Connect with us

AKBP Yudi Frianto Menjadi Narasumber Dalam Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2023

Published

on

KITASULSEL—-MAKASSAR– Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto menjadi Narasumber Sosialisasi Perpol No. 7 Th. 2019 dalam rangka memperingati bulan k3 Nasional tahun 2023 di Kantor Depo Pertamina ruang rapat integrated Terminal, Selasa (24/01/2023)

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut Kapolres AKBP Yudi Frianto menjelaskan mekanisme kerja Security dalam pengamanan yang telah di tentukan dan tetap mengacu pada Perpol No. 7 Th. 2019 tentang Keselamatan Kerja”terang Kasubsipenmas Sihumas Aipda Adil

 

“Industri migas merupakan industri yang beresiko tinggi. Oleh karena itu, sangat penting bagi security sebagai pengawas keamanan pada kegiatan usaha migas untuk memiliki pemahaman serta penerapan budaya K3 yang baik. Dikarnakan
mekanisme kerja Security dalam pengamanan yang telah di tentukan dan tetap mengacu pada Perpol No. 7 Th. 2019”Ucap Kasubsipenmas

 

Sosialisasi perpol no 7 tahun 2019 tentang perubahan ke 2 atas Perkap no 13 tahun 2017 tentang pemberian bantuan pengamanan pada obyek vital nasional dan obyek tertentu yang diselenggarakan oleh Pertamina Patraniaga”tutupnya.(**)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending