Connect with us

397 Paket Bantuan Korban Banjir dan Angin Kencang di Sidrap Disalurkan Sentra Gau Mabaji Kemensos

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Kementerian Sosial RI melalui Sentra Gau Mabaji Gowa menyalurkan 397 paket bantuan Atensi (Asistensi Rehabilitasi Sosial) kepada korban bencana banjir dan angin kencang di Kabupaten Sidrap, Rabu (1/2/2023).

Penerima bantuan tersebar di sembilan kecamatan Kabupaten Sidrap, yakni Panca Rijang, Tellu Limpoe, Baranti, Kulo, Panca rijang, Maritengae, Watang Pulu, Watang Sidenreng, dan Dua Pitue.

Kegiatan dihadiri Kepala Sentra Gau Mabaji, Subhan Kadir bersama petugas penyaluran, yakni Ade Putri Carolina, Firdaus El Akhmed, Zulrama Dermawan, dan Intan Wahyuni.

Penyaluran bantuan berupa sembako dan nutrisi tambahan itu disaksikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Sidrap, Muhammad Iqbal, Sekretaris Dinas Sosial, Hj. Nurhidayah, serta camat masing-masing.

Ada empat kecamatan yang didatangi langsung, yakni Tellu Limpoe, Baranti, Panca Rijang dan Kulo.

Muhammad Iqbal mewakili Pemerintah Kabupaten Sidrap mengapresiasi bantuan dari Kementerian Sosial tersebut.

“Terima kasih atas perhatian Kementerian Sosial bagi masyarakat Sidrap yang tertimpa bencana beberapa waktu lalu. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerima,” katanya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Dukungan Meluas Jelang Musda, IAS Dinilai Semakin Kokoh Menuju Ketua Golkar Sulsel

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan kian menghangat. Arus dukungan kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus mengalir dari berbagai kader dan tokoh partai di sejumlah daerah.

Sejumlah kalangan menilai peta dukungan terhadap IAS semakin menguat menjelang pelaksanaan Musda. Meski masih terdapat sejumlah wilayah yang dipandang menjadi perhatian, seperti Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar, optimisme terhadap peluang mantan Ketua DPD I Golkar Sulsel tersebut dinilai terus meningkat.

Salah satu dukungan datang dari tokoh dan kader Partai Golkar, Adi Frangky Baramuli. Ia menegaskan bahwa momentum Musda harus menjadi titik balik bagi penguatan persatuan dan soliditas internal partai.

Menurut Adi Frangky Baramuli, IAS merupakan figur yang memiliki pengalaman panjang, kapasitas kepemimpinan, serta rekam jejak yang dinilai mampu menyatukan seluruh elemen Partai Golkar dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

“Saya memberikan dukungan penuh kepada Bapak Ilham Arief Sirajuddin. Beliau adalah sosok yang berpengalaman, memiliki jaringan yang kuat, dan mampu merangkul seluruh kader Golkar. Kini saatnya seluruh keluarga besar Golkar Sulawesi Selatan bersatu, mengedepankan soliditas, dan bersama-sama membesarkan partai,” ujar Adi Frangky Baramuli, Jumat (3/7/2026).

Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga persaudaraan dan menjadikan Musda sebagai ruang demokrasi yang sehat, bermartabat, serta mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Namun setelah Musda selesai, seluruh kader harus kembali bersatu demi kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan. Saya optimistis IAS mampu membawa semangat baru dan mengembalikan kejayaan Golkar,” tambahnya.

Menguatnya dukungan dari berbagai tokoh dan kader dinilai menjadi sinyal bahwa kontestasi pemilihan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan akan berlangsung kompetitif dan dinamis. Berbagai manuver politik diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga forum Musda resmi digelar.

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan para pemilik hak suara yang akan menentukan arah kepemimpinan Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk periode mendatang.

Pengamat politik menilai, siapa pun figur yang nantinya terpilih diharapkan mampu menjaga soliditas internal partai, memperkuat konsolidasi hingga tingkat kabupaten dan kota, serta membangun mesin politik yang lebih efektif sebagai persiapan menghadapi agenda politik pada masa mendatang.

Musda Partai Golkar Sulawesi Selatan pun dipandang bukan sekadar ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menentukan arah, strategi, dan kekuatan partai dalam mempertahankan serta meningkatkan pengaruh politiknya di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending