Connect with us

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Fasilitasi Balita Penderita Tumor Dapatkan Layanan Kesehatan

Published

on

Kitasulsel, Luwu–Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengutus Tim Andalan Sulsel Peduli untuk mendampingi pengobatan seorang balita penderita tumor yang berusia dua tahun di Luwu.

Balita itu bernama Hasifa. Merupakan warga Desa Awogading, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu. Sakit yang dideritanya membuat bagian perutnya membengkak dan membutuhkan bantuan untuk berobat di Kota Makassar.

Kondisi Hasifa menjadi perhatian orang nomor satu di Sulsel itu. Bahkan memfasilitasi dalam rujukan Hasifa di RSUD Labuang Baji di Makassar.

Koordinator Tim Andalan Sulsel Peduli, Amiruddin menyampaikan , bahwa atas arahan dari Gubernur Sulsel untuk melakukan pendampingan kepada Hasifa selama mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Kita doakan bersama -sama agar segera sembuh dan dapat beraktivitas layaknya seperti anak pada umumnya,” jelasnya, Minggu (22/1/2023).

Sementara itu, orang tua Hasifa, Ronal dan Fika merasa bersyukur atas perhatian dan kepedulian Gubernur Sulsel. Hasifa kini dirawat di Rumah Sakit milik Pemprov Sulsel itu.

“Kami sangat bersyukur dan ucapan terima kasih banyak kepada bapak Gubernur Sulsel yang membantu anak kami dan memfasilitasi pengobatannya,” ungkap Ronal. (*)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sari Tersenggol dari DA8, Harapan Sidrap Kini Bertumpu pada Melani: “Assiddi Ki!”

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Perjuangan wakil Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sari, di panggung Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar harus terhenti setelah dinyatakan tersenggol pada Konser Top 42 Grup 3 Tim D’Coach Melly Lee, Jumat (17/7/2026). Babak Top 42 memang digelar dengan sistem pembagian grup berdasarkan tim coach, termasuk Grup 3 yang dibimbing Melly Lee.

Berakhirnya langkah Sari menyisakan satu harapan besar bagi masyarakat Bumi Nene Mallomo. Kini, seluruh doa dan dukungan warga Sidrap tertuju kepada Melani, yang sebelumnya sukses tampil gemilang pada malam perdananya dan berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya.  

Tersenggolnya Sari menjadi momen yang mengundang rasa haru di kalangan pendukung DA8 asal Sidrap. Meski demikian, semangat masyarakat tidak surut. Justru sebaliknya, berbagai unggahan di media sosial mulai dipenuhi ajakan untuk bersatu memberikan dukungan penuh kepada Melani.

Seruan khas masyarakat Bugis, “Assiddi Ki” yang berarti mari kita bersatu, menjadi slogan yang ramai digaungkan. Kalimat tersebut bermakna ajakan kepada seluruh elemen masyarakat Sidrap, baik yang berada di kampung halaman maupun di berbagai daerah di Indonesia, agar kompak memberikan dukungan melalui voting dan doa untuk Melani.

Tagar #AssiddiKi mulai bermunculan di berbagai platform media sosial sebagai simbol persatuan masyarakat Sidrap. Banyak warganet berharap Melani mampu melanjutkan perjuangan daerahnya dan mengharumkan nama Sidrap di panggung nasional.

Sebelumnya, Sidrap menjadi salah satu daerah yang berhasil meloloskan dua wakil ke Top 42 DA8, yakni Sari dan Melani. Namun, setelah Sari harus mengakhiri langkahnya, Melani kini menjadi satu-satunya harapan untuk terus melaju dalam kompetisi dangdut bergengsi tersebut.  

Dukungan kepada Melani diperkirakan akan semakin masif. Tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari berbagai komunitas, tokoh masyarakat, hingga para perantau asal Sidrap yang terus mengampanyekan semangat kebersamaan.

Kini, satu harapan tersisa berada di pundak Melani. Dengan kualitas vokal, penampilan yang memikat, serta dukungan penuh masyarakat, warga Sidrap optimistis Melani mampu melangkah lebih jauh di DA8.

“Assiddi Ki! Saatnya seluruh warga Sidrap bersatu. Satu suara, satu dukungan, untuk Melani menuju panggung terbaik Dangdut Academy 8.”

Continue Reading

Trending