Connect with us

Dihadiri Sekcam Tallo, Lurah Buka Musrenbang Tahun 2023 Tingkat Kelurahan Ujung Pandang Baru

Published

on

Kitasulsel, Makassar-–Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2023 di buka Lurah Ujung Pandang Baru, Irma Sofyan Rony SE, MM, yang dihadiri Sekertaris Camat Tallo Nimrod Sembe, utusan Satgas dan SKPD Se-kota Makassar.

Genangan yang terjadi disaat curah hujan tinggi, menjadikan wilayah di kelurahan Ujung Pandang Baru selalu menjadi langganan banjir, keadaan ini menjadi prioritas utama yang di usulkan dalam Musrenbang kelurahan Ujungpandang baru Rabu (18 /01/2023) di Aula Kecamatan Tallo.

Sementara itu Sekretaris kecamatan Tallo Nimrod Sembe dalam sambutannya, mengingatkan kepada peserta Musrenbang agar yang diusulkan adalah kebutuhan yang sangat urgent bagi warga Ujungpandang baru, karena tidak semua usulan dari RT/RW dan tokoh masyarakat bisa terakomodir juga mengingatkan agar menyiapkan lagi 7 Lorong yang akan menjadi Lorong Wisata.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang di Pandu Ketua LPM Kelurahan Ujung pandang Baru menghasilkan beberapa usulan antara lain : Drainase dan penutup selokan, pemasangan lampu lorong, lampu jalan pelatihan Tata rias dua hari, Tata boga, rehab kantor lurah, pengerukan sedimen selokan, Paving blok, Rehab drainase, Normalisasi saluran, pengadaan alat alat.

Dari dinas Pekerjaan Umum kota Makassar menyebarkan no hotline: 08114440470 no pengaduan sehubungan dengan kerusakan drainase dan jika mendapatkan jalanan berlubang untuk menghubungi: 085314063503

Data terakhir kelurahan Ujung Pandang Baru dengan luas wilayah sekitar 11,4 Ha , dengan jumlah penduduk 6075 jiwa terdiri dari 3026 jiwa laki laki, dan 3049 perempuan.(My)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur dan Enam Lainnya Terluka

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Ledakan terjadi di gudang amunisi milik TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) siang. Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit gugur, sementara enam personel lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan, ledakan terjadi saat personel sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan gudang amunisi sesuai prosedur yang berlaku.

“Kegiatan ini merupakan pemeliharaan dan perawatan, dan memang sudah melalui prosedur yang berlaku serta protap yang telah dijalankan,” ujar Donny dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (16/7).

Akibat insiden tersebut, satu personel TNI AD dinyatakan meninggal dunia. Selain itu, empat prajurit mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

Untuk mengungkap penyebab pasti ledakan, TNI AD telah membentuk tim investigasi dari Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD). Tim akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk menelusuri kronologi kejadian dan faktor-faktor yang memicu ledakan.

“Membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman menyeluruh guna mengetahui peristiwa secara kronologis penyebab insiden tersebut,” kata Donny.

Ia menegaskan, investigasi dilakukan secara profesional tanpa menetapkan batas waktu tertentu, namun diupayakan selesai secepat mungkin agar penyebab insiden dapat diketahui secara pasti.

Sementara itu, lokasi gudang amunisi yang menjadi pusat ledakan telah disterilkan. Akses menuju area tersebut ditutup dan hanya diperbolehkan bagi personel tim investigasi yang bertugas.

“Hanya tim investigasi yang boleh mendekati lokasi ledakan,” tegas Donny.

TNI AD juga memastikan akan terus memberikan informasi kepada publik sesuai perkembangan hasil investigasi, sekaligus melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Continue Reading

Trending