Connect with us

Kodim 1420 Gelar Olah Raga Bersama Dengan Forkopimda Sidrap

Published

on

Kitasulse, Sidrap – Komando Distrik Militer (Kodim) 1420 Sidrap menggelar kegiatan olah raga bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidrap.

Kegiatan yang digelar tersebut berlangsung di Lapangan Apel Makodim 1420 Sidrap Kelurahan Majjelling Wattang Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Jum’at (27/01/2023) pagi.

Saat ditemui, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE.,M.I.Pol mengatakan hari ini kami menggelar kegiatan olah bersama dengan forkopimda guna meningkatkan dan mempererat soliditas dan kebersamaan antar instansi

“Selain itu, juga menjaga dan meningkatkan hubungan kerja sama yang baik dalam menjalan tugas pokok diwilayah Kabupaten Sidrap,”Ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE.,M.I.Pol tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan ini

“Karena selain mempererat sinergitas, kegiatan ini juga bertujuan mengajak masyarakat untuk hidup sehat khususnya di wilayah Kabupaten Sidrap,”Pungkas Dandim.

Selain itu, Sekertaris Daerah (Sekda) Sidrap, DR.Ns.H.Basra,S.,Kep.,M.Kes dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi dalam rangka menjaga sinergitas antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Kejaksaan bersama Instansi lainnya dalam menghadapi tahun politik 2024

“Oleh karenanya itu, kami selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Sidrap sangat mensuport kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 1420 Sidrap”Terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, terlihat dihadiri juga oleh Wakapolres Sidrap, Kompol M.Akib, Kasi Intel Kajari Sidrap, Aditiyo Ismutomo, SH, Kasdim 1420 Sidrap, Mayor Arm Ari Widiarto, Ketuap Persit KCK Cab XLIV Dim 1420, Personel Polres Sidrap, Personel Kajari Sidrap, Personel Militer dan PNS Kodim 1420 Sidrap serta Persit KCK Cab XLIV Dim 1420.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

500 Imam Masjid se-Banten Ikuti MTQ Khusus Imam, Jadi Rangkaian Menuju International Grand Imams Conference 2026

Published

on

Kitasulsel–TANGERANG Sebanyak 500 imam masjid dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) khusus imam masjid yang digelar di Masjid Raya Baitul Mukhtar, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju International Grand Imams Conference 2026 yang akan diselenggarakan Indonesia.

MTQ regional tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi para imam masjid melalui tiga aspek utama, yakni ketepatan makhraj dalam membaca Al-Qur’an, kemampuan hafalan (tahfiz), serta pendalaman tafsir Al-Qur’an sebagai bekal dalam membimbing umat.

Selain pelaksanaan MTQ, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengukuhan jajaran ulama dan Dewan Hakim MTQ serta pelantikan Pengurus Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Banten oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

“Hari ini juga kita membuat rangkaian acara panjang. Nanti kita akan melakukan Konferensi Internasional Grand Imam di seluruh dunia, yang rangkaian acara ini adalah kegiatan-kegiatan di Banten. Habis acara hari ini akan ada seminar yang menggambarkan kira-kira seperti apa proyeksi imam di masa yang akan datang,” ujar Nasaruddin Umar di Tangerang, Jumat (3/7/2026).

Penguatan Peran Imam sebagai Pemimpin Masyarakat

Menteri Agama menegaskan penguatan kelembagaan melalui IPIM menjadi bagian penting dalam strategi pembinaan imam masjid. Menurutnya, imam memiliki posisi strategis sebagai pemimpin informal yang memperoleh tingkat kepercayaan tinggi dari masyarakat.

“Maka kita ingin menginspirasi setiap orang melalui diplomasi keagamaan. Hari ini juga ada rangkaian acara berkaitan dengan pengurus IPIM Provinsi Banten. Pembinaan imam sangat penting karena mereka merupakan pemimpin formal dalam masyarakat kita,” kata Menag.

Ia menjelaskan, keberadaan imam yang memimpin salat lima waktu setiap hari menjadikan mereka sebagai figur yang paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki pengaruh besar dalam membangun kehidupan sosial maupun spiritual umat.

Dukung Pembangunan Daerah

Nasaruddin Umar meyakini peningkatan profesionalisme imam masjid akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah akan lebih mudah dicapai apabila didukung oleh para imam yang memiliki integritas, kapasitas keilmuan, serta kedekatan dengan masyarakat.

“Kami sangat yakin kalau imam profesional, maka itu akan sangat membantu pembangunan di balik kota yang ada di baliknya. Karena loyalitas masyarakat dalam konteks yang paling tinggi dipercaya adalah para imam masjid. Kalau ingin menggapai loyalitas masyarakat, imam-imam masjid inilah kuncinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian pembinaan imam tersebut akan menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan International Grand Imams Conference yang direncanakan berlangsung di Indonesia pada 2026.

Pemprov Banten Siap Dukung

Pemerintah Provinsi Banten menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembinaan imam masjid, termasuk penyelenggaraan MTQ dan rangkaian menuju konferensi internasional tersebut.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pemerintah daerah ingin menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas masyarakat, pusat informasi, serta pusat peradaban umat.

“Provinsi Banten mendukung kegiatan ini dan Pemerintah Provinsi Banten menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat, pusat informasi, dan pusat peradaban. Semoga kemakmuran masjid sama-sama bisa kita jaga bersama,” ujar Andra.

Libatkan Berbagai Unsur

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Yayasan Muslim Sinar Mas sebagai mitra strategis dalam program pembinaan imam masjid.

Acara dihadiri jajaran ulama, Dewan Hakim MTQ, aparatur sipil negara (ASN) penyuluh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, serta ratusan imam masjid dari seluruh wilayah Banten.

Melalui MTQ khusus imam masjid ini, pemerintah berharap kualitas kepemimpinan spiritual para imam terus meningkat sehingga mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus mendukung diplomasi keagamaan Indonesia di tingkat internasional.

Continue Reading

Trending