Connect with us

Bupati Sidrap Sambut Baik Program Gemapatas Badan Pertanahan Nasional

Published

on

Kitasulse, Sidrap – Bupati Sidrap, H. Dollah Mando menyambut baik dan berkomitmen menyukseskan program Gerakan Bersama Pemasangan Tanda Batas disingkat Gemapatas, yang digalakkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Hal itu dikemukakannya ketika menerima audiensi Kepala BPN Sidrap, Muhammad Iqbal yang datang bersama Kasi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Sudirman, Kasi Survei dan Penetapan, Hady Arman.

“Kami berkomitmen mendukung penuh pencanangan program tersebut, guna mengantisipasi terjadinya permasalahan sengketa tanah di Kabupaten Sidrap,” ujar Dollah.

Ia juga mengimbau jajaran terkait serta masyarakat turut menyukseskan dan memanfaatkan program ini, agar tidak lagi terjadi sengketa lahan.

“Untuk itu, saya instruksikan kepada semua camat, seluruh kepala desa dan lurah agar menyampaikan kepada masyarakat soal program ini, biar tidak ada lagi sengketa-sengketa dalam masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPN Sidrap mengapresaisi dukungan Bupati Sidrap atas pencanangan program Gemapatas yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

“Bupati Sidrap sangat merespon kegiatan ini untuk menekan permasalahan sengketa tanah di tengah masyarakat soal patok batas yang tidak jelas,” tukas Iqbal.

Ia mengungkap, Kabupaten Sidrap mendapat kuota titik patok batas hingga 1.500 unit lokasi di 11 kecamatan di Sidrap.

“Aplikasi awal kita jadikan percontohan yakni di Kelurahan Manisa, Kelurahan Duampanua dan Desa Botto. Dari 36.000 patok Gemapatas di 24 kabupaten/kota di Sulsel, Kabupaten Sidrap dialokasikan 1.500 patok,” rincinya.

Iqbal berharap program pemerintah pusat bersama Kementerian ATR/BPN Agraria ini bisa bermanfaat dan mengurangi permasalahan sengketa batas tanah yang kerap terjadi di tengah-tengah masyarakat.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Wakil Bupati Sidrap Serahkan Santunan untuk Korban Kebakaran di Baranti, Tegaskan Solidaritas PGRI

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, mengunjungi sekaligus menyerahkan santunan kepada korban bencana kebakaran di Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, Rabu (15/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Nurkanaah didampingi jajaran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sidrap, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta aparat Kecamatan Baranti.

Santunan diserahkan kepada Hendra Nurdin bersama istrinya, Nursyam, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga yang terdampak musibah kebakaran.

Nurkanaah yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Sidrap mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud empati dan kebersamaan keluarga besar PGRI kepada salah satu anggotanya yang sedang menghadapi cobaan.

“Ini bentuk solidaritas jajaran PGRI kepada keluarga yang sedang mengalami musibah. Kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini,” ujar Nurkanaah.

Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu meringankan kebutuhan keluarga korban, tetapi juga menjadi penyemangat agar mereka tetap tegar dan mampu bangkit setelah musibah.

“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban Bapak Hendra Nurdin beserta keluarga. Kami berharap diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan untuk kembali menjalani aktivitas seperti sediakala,” tambahnya.

Suasana haru menyelimuti penyerahan bantuan tersebut. Kehadiran Wakil Bupati bersama rombongan menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama keluarga besar PGRI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pemberian bantuan, tetapi juga dengan dukungan moral dan semangat kebersamaan bagi warga yang sedang menghadapi musibah.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Sidrap, sehingga masyarakat yang terdampak bencana tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa-masa sulit.

Continue Reading

Trending