Connect with us

PKK Sulsel Gandeng PDGI Gelar Bakti Sosial Celah Bibir dan Lelangit di Enrekang

Published

on

Kitasulsel, Enrekang–– Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Enrekang, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Wilayah Sulawesi, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang, melaksanakan Bakti Sosial Celah Bibir dan Lelangit, di RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang, 21 – 22 Januari 2023. Tercatat 22 anak menjalani operasi secara gratis dalam bakti sosial ini.

Ketua Tim Bakti Sosial, drg A Tajrin MKes SpBM(K), mengungkapkan, ada 29 pasien yang mendaftar. Namun, setelah dilakukan screening, yang lolos untuk dilakukan operasi hanya 22 orang.

Ada beberapa penyebab sehingga 7 pasien tidak lolos screaning. Menurut A Tajrin, pasien operasi bibir sumbing harus dibius total, sehingga syarat-syaratnya harus terpenuhi. Antara lain, sudah cukup umur, cukup berat badan, dan tidak ada penyakit yang menyulitkan waktu dilakukan operasi.

“Supaya pada saat dilakukan operasi dia tidak terjadi masalah,” ujarnya.

Berdasarkan data pasien, kata A Tajrin, usia pasien termuda yang menjalani operasi pada bakti sosial ini, berusia lima bulan. “Walaupun memang syarat usia paling muda untuk dilakukan operasi itu tiga bulan dan berat badannya 5 – 6 kg, itu bisa dilakukan operasi bibir sumbing. Untuk celah lelangit, minimal paling cepat 18 bulan untuk dilakukan operasi,” jelasnya.

Tidak hanya dari Enrekang, pendaftar ada yang dari Sidrap, Pinrang, dan Toraja. Secara khusus, A Tajrin mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina, yang memprogramkan operasi gratis ini dalam setahun terakhir, dan sudah dilakukan di Pinrang, Parepare, Enrekang, dan juga Kota Makassar.

“Kami sangat menyambut baik sehingga masyarakat kita yang membutuhkan operasi bibir sumbing ini bisa tertangani tanpa dilakukan pembayaran,” ujarnya.

Para pasien yang menjalani operasi pada bakti sosial ini juga mendapatkan paket dari Gubernur dan Ketua TP PKK Sulsel. “Dan ini luar biasa, Pak Gubernur dan Ibu Ketua PKK juga memberikan paket yang sangat berharga untuk pasien kita. Ini hal yang baik bagi masyarakat kita yang menderita celah bibir dan lelangit,” imbuhnya.

Sementara, salah satu orangtua pasien, Amriani, tak bisa menahan rasa harunya, karena anaknya bisa menjalani operasi bibir sumbing ini, tanpa dipungut biaya. Ia berharap, anaknya bisa segera sembuh setelah operasi ini.

“Terima kasih Pak Gubernur dan Ibu, karena anak saya bisa operasi tanpa harus membayar,” ucap Amriani, yang merupakan warga Kabupaten Pinrang. (*/my)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Momentum Milad ke 53,RMS Gelar Buka Puasa dan Bagi Ribuan Sembako

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Suasana religius mewarnai peringatan hari ulang tahun ke-53 Rusdi Masse yang akrab disapa RMS. Di momen penuh berkah Bulan Ramadan 1447 H/2026 M, ia menggelar buka puasa bersama sekaligus membagikan paket sembako kepada masyarakat di RMS Land, Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa, 3 Maret 2026.

Kegiatan tersebut menjadi rangkaian perayaan ulang tahun mantan Bupati Sidrap dua periode itu. Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Sidrap memadati lokasi acara sejak sore hari untuk mengikuti buka puasa bersama.

Tak hanya masyarakat, sejumlah pejabat provinsi dan daerah turut hadir. Tampak Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Ketua DPRD, Kapolres, serta anggota DPRD Sidrap ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Acara yang digelar suami Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi itu berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Selain buka puasa bersama, RMS juga membagikan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, RMS menyampaikan rasa syukur atas usia yang ke-53 serta kebersamaan yang terus terjalin dengan masyarakat. Ia menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan tersebut pun disambut antusias warga. Mereka mengaku bersyukur dapat berbuka puasa bersama sekaligus menerima bantuan sembako yang sangat membantu kebutuhan rumah tangga di bulan Ramadan.

Momentum HUT ke-53 RMS tahun ini tak sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ajang berbagi dan mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat dalam suasana yang religius dan penuh kebersamaan. (*)

Continue Reading

Trending