Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

RELANIES dan Relawan lain siap Sambut Anies Dan Hadirkan Lautan Relawan di Jawa Barat

Published

on

Kitasulsel, Jabar-–Kunjungan Anies Baswedan di Jawa Barat untuk kali kedua sejak di deklarasikan oleh Partai Nasdem akan disambut antusias oleh relawan-relawan Anies Baswedan yang ada di Jawa Barat.

Simpul Relawan Anies di Jawa Barat cukup banyak, ada Relapena, Relanies, Satrio Pamungkas Relawan Anies, Rimbawan Indonesia 4 Anies Presiden (RI 4 AP), Formarasa, Relawan Perempuan Anies (RELAS), Jarnas Mileanies, Relajabar, AREA, ABCenter, Jabar Manies, Sobat Anies Kuning, Dungsanak, Rekanan, Abadan, Sig4ap, Perempuan Manies, BEM, Bergerak, ABRI Satu, ABRI 1, Anies, Ranies, Relawan Anies P-24, Anies Pemimpin 24, UMKM Manies, Forum UMKM Indonesia, Gemakopin, AFP, Jarnas Jabar Beraksi, Jarnas ABW Pasundan, Regean, Reaksi ITB, BNKAB 24, BGP Ciamis, dan Barisan Kompas Indonesia.

Relawan Anies (RELANIES) yang berbasis kuat di Tatar Pasundan ini, semalam melakukan Rapat Konsolidasi penyambutan Anies Baswedan di Jawa Barat di pimpin Plt Ketua Umum RELANIES Dr. Heri Solehudin dipandu dengan apik oleh Sekjen Heryadi Sukmadijaya.

Heryadi Sukmadijaya menyatakan, pembagian fokus kerja dalam zonasi akan memudahkan kerja RELANIES di Jawa Barat.

9

“Kami membagi Jawa Barat dalam 4 Zona lalu ada DPD RELANIES semua kabupaten/kota, terus ke kecamatan, Desa/Kelurahan, RW hingga TPS dalam formasi jaring laba-laba dan kami siap menyambut pak Anies kapan pun beliau ke Jawa Barat” kata Heryadi Sukmadijaya, Sekjen RELANIES

Dengan kerja-kerja relawan dan melihat respon masyarakat Jawa Barat, RELANIES berharap mampu merebut 22 juta suara di Jawa Barat untuk Anies Baswedan dalam Pilpres 2024 kelak.

Terbaru, Relanies membentuk DPD Relanies Kabupaten Bekasi Jawa Barat

Muhamad Ramli Rahim, Ketua Umum KoReAn dimana RELANIES berafiliasi akan berjuang maksimal bersama relawan-relawan Anies di Jawa Barat.

“Pak Anies harus lebih sering ke Tatar Pasundan, Jawa Barat ini penentu, dengan posisi sebagai provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia, kami berharap, seluruh Relawan Anies di Jawa Barat bisa bekerja maksimal terutama yang berafiliasi dengan KoReAn, apalagi Jawa Barat ini kampungnya Pak Anies” kata Ketua Umum Konfederasi Nasional Relawan Anies. (KoReAn)

 

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

NEWS

Menag Nasaruddin Umar Dorong Indonesia Jadi Pemimpin Global Ekonomi Syariah

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa Indonesia sudah saatnya mengambil peran kepemimpinan global dalam ekosistem ekonomi dan keuangan syariah dunia. Menurutnya, Indonesia tidak boleh lagi hanya menjadi konsumen pasif yang mengikuti perkembangan ekonomi Islam dari negara lain, khususnya Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Menag saat memberikan sambutan dalam Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang berlangsung di The Tribrata Conventions Center, Minggu (24/5/2026).

Dalam pidatonya, Nasaruddin Umar menilai Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang sangat besar dibandingkan negara-negara muslim lainnya di dunia. Stabilitas nasional, keberagaman budaya, serta situasi sosial yang kondusif dinilai menjadi modal penting bagi Indonesia untuk melahirkan gagasan dan inovasi baru di bidang ekonomi syariah.

“Sekarang sudah waktunya kita memberikan kontribusi yang lebih produktif untuk menjadi konsumsi masyarakat dunia. Bukan lagi kita harus menanti apa-apa yang lahir dari masyarakat Timur Tengah. Indonesia adalah wilayah yang paling kondusif untuk berpikir jernih, genuine, dan tidak ada perang di sekitar kita,” tegas Menag.

Menurut Nasaruddin Umar, Indonesia memiliki peluang besar untuk bertransformasi menjadi produsen utama pemikiran sains, teknologi, hingga sistem ekonomi syariah dunia yang modern dan inklusif.

Ia menilai perkembangan ekonomi Islam tidak lagi cukup hanya berfokus pada aspek simbolik, tetapi juga harus mampu menyentuh inovasi, riset, teknologi, serta penguatan sektor riil yang berdampak langsung bagi masyarakat.

MES Didorong Selaras dengan Program Strategis Presiden

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga meminta pengurus baru MES agar bergerak secara taktis dengan menyelaraskan program kerja organisasi dengan arah kebijakan strategis Presiden RI.

Menurutnya, misi besar pemerintah saat ini seperti hilirisasi industri, penguatan ekonomi mikro, pemberdayaan UMKM, dan program pro-rakyat sangat sejalan dengan visi pengembangan ekonomi syariah nasional.

“Saya mohon kepada kita semuanya dengan dilantiknya pengurus baru MES, insya Allah paling tidak kita juga bisa memberikan kontribusi kepada Bapak Presiden kita yang selama ini banyak berbicara tentang ekonomi hilir, ekonomi mikro, hilirisasi, dan program yang pro-kerakyatan. Itu saya kira sangat paralel dengan misi-misi MES,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara MES, pemerintah, otoritas keuangan, akademisi, dan pelaku usaha dapat memperkuat ekonomi umat sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap sistem keuangan syariah yang sehat dan berkeadilan.

Indonesia Dinilai Punya Modal Besar Pimpin Ekonomi Syariah Dunia

Masyarakat Ekonomi Syariah sendiri merupakan organisasi nonprofit yang menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, birokrat, dan pakar ekonomi Islam dalam mempercepat pengembangan serta penerapan sistem ekonomi syariah di Indonesia.

Sejak berdiri, MES aktif bersinergi dengan pemerintah dan berbagai lembaga keuangan dalam memperkuat literasi ekonomi syariah, mendorong inklusi keuangan, hingga membangun kemandirian ekonomi umat.

Menag optimistis kepengurusan baru MES yang diisi kombinasi menteri kabinet, pakar ekonomi, profesional keuangan, dan tokoh agama mampu membawa arah baru bagi pengembangan ekonomi syariah nasional.

Ia juga meyakini kolaborasi antara MES dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) akan melahirkan kekuatan baru dalam membangun kemandirian bangsa berbasis nilai-nilai syariah.

“Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa melahirkan Indonesia baru di masa depan, yang sesuai dengan harapan umat dan juga sesuai dengan harapan bangsa Indonesia. Di mana syariah diurus, di situ ada berkah yang akan melimpah,” pungkasnya.

Dihadiri Tokoh Nasional dan Pejabat Kabinet

Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional Pengurus Pusat MES tersebut turut dihadiri Ma’ruf Amin, sejumlah tokoh ekonomi syariah nasional, jajaran pengurus MES, serta para menteri dan pimpinan lembaga Kabinet Merah Putih.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat arah pembangunan ekonomi syariah nasional di tengah tantangan ekonomi global dan perkembangan industri halal dunia yang semakin kompetitif.

Pemerintah berharap ekonomi syariah Indonesia tidak hanya berkembang sebagai sektor pendukung, tetapi mampu menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.

Continue Reading

Trending