakyat kita sudah sangat luar biasa. Dimana persoalan sepele seharusnya bisa di selesaikan oleh pejabat pemerintah namu karena gerakan sentuhan hati sebagi wakil rakyat menunjukkan sikap tegasnya untuk meneruskan ke Dinas Sosial dan Lurah sebagai pelayan publik,” Kata Harmoko Kamis (2/2/2023

Dengan adanya suara wakil rakyat, Tentu semacam ini menjadi pekerjaan rumah (PR) pemerintah setempat. Jangan karena adanya pemberitaan baru ada Action untuk turun,

“Saya ucapkan jempol dan terima kasih, Respon cepat wakil rakyat kita dan juga Dinas Sosial, Lurah beserta Ketua RT karena masih peduli sesama,”Sambung Harmoko yang akrab di sapa Moko

Sementara di tempat terpisah Hasmia di temani anaknya, Warga Kecamatan tallo ini mengaku sudah di kunjungi pemerintah setempat, Baik Dinas Sosial Kelurahan serta dari Ketua RT,

Iye, Saya di kunjungi semalam. Sempat kaget karena ada tiba-tiba datang dari Dinas mempertanyakan soal bantuan. Saya sudah jelaskan dan penyampaiannya nanti akan di bantu,” ucap hasmia dengan mata berkaca-kaca

Fenomena kehidupan ini menjadi PR baik pemerintah dan wakil rakyat, Semoga dengan cerminan yang di lakukan oleh Ketua DPRD menjadi contoh bagi kita semua,” Tutup Moko yang juga sebagai Humas Jappa-Jappa Community

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

The Power of Brand: Jamaah dan Keluarga Jadi Influencer Alami Annur Travel di Media Sosial

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Linimasa media sosial, hari ini Minggu 18/01/2026 dipenuhi unggahan prosesi keberangkatan jamaah umrah Annur Travel asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Ratusan foto, video, dan pesan doa dibagikan keluarga serta kerabat jamaah yang mengiringi keberangkatan menuju Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Sebanyak 317 jamaah asal Sidrap yang tergabung dalam grup keberangkatan 19 Januari 2026 dijadwalkan terbang menuju Arab Saudi pada Senin (19/1/2026) subuh. Rombongan akan bertolak dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Ramainya unggahan di berbagai platform media sosial—mulai dari WhatsApp Group, Facebook, hingga Instagram—menjadi penanda kuat tingginya atensi publik terhadap keberangkatan jamaah Annur Travel yang berkolaborasi dengan JRW. Prosesi pelepasan jamaah yang sarat haru dan doa ini tak hanya menjadi momen spiritual bagi keluarga, tetapi juga menjadi perbincangan luas di ruang digital masyarakat Sidrap.

Fenomena tersebut mendapat tanggapan dari praktisi media yang juga Direktur Advokasi dan Kerja Sama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Selatan, H. Sabri Rizaldi. Menurutnya, apa yang terjadi di media sosial hari ini bukan sekadar rutinitas seremonial.

“Ini bukan sekadar seremoni keberangkatan. Di sini ada bentuk validasi publik tentang seberapa besar engagement brand Annur dan JRW di tengah masyarakat,” ujar H.Ichal

Ia menilai, kekuatan utama Annur Travel justru terletak pada kedekatan emosional dengan jamaah dan keluarganya, yang secara alami terbangun dan tercermin melalui aktivitas media sosial.

“Ini kekuatan utama brand Annur yang jarang disadari publik. Branding Annur sangat kuat jika berbicara umrah dan haji. Tanpa disadari, postingan dari ratusan keluarga jamaah justru menjadi marketing paling efektif. Jejaringnya menjangkau hingga ke akar rumput, dan ini hanya bisa dilakukan oleh brand yang memiliki personal branding yang melekat di hati masyarakat,” jelasnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan, berbagai grup media sosial lokal di Sidrap ramai dengan unggahan keberangkatan jamaah Annur dan JRW. Mulai dari dokumentasi pelepasan di rumah, perjalanan menuju Makassar, hingga momen kebersamaan di Asrama Haji Sudiang, semuanya dibagikan secara organik oleh keluarga jamaah.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana media sosial telah bertransformasi menjadi ruang legitimasi publik bagi sebuah brand. Ketika masyarakat dengan sukarela membagikan pengalaman dan kebanggaan mereka, maka kepercayaan publik terbangun secara alami. Dalam konteks ini, keluarga jamaah bukan sekadar pengguna jasa, tetapi juga menjadi influencer autentik yang memperkuat citra dan reputasi Annur Travel di tengah masyarakat.

Keterlibatan emosional yang kuat antara brand dan jamaah inilah yang menjadi modal sosial berharga. Di era digital, kepercayaan yang tumbuh dari pengalaman nyata dan dibagikan oleh masyarakat luas terbukti memiliki dampak jauh lebih kuat dibandingkan strategi promosi konvensional.

Continue Reading

Trending