Connect with us

Jelang Imlek 2574, Kapolres Pelabuhan Makassar Yudi Frianto Pimpin Sterilisasi Bersama Tim Gegana Brimob di Klenteng dan Vihara

Published

on

Kitasulsel, Makassar—- Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Yudi Frianto pimpin kegiatan sterilisasi bersama Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Sat Brimob Polda Sulsel di sejumlah klenteng di Wilayah hukumnya, Sabtu (21/01/2023 ).

“Jelang perayaan tahun baru Imlek 2574 yang jatuh besok hari minggu 22 januari 2023, ada empat lokasi klenteng dan vihara yang menjadi peribadatan etnik Tionghoa disterilisasi oleh tim penjinak bom gegana sat brimob. Seperti klenteng Xiang Ma dan klenteng Ibu Agung BahariĀ  yang berada di jalan Sulawesi serta klenteng Kwang Kong di jalan lombok, Vihara Dharama Loka dijalan Bali “terang Kasubsipenmas Sihumas Aipda Adil

“Tim Gegana Brimob menggunakan peralatan pendeteksi keberadaan bahan peledak, melakukan pengecekan di setiap sudut ruangan klenteng. Usai pelaksanaan sterilisasi, personil Polres Pelabuhan Makassar telah ditempatkan untuk melaksanakan pengamanan di setiap klenteng dan vihara” jelasnya

“Selama pelaksanaan Sterilisasi dan pengecekan tidak ada yang dinyatakan berbahaya, kondisi aman. “Walaupun kondisi aman, kami akan terus memotoring terhadap kenyamaan perayaan imlek 2574 / tahun 2023 ini,” tutup Kasubsipenmas Sihumas Polres Pelabuhan Makassar. (*/Fr)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Gelar Festival Mulia Ramadan, Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Published

on

Kitasulsel–Makassar Pemerintah Kota Makassar terus menghadirkan berbagai kegiatan positif selama bulan suci Ramadan. Salah satunya melalui Festival Mulia Ramadan yang digelar di pelataran Masjid Amirul Mukminin atau yang dikenal sebagai Masjid Terapung Losari.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan bahwa festival tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, bulan suci Ramadan bukan sekadar momentum ibadah secara personal, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan solidaritas antarwarga.

ā€œFestival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di bulan suci ini, mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan, dan semangat berbagi,ā€ ujarnya.

Aliyah menilai, kegiatan yang dipusatkan di kawasan Masjid Terapung Losari tersebut tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial yang positif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Berbagai rangkaian kegiatan keagamaan, seperti tausiyah, buka puasa bersama, serta partisipasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dinilai mampu menghadirkan nuansa Ramadan yang lebih semarak dan inklusif. Kehadiran UMKM juga turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama Ramadan.

Ia berharap Festival Mulia Ramadan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya, sekaligus menjadi agenda rutin yang memperkuat identitas Makassar sebagai kota yang religius dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

ā€œKita ingin Ramadan di Makassar tidak hanya terasa khusyuk dalam ibadah, tetapi juga hangat dalam kebersamaan,ā€ tambahnya.

Pemerintah Kota Makassar pun berkomitmen menjadikan berbagai kegiatan keagamaan sebagai sarana membangun harmoni sosial serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan Kota Makassar.

Continue Reading

Trending