Connect with us

Lurah Rappokalling Buka Musrenbang Tahun 2023, Tingkat Kelurahan Rappokalling Kecamatan Tallo

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Lurah Rappokalling Salma, S.Sos membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2023 Tingkat Kelurahan Rappokalling Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Senin 16 Januari 2023.

Dalam kegiatan tersebut dimana kelurahan Rappokalling yang di nakhodai oleh Salma, S.Sos mengatakan, bahwa usulan yang di butuhkan oleh warga Kelurahan Rappokalling, adalah hasil penetrasi RT/RW, serta LPM se-kelurahan Rappokalling.

“Program Unggulan Kelurahan Rappokalling yang diusulkan pada kegiatan Musrenbang tahun 2023 yaitu, Lampu Jalan, Perbaikan Drainase, perbaikan jalan paving blok, dan pemberdayaan Masyarakat,” jelasnya.

Adapun yang Hadir dalam Musrenbang ini, Kelurahan Rappokalling, Kasi Ekbang, Perawakilan Bappeda, Perwakilan Dinas PU, Perwakilan Dinas Sosial, Perwakilan Dinas Kesehatan, Puskesmas Rappokalling, Perwakilan Dishub, Perwakilan Dinas Pariwisata, Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM, Perwakilan Penyuluhan KB, Perwakilan Kesbangpol, Ketua PJ LPM, Binmas Rappokalling, Babinsa Rappokalling, Imam Kelurahan Rappokalling, Staf Kelurahan Rappokalling, Perwakilan DP3A, 18 Perwakilan DP2, Tokoh Masyarakat dan Ketua PJ RT RW se-Kelurahan Rappokalling.

Adapun data tambahan Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo memiliki Jumlah penduduk: 12.210 jiwa dengan penduduk Laki-laki : 6.998 jiwa, penduduk Perempuan : 5.212 jiwa dengan luas wilayah 0,89 km, jumlah RW 5 Dan RT 39.(Maya).

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Pemerintah Matangkan Pengambilalihan KCIC, Menkeu: Tinggal Tunggu Proses Administrasi

Published

on

Kitasulsel–JAKARTAMenteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan proses pengambilalihan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh pemerintah telah diputuskan. Saat ini, pemerintah hanya menuntaskan tahapan administrasi sebelum kebijakan tersebut resmi direalisasikan.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai menghadiri kegiatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu. Menurutnya, keputusan mengenai pengalihan pengelolaan KCIC pada prinsipnya telah rampung dan kini tinggal menunggu penyelesaian administrasi.

“Keputusannya sebenarnya sudah ada. Sekarang tinggal proses administrasi yang sedang berjalan. Begitu urusan Danantara selesai, nanti kami laporkan kembali kepada Presiden,” ujarnya.

Purbaya menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pengelolaan KCIC nantinya akan diserahkan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) kepada Kementerian Keuangan untuk diselesaikan.

Ia menegaskan penyelesaian persoalan KCIC tidak harus menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan sejumlah skema pembiayaan alternatif melalui berbagai instrumen dan kendaraan investasi yang dimiliki.

“KCIC saat ini masih berada di Danantara. Nanti akan diserahkan kepada saya sesuai perintah Presiden untuk kami selesaikan. Namun, tidak harus menggunakan APBN karena kami memiliki berbagai instrumen dan vehicle pembiayaan yang bisa digunakan untuk menangani KCIC,” jelasnya.

Meski demikian, Menkeu belum mengungkapkan secara rinci mekanisme penyelesaian yang akan diterapkan. Ia menyebut penjelasan lebih lanjut baru akan disampaikan setelah proses penyerahan pengelolaan KCIC selesai dilakukan.

Purbaya juga membantah isu yang menyebut KCIC akan dikelola dalam bentuk Badan Layanan Umum (BLU). Menurutnya, tidak ada rencana pemerintah untuk mengubah status pengelolaan perusahaan tersebut menjadi BLU.

“Pokoknya diserahkan kepada saya, nanti kami yang menyelesaikannya,” tegas Purbaya.

Pemerintah berharap penyelesaian proses administrasi dapat segera rampung sehingga langkah penataan pengelolaan KCIC dapat dilakukan secara optimal guna mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan layanan kereta cepat di Indonesia.

Continue Reading

Trending