Connect with us

Terjatuh dari Perahu Saat Menyeberang di Sungai Je’neberang, Basarnas Sulsel Bergerak Cari Korban

Published

on

Kitasulsel, Gowa—Satriani (37), seorang perempuan yang merupakan penumpang perahu penyeberangan dilaporkan tenggelam setelah terjatuh dari perahu saat berada di tengah sungai Jene’berang menuju Taeng, Palangga, Gowa, Minggu (22/1/2023) siang.

Korban sebelumnya menaiki perahu bersama penumpang lainnya dari Mallengkeri Makassar dan hendak menyeberangi sungai Je’neberang menuju Taeng Kabupaten Gowa.

Namun, saat perahu tengah dalam perjalanan, korban terjatuh dan tenggelam.

Menerima laporan ini, Kepala Kantor Basarnas Sulsel Djunaidi mengerahkan Tim Rescue Basarnas Sulsel untuk melakukan pencarian.

“Tim kami kerahkan ke lokasi untuk secepatnya melakukan pencarian”, jelasnya.

Adapun Tim Rescue Basarnas Sulael menuju lokasi dengan membawa perahu karet dan peralatan selam, serta peralatan pendukung lainnya.

Saat ini tim sudah berada di lokasi dan melakukan pencarian bersama potensi sar yang juga sudah beradadi lokasi.

“Semoga korban bisa segera ditemukan”, harap Djunaidi.(My)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Business

IHSG Dibuka Melemah ke Zona Merah, Rupiah Terkoreksi ke Rp18.066 per Dolar AS

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Pergerakan pasar keuangan domestik mengawali perdagangan Kamis (9/7/2026) dengan tekanan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah, sementara nilai tukar rupiah juga melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah dinamika pasar global.

Pada awal sesi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka turun 8,405 poin atau 0,14 persen ke level 5.864,966. Pelemahan tersebut melanjutkan tren yang sudah terlihat sejak sesi pra-pembukaan (preopening).

Sebelumnya, pada perdagangan preopening, IHSG telah terkoreksi 7,604 poin atau 0,13 persen, sehingga berada di level 5.865,768. Kondisi ini menunjukkan investor masih cenderung berhati-hati dalam mengambil posisi di tengah berbagai sentimen global maupun domestik yang memengaruhi pergerakan pasar.

Selain pasar saham, tekanan juga terjadi di pasar valuta asing. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.00 WIB, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp18.066 per dolar Amerika Serikat, melemah 52 poin atau sekitar 0,29 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Pelemahan rupiah mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap dolar AS di tengah ekspektasi pelaku pasar terhadap arah kebijakan moneter global, pergerakan imbal hasil obligasi, serta perkembangan ekonomi internasional yang terus menjadi perhatian investor.

Bursa Asia Bergerak Variatif

Sementara itu, pergerakan bursa saham utama di kawasan Asia menunjukkan tren yang beragam pada perdagangan pagi ini.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 mencatat penguatan signifikan dengan naik 1.036,703 poin atau 1,55 persen ke level 67.855,703. Kenaikan tersebut mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi dan kinerja emiten di negeri Sakura.

Di Hong Kong, Indeks Hang Seng juga bergerak positif dengan kenaikan 82,839 poin atau 0,34 persen ke posisi 24.282,300.

Sebaliknya, Indeks SSE Composite di China mengalami koreksi tipis sebesar 1,179 poin atau 0,03 persen ke level 3.969,699, menunjukkan pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi domestik China.

Sementara itu, Indeks Straits Times di Singapura menguat 25,260 poin atau 0,47 persen menjadi 5.394,830, didorong oleh penguatan sejumlah saham sektor perbankan dan industri.

Investor Menanti Sentimen Baru

Analis menilai pergerakan pasar pada hari ini masih dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global dan domestik, termasuk perkembangan ekonomi dunia, arah suku bunga bank sentral utama, serta dinamika nilai tukar.

Pelaku pasar juga menantikan berbagai data ekonomi dan kebijakan pemerintah yang diperkirakan dapat menjadi katalis baru bagi pergerakan IHSG maupun rupiah dalam beberapa hari ke depan.

Meski dibuka melemah, pergerakan indeks masih berpotensi berubah sepanjang sesi perdagangan seiring meningkatnya aktivitas transaksi dan masuknya sentimen positif dari pasar regional maupun global.

Continue Reading

Trending