Connect with us

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Fasilitasi Balita Penderita Tumor Dapatkan Layanan Kesehatan

Published

on

Kitasulsel, Luwu–Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengutus Tim Andalan Sulsel Peduli untuk mendampingi pengobatan seorang balita penderita tumor yang berusia dua tahun di Luwu.

Balita itu bernama Hasifa. Merupakan warga Desa Awogading, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu. Sakit yang dideritanya membuat bagian perutnya membengkak dan membutuhkan bantuan untuk berobat di Kota Makassar.

Kondisi Hasifa menjadi perhatian orang nomor satu di Sulsel itu. Bahkan memfasilitasi dalam rujukan Hasifa di RSUD Labuang Baji di Makassar.

Koordinator Tim Andalan Sulsel Peduli, Amiruddin menyampaikan , bahwa atas arahan dari Gubernur Sulsel untuk melakukan pendampingan kepada Hasifa selama mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kita doakan bersama -sama agar segera sembuh dan dapat beraktivitas layaknya seperti anak pada umumnya,” jelasnya, Minggu (22/1/2023).

Sementara itu, orang tua Hasifa, Ronal dan Fika merasa bersyukur atas perhatian dan kepedulian Gubernur Sulsel. Hasifa kini dirawat di Rumah Sakit milik Pemprov Sulsel itu.

“Kami sangat bersyukur dan ucapan terima kasih banyak kepada bapak Gubernur Sulsel yang membantu anak kami dan memfasilitasi pengobatannya,” ungkap Ronal. (*)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Pemerintah Matangkan Pengambilalihan KCIC, Menkeu: Tinggal Tunggu Proses Administrasi

Published

on

Kitasulsel–JAKARTAMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh pemerintah telah diputuskan. Saat ini, pemerintah hanya menuntaskan tahapan administrasi sebelum kebijakan tersebut resmi direalisasikan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai menghadiri kegiatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Menurutnya, keputusan mengenai pengalihan pengelolaan KCIC pada prinsipnya telah rampung dan kini tinggal menunggu penyelesaian administrasi.

“Keputusannya sebenarnya sudah ada. Sekarang tinggal proses administrasi yang sedang berjalan. Begitu urusan Danantara selesai, nanti kami laporkan kembali kepada Presiden,” ujarnya.

Purbaya menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengelolaan KCIC nantinya akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada Kementerian Keuangan untuk diselesaikan.

Ia menegaskan penyelesaian persoalan KCIC tidak harus menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan alternatif melalui berbagai instrumen dan kendaraan investasi yang dimiliki.

“KCIC saat ini masih berada di Danantara. Nanti akan diserahkan kepada saya sesuai perintah Presiden untuk kami selesaikan. Namun, tidak harus menggunakan APBN karena kami memiliki berbagai instrumen dan vehicle pembiayaan yang bisa digunakan untuk menangani KCIC,” jelasnya.

Meski demikian, Menkeu belum mengungkapkan secara rinci mekanisme penyelesaian yang akan diterapkan. Ia menyebut penjelasan lebih lanjut baru akan disampaikan setelah proses penyerahan pengelolaan KCIC selesai dilakukan.

Purbaya juga membantah isu yang menyebut KCIC akan dikelola dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU). Menurutnya, tidak ada rencana pemerintah untuk mengubah status pengelolaan perusahaan tersebut menjadi BLU.

“Pokoknya diserahkan kepada saya, nanti kami yang menyelesaikannya,” tegas Purbaya.

Pemerintah berharap penyelesaian proses administrasi dapat segera rampung sehingga langkah penataan pengelolaan KCIC dapat dilakukan secara optimal guna mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan layanan kereta cepat di Indonesia.

Continue Reading

Trending