Connect with us

Pemkab Sidrap Cek Fisik Seluruh Kendaraan Dinas. Ini Tujuannya

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), mulai Selasa (24/1/2023) melaksanakan cek fisik kendaraan dinas. Pengecekan dipusatkan di Lapangan Kompleks SKPD Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu.

Kepala Bidang Pengelolaan Pemanfaatan Barang Milik Daerah BKAD Sidrap, Irwan mengatakan, kegiatan tersebut diatur dalam Pasal 296 ayat (1) dan (2), Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Disebutkan pula, pengecekan dalam upaya memenuhi amanah MCP KPK-RI dan persiapan Audit LKPD 2022, terkait efektivitas pelaksanaan pengamanan dan penertiban barang milik daerah yang berada dalam penguasaan pengelola barang dan pengguna/kuasa barang.

“Cek fisik kendaraan dinas ini meliputi pemeriksaan keberadaan kendaraan secara riil, dokumen kendaraan, serta administrasi penggunaan kendaraan dinas dari masing-masing OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidrap,” lanjutnya.

“Kita mau cek fisik kendaraan, apakah sesuai dengan STNK dan nomor mesinnya, serta menertibkan kendaraan yang dikuasai oleh beberapa pejabat lama. Selain itu mengecek penanggung jawab kendaraan dinas, karena sesuai dengan aturan, pejabat hanya dibolehkan mempunyai satu kendaraan dinas,” tutupnya.

Adapun cek fisik kendaraan dinas ini dijadwalkan berlangsung hingga 3 Februari 2022 mendatang. Khusus kendaraan dinas kepala lingkungan dankepala dusun, pemeriksaan dilaksanakan di Kantor Bapenda, Kompleks SKPD Sidrap.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Antisipasi Lonjakan Industri Tambang, Siapkan Pemuda Lokal Jadi Tenaga Security Profesional

Published

on

KITASULSEL—LUWU TIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai mengambil langkah strategis dalam menghadapi pesatnya ekspansi industri tambang di wilayahnya dengan menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing.

Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, sejumlah pemuda dari berbagai desa di Bumi Batara Guru dikirim mengikuti pelatihan tenaga pengamanan (security). Program ini dirancang sebagai bentuk antisipasi meningkatnya kebutuhan tenaga kerja profesional di sektor industri, khususnya pertambangan dan kawasan industri.

Kepala Dinas PMD Luwu Timur, Awaluddin, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia lokal menjadi kunci agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah arus investasi yang masuk.

“Kami ingin memastikan pemuda kita memiliki kompetensi dan sertifikasi yang dibutuhkan. Dengan pelatihan ini, mereka siap kerja dan memiliki daya saing di dunia industri,” ujarnya, Selasa (31/3).

Pelatihan ini juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri yang mulai berkembang di Luwu Timur, termasuk dengan hadirnya investasi dari PT Indonesia Huali Industrial Park dan PT Huali Nickel Indonesia.

Para peserta dibekali sertifikasi Gada Pratama, yang merupakan standar dasar profesi keamanan. Namun lebih dari itu, pelatihan ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta etos kerja profesional.

“Ini bukan hanya soal keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan mental dan disiplin. Kita ingin mereka siap menghadapi dunia kerja yang kompetitif,” tambah Awaluddin.

Program ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam memperkuat kemandirian ekonomi desa, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

Dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja lokal yang tersertifikasi, pemerintah daerah berharap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Luwu Timur dapat lebih memprioritaskan masyarakat setempat dalam proses rekrutmen.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembangunan industri di Luwu Timur tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Continue Reading

Trending