Connect with us

Bappelitbangda Sidrap Rapat dengan OPD Terkait Percepat Pemenuhan Data PDRB

Published

on

Kitasulsel,Sidrap – Dalam rangka percepatan pemenuhan data Produk Regional Domestik Bruto (PDRB), Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sidrap menggelar rapat koordibasi dengan OPD terkait, Rabu (1/2/2023).

Rapat berlangsung di ruang rapat Kantor Bappelitbangda dipimpin Kepala Bappelitbangda, Andi Muhammad Arsjad dan dihadiri jajaran Badan Pusat Statistik.

Andi Muhammad Arsjad mengatakan, rapat digelar dalam rangka pemenuhan data PDRB sebagai komponen indikator pertumbuhan ekonomi dan persiapan publikasi DDA (Daerah Dalam Angka).

Dikatakannya, BPS setiap tahun merilis data, salah satunya data terkait pertumbuhan ekonomi.

Lanjutnya, pemda sangat berkepentingan terhadap data-data sektor makro ini, karena menjadi dasar dalam penyusunan rencana dan kebijakan.

“Saat ini kita menuju satu data. Ini penting karena merupakan tolok ukur untuk mengetahui tingkat keberhasilan pertumbuhan ekonomi kita selama ini,” terangnya.

“Dengan adanya satu data ini kita berharap data yang disajikan nantinya dapat menjadi bahan evaluasi, analisa dan bahan perencanaan untuk menentukan sasaran pembangunan dimasa mendatang,” pungkasnya.

Adapun OPD yang diundang dalam rapat tersebut yakni Dinas PMPTSP, Dishub, Dinas Porapar, BKAD, Bapenda, dan Disnakkan.

Ada juga Kepala BPS Sidrap Naharuddin Supu, Disdagrin, DTPHPKP (Pertanian), Dinas Kominfo, Bagian Umum serta Bagian Perekonomian dan SDA.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending