Connect with us

Kakan Kemenag Sidrap Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Ummi Kaltsum Desa Bulo

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidenreng Rappang meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Ummi Kaltsum Desa Bulo Kecamatan Panca Rijang, Selasa (31/01/2023)

Peletakan batu pertama tersebut disaksikan langsung Kasubag TU, Mustari Mustafa, Kepala KUA, Kec. Kulo selaku inisiator, Kepala Desa Bulo serta para Tokoh masyarakat.

Kepala KUA Kecamatan Kulo, Salman Mas’udi mengungkapkan luas tanah yang akan digunakan dalam pembangunan Masjid yakni 23×17, adapun donatur dalam pembangunan ini mempercayakan dirinya mengurus dan mengawal pembangunan Masjid.

“Alhamdulillah Masjid kita diletakkan batu pertama oleh Bapak Kepala Kantor, semoga ini membawa berkah dan maslahat, sehingga pembangunannya dapat lancar dan aman, Insya Allah,”Ucapnya.

Sementara itu, Kakan Kemenag Sidrap pada kesempatan tersebut turut berbahagia atas peletakan batu pertama pembangunan Masjid di Desa Bulo, ia berharap Masjid ini dapat segera rampun dan dapat segera ditempati masyarakat untuk beribadah.

“Saya harap kita bersama betul betul mengawal pembangunan Masjid kita, kalau perlu kita jugalah yang turut membantu baik tenaga maupun materi karna pembangunan ini adalah ladang amal untuk kita semua,” Harap Muhammad Idris Usman.

Untuk selanjutnya dilakukan peletakan batu pertama secara bergiliran dimulai dari Kepala Kantor Kemenag Sidrap, Kasubag TU, Kepala Desa Bulo, Kepala KUA Kec. Kulo beserta Tokoh Masyarakat Desa Bulo serta diakhiri dengan Doa Bersama.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menhan Sjafrie Kumpulkan Pimpinan Satgas Penertiban Kawasan Hutan, Tekankan Koordinasi dan Penegakan Hukum

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat optimalisasi, sinkronisasi, dan evaluasi pelaksanaan tugas Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (13/7/2026). Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah memperkuat sinergi lintas lembaga dalam menertibkan kawasan hutan secara tegas, terukur, dan akuntabel.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung Kuntadi, serta Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Yusuf Ateh.

Dalam keterangannya, Sjafrie menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas Satgas PKH sangat bergantung pada koordinasi yang kuat, kesatuan langkah, serta akuntabilitas seluruh unsur yang terlibat.

“Rapat ini menegaskan pentingnya penguatan koordinasi, kesatuan langkah, serta akuntabilitas seluruh unsur dalam menjalankan tugas penertiban kawasan hutan secara tegas, terukur, dan menjamin hukum ditegakkan serta diawasi prosesnya,” tulis Sjafrie melalui akun Instagram resminya.

Menurutnya, penertiban kawasan hutan harus dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan kepastian hukum dan mekanisme pengawasan yang transparan. Hal tersebut penting untuk memastikan setiap proses penegakan hukum berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.

Rapat koordinasi ini juga menjadi forum untuk menyamakan persepsi antarlembaga sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas Satgas PKH agar semakin efektif dalam menangani berbagai persoalan pemanfaatan kawasan hutan yang tidak sesuai ketentuan.

Pemerintah berharap melalui penguatan koordinasi antara Kementerian Pertahanan, TNI, Kejaksaan Agung, BPKP, dan instansi terkait lainnya, pelaksanaan penertiban kawasan hutan dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu menjaga kelestarian hutan sekaligus memberikan kepastian hukum terhadap pengelolaan kawasan hutan di Indonesia.

Continue Reading

Trending